XIAO YUE

XIAO YUE
Chapter 145



Xiao Low kaget tiba tiba ayam panggang yang mau di gigitnya malah sekarang sudah pindah tangan. Dia hanya bisa beng'ong memandang Xiao Yue.


Begitu kesadarannya kembali, pemuda tampan itu langsung menyindir teman Klan Xiao-nya yang cantik itu. " Makanan begitu banyak, Kenapa kamu ambil ayam panggang manis yang ada di tanganku?"


"Haha.... Tentu saja aku ambil! Mana mungkin aku sia-siakan! Jarang ada yang memasak Ayam Tanhu. Kebanyakan orang itu memeliharanya karena darahnya sangat bagus untuk di pakai membuat Jimat Array. Tapi banyak orang yang terkecoh antara Ayam biasa dan Ayam Tanhu."


"Ck, alasan saja! Kau memang sengaja bukan! Kau bilang seperti itu agar perbuatanmu dapat di pahami dan di makhlumi! Haha... Ayam Tanhu! Mana ada orang waras yang bakal memasaknya!" ucap Xiao Qing tidak percaya apa yang di ucapkan oleh Xiao Yue.


Xiao Yue tentu saja dia harus menjelaskan karena memang dia mengatakan apa adanya, "Idih... Kaga percaya! Buat apa coba Aku membohongi kalian? Tidak ada untungnya! Ini beneran Ayam Tanhu!"


"Apaaa? Benarkah itu Ayam Tanhu? Tidak mungkin! Gilaa, kenapa malah di masak?" ucap Xiao Low matanya melotot pada ayam pangang yang saat ini sedang di gigit oleh Xiao Yue.


Sebagai salah seorang yang menekuni Array. Tentu saja Xiao Low tidak terima apabila ayam yang begitu sangat berharga dan sangat susah di dapatkan itu mati untuk di jadikan makanan pengganjal perut.


Harga ayam Tanhu sangat mahal, tidak kalah sama sumber daya alam yang sangat langka. Ayam Tanhu hanya bertelur sekali dalam setahun. Itupun belum tentu bisa menetas menjadi ayam Tanhu.


"Emm... Aku tahu itu Ayam Tanhu karena bekas darah yang membeku di sekitar leher." Xiao Yue menenunjukkan bekas darah membeku di ayam yang di pegangnya. "Hehe.. Darahnya agak mengkilap. Makanya aku tahu ini adalah Ayam Tanhu! Ayam yang sangat di gilai oleh mereka yang terjun di bidang Array!"


Xiao Yue merobek kulit ayam di bagian leher dan dia memperlihatkan kepada semua Anggota Klan Xiao. Dan benar saja, mereka semua dapat melihat bekas darah beku dari ayam Tanhu, darahnya yang mengkilat.


Sebenarnya Xiao Yue juga tidak tahu bahwa ayam panggang itu adalah ayam Tanhu. Sampai Xiao Yue menggunakan Teknik Mata Hati untuk mengamati dan memperhatikan keadaan sekeliling. Barulah Xiao Yue tahu kalau ayam panggang yang di pegang Xiao Low adalah ayam Tanhu.


Xiao Yue melakukan pemeriksaan itu karena masih juga mengkhawatirkan gerakan Assassin Chubuang yang sedang menargetkan mereka.


Jelas mereka mencari kelengahan dan juga keteledoran dari targetnya. Yang bisa dilakukan untuk sekarang ini ya waspada dan hati- hati.


"Panutua 2 beli di mana semua makanan ini? Saya yakin mereka tidak sadar dan mengerti, kalau mereka telah membunuh ayam Tanhu untuk dijadikan makanan dan pastinya dijual dengan harga yang sangat murah!" Ucap Xiao Qing yang merasa sayang memakan daging Ayam Tanhu yang di bagikan oleh Xiao Yue.


Panutua 2 langsung saja menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Qing, " Haha ... Ya begitulah! Sangat murah meriah bila dibandingkan dengan harga ayam Tanhu yang sebenarnya! Tapi aku yakin, apabila pemilik kedai tahu bahwa yang dimasaknya adalah Ayam Tanhu, dia bisa pingsan mendadak!"


