
"Kau hebat sekali Yue'er! Kau mampu dan berhasil membunuhnya, padahal Paman dari tadi tidak mampu mendesaknya apalagi sampai membunuhnya." Xiao Tui berbicara sambil tersengal- sengal.
"Eiih... Yue'er bisa menghabisinya, itu semua di karenakan dia sudah kehabisan tenaga, juga kehilangan konsentrasi. Kalau tidak, mungkinkah aku semudah itu menghabisinya, Paman Xiao Tui!"
Mendengar jawaban dari Xiao Yue yang merendah dan sopan. Xiao Tui langsung memberi balasan, "Hehe.... Tapi memang benar, itu kenyataannya! Kau luar biasa. Kau lihat sendiri, Paman tidak mampu, malah kehilangan satu tangan!" Lelaki itu berbicara sambil menggerakkan tangan kirinya yang buntung.
Xiao Yue langsung mengeluarkan seguci kecil Air Spiritual dari cincin dimensinya, kemudian dia melemparkannya kepada Xiao Tui, " Tangkap ini Paman!"
Lelaki anggota Merah Xiao itu, seketika itu juga langsung menangkap guci kecil itu. "Segara di minum paman!" Terdengar kembali suara Xiao Yue menginstruksi lelaki setengah baya itu yang sempat tertegun sejenak, setelah mengetahui isi dari guci kecil yang di bukanya itu.
" Eeh iya. Iya!" ucap Xiao Tui yang tersadar dari terbengongnya.
Dengan segera Xiao Tui meminumnya, begitu Air Spiritual membasuh kerongkongannya langsung saja Xiao Tui mengambil sikap Lotus. Xiao Yue mengalihkan pandangannya kepada Xiao Qing dan rekan- rekan Klan Xiao -nya.
"Aku percayakan keselamatan Paman Xiao Tui ini kepada kalian!"
"Yup... Serahkan urusan ini pada kami!" Kata Xiao Low sedangkan teman- temannya yang lain serentak menganggukkan kepalanya.
Usai berbicara, gadis cantik itu segera melihat pertarungan anggota Merah Xiao yang lain yang tak jauh dari tempatnya. Xiao Yang dan Xiao Lauqi mampu mendesak lawan tandingnya, tidak akan menunggu waktu lama untuk memenangkan pertarungan, sementara satu anggota Merah Xiao terlihat seimbang.
Xiao Yue tidak mengkwatirkan pertarungan itu, sebab Xiao Yue yakin apa bila pertarungan Xiao Yang dan Xiao Lauqi selesai dengan membunuh musuhnya akan segera turun tangan membantu rekannya itu.
Pandangan Xiao Yue beralih pada pertarungan Panutua 2, Panutua 5 dan Sesepuh Xiao Bi Juan. Gadis cantuk itu segera melesat dengan kecepatan tinggi ke kanca pertarungan yang ada di hadapannya. Dia memutuskan untuk terjun di sisi sesepuh Xiao Bi Juan, karena sesepuh Klan Xiao itu kini mulai terdesak oleh lawannya.
WHUUUUUS
Begitu melihat ada serangan gabungan dari Assassin Chubuang yang melawan Sesepuh Xiao Bi Juan, Xiao Yue pun segera mengalirkan Energi Mana pada bila Pedang Mawar Kematian.
"Jurus Pedang Bintang!" ucap Xiao Yue yang masih melayang di udara dengan jarak 20 meter di belakang Xiao Bi Juan.
WHUUUUUS WHUUUS
BLAAAR DUAAAR BOOOM
Terjadi ledakan yang sangat dahsyat sekali saat empat kekuatan itu bertemu di udara. Kondisi area sekitar rusak parah, pohon -pohon besar pinggir jalan hancur, debu sangat tebal, ada lubang sangat besar tercipta karena gesekan empat kekuatan ini.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
MARHABAN YA RAMADHAN...
SAYA WIWIEK MENGUCAPKAN SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA DI BULAN RAMADHAN, SEMOGA PUASA DAN AMAL IBADAH KITA DI TERIMA ALLAH SWT.
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN BILA ADA SALAH YANG DI SENGAJA MAUPUN YANG TIDAK DI SENGAJA.