
"Haha... Aku senang, aku datang ke ibu kota! Hihi... Menyelam sambil minum air. Selain menonton pertandingan Turnamen Lingcup, aku juga menjalankan tugas dan kewajiban melindunginya Nona Xiao Yue dan juga teman- temannya dari orang-orang yang berusaha menyakiti dan membunuhnya dengan segenap jiwa ragaku."
"Yup.. bener banget saudara! Selain menjalankan tugas, kita juga bisa bersenang-senang! Aku sangat gembira sekali..."
" Untung kita sudah memberi Xiao Yue Lencana jiwa. Sehingga akan sangat mudah mencari tahu keberadaannya di antara ribuan orang ini. Dan juga kita bisa berkomunikasi dengan dirinya dalam jarak tertentu!"
Setelah selesai berkata langsung saja Panutua 2 menyalurkan Energi Mana pada lencana jiwa yang dimilikinya untuk bisa menghubungi Xiao Yue.
"Yue' er kamu dimana? Kami semua sekarang ini sudah berada di depan pasar dadakan."
Tak perlu menunggu waktu yang lama, akhirnya dari dalam Lencana jiwa terdengar suara Xiao Yue, " Aku juga sudah keluar dari Pavilion Gun Ling, sebentar lagi akan sampai di pasar dadakan. Tunggu aku!"
"Baiklah kami akan menunggu kedatanganmu! Atau kau sudah memiliki tujuan, tempat yang bisa kita gunakan untuk merayakan keberhasilan kamu ini! Kami bisa memesannya dulu dan bertemu di tempat itu!"
"Terserah! Aku pasrah saja! Tapi kalau masalah makanan yang paling enak dan lagi naik daun, yang paling tahu itu Xiao Qing dan Xiao Low, tanya saja sama mereka berdua!"
Tak lama setelah Xiao Yue merekomendasikan Xioa Qing dan Xiao Low. Kemudian Panutua 2 memutuskan komunikasinya dengan Xiao Yue dan bertanya lansung pada kedua pemuda yang ada di hadapannya.
"Xiao Qing, Xiao Low, kalian tahu tempat makan terbaik yang bisa kita gunakan untuk merayakan keberhasialan Xiao Yue menuju final?"
Xiao Low ikutan berkomentar, " Bahkan arak terbaik ibu kota ada di kedai ini! Kalau kita tidak cepat-cepat kita bakalan tidak mendapatkan tempat"
"Nunggu apa lagi! Ayo cepat kita ke sana! Jangan sampai kita keduluan pihak lain, khan sayang bila harus antri menunggu lama!" ucap Xiao Li yang di angguki oleh semua anggota Merah Xiao.
Panutua 2 akhirnya memutuskan merayakannya di kedai makan Low Liw setelah mendapatkan semua persetujuan dari seluruh anggota Klan Xiao. Panutua 2 juga tidak lupa menghubungi Xiao Yue tempat dimana mereka bisa berkumpul.
Xiao Yue hanya memerlukan waktu 15 menit menyusul semua anggota Klan Xiao di kedai makan Low Liw. Gadis cantik itu langsung menggunakan Teknik Mata Hati saat berada di depan pintu untuk mengetahui keberadaan anggota Klannya.
"Maaf..., aku datang terlambat!" Xiao Yue mengepalkan tinju di depan dadanya untuk memberi penghormatan kepada generasi tua Klan Xiao dan juga sebagai ungkapan rasa bersalah, karena dirinya mereka semua harus menunggu kedatangannya. Sebab hidangan yang ada di atas meja masih utuh belum tersentuh sama sekali.
"Haha... Duduk yue'er! Sama sekali tidak terlambat! Ayo..habiskan semua makanan ini, kalau kurang kita bisa nambah lagi!"
Xiao Yue pun segera duduk di dekat Xiao Yubi dan tidak lupa segera mengeluarkan air spiritual dua guci kecil dari dalam cincin dimensinya.
Melihat dua guci yang di letakkan Xiao Yue di atas meja membuat Kedua Panutua, Xiao Qing, Xiao Low dan Xiao Yubi matanya langsung bersinar. Mereka menyakini kalau yang dikeluarkan Xiao Yue adalah air spiritual dan mereka tidak sabar ingin mencicipinya.