"Ihh...Gara-gara ayam panggang semua jadi merasa tidak selera lagi untuk makan. Yue'er kau biang keladinya. Kamu bikin kami semua langsung mendadak merasa kenyang!" ucap Panutua 5 sambil menghela nafas panjang.


"Aih....Koq aku? Memangnya aku berbuat apa? Akukan cuma makan! Perutku lapar bukankah wajar apabila di isi biar kenyang! Dan daging ayam Tanhu ternyata, wow.... sangatlah enaaak"


"Hehe... Baiklah aku akan memeriksanya, Kali ini aku sangat yakin mereka berdua akan tersadar dari pingsan panjangnya! Ohya.... Kira- kira kapan bantuan akan datang dari Klan untuk kita menghadapi Assassin Chubuang!"


Panutua 2 langsung saja menjawab apa yang jadi pertanyaan dari Xiao Yue, " Mereka akan tiba besok pagi. Bahkan sesepuh Xiao Wujang dan Xiao Bi Juan ikut dalam rombongan! Kedua sesepuh itu adalah orang yang paling kuat yang di miliki oleh Klan Xiao."


" Ohh.., itu berarti mereka benar-benar sangat mengkuatirkan kondisi kita! Mereka akan benar-benar menjaga kita dengan taruhan nyawa mereka! Oleh karena itu, kita tidak boleh membuat mereka datang sia sia ke sini! Xiao Yue dan Kau Xiao Qing harus mampu menembus 3 besar! Buktikan kalau Klan Xiao memiliki generasi yang luar biasa!" ucap Xiao Low berapi -api.


Xiao Yue diam tidak menjawab. Dia berjalan mendekati ranjang, di mana Xiao Yubi saat ini sedang berbaring. Xiao Yue juga sudah memutuskan akan memberi setetes air rendaman dari liontin kehidupan.


Xiao Yue langsung mengambil kotak kecil dengan ukiran yang indah dari Gelang Semesta. Di dalam kotak kecil itu tersimpan jarum akupuntur emas. " Teknik Akupuntur Yangyin!" Energi Mana di alirkan pada Jarum Emas. Dengan gerakan yang lembut tapi cepat satu persatu jarum akupuntur emas menancap pada bagian kepala Xiao Yubi.


Xiao Yubi menunjukkan reaksi, tubuhnya bergetar sangat hebat. Dari jarum jarum emas itu keluar asap agak hitam. jarum jarum emas itu kini telah berubah warna menjadi hitam pekat.


Xiao Yue mulai mencabuti jarum-jarum emas yang ada di kepala Xiao Yubi. Dan jarum emas langsung saja di rendam dalam air yang sudah terlebih dulu di sediakan oleh Panutua 5.


Air yang semula bening dan bersih kini berubah menjadi jelaga. Xiao Yue mengambil jarum- jarum emas dan kemudian membersihkannya.


Sementara Panutua 5 langsung saja mengambil ember air itu untuk di buang dan di ganti sama yang baru.


Xiao Yue sekali lagi mengulang perawatan yang di lakukannya pada Xiao Yubi. Tapi sebelum jarum- jarum emas akan ditancapkan di kepala Xiao Yubi. setetes air rendaman Liontin Kehidupan dimasukkan ke dalam mulut Xiao Yubi.


Begitu air rendaman Liontin Kehidupan masuk ke dalam tubuh Xiao Yubi langsung menunjukkan reaksinya. Apalagi di padu dengan Teknik Akupuntur Yangyin.


AAAUUUUHHH..


Xiao Yubi langsung menjerit sangat keras. Dan semua orang sangat kaget mendengar Xiao Yubi menjerit. Mereka Langsung saja mendekat untuk mengetahui perkembangan kondisinya.


" Xiao Yubi kenapa? Kenapa dia menjerit? Apa kondisinya makin memburuk?" ucap Panutua 5.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...