
" Apa tadi barusan?" Xioa Shin langsung berdiri dan di ikuti oleh Xiao Shiba dan Xiao Wenian.
Tabrakan yang cukup keras terjadi itu tentu saja mengagetkan Xiao Shiba, Xiao Shin dan Xiao Wenian yang masih ada di dalam bilik pojok paling belakang.
Sementara Xiao Ling dan Xiao Shibang agak shock karena tadi sempat merasakan getaran tabrakan tersebut.
Untungnya, kejadian menabraknya sesosok itu pada tiang tidak merusak bilik pojok paling belakang. Andai tadi mengalami kerusakan, pastinya Xiao Shibang dan Xiao Ling akan mengalami luka. Sebab ke duanya duduk dengan bersandar pada tiang.
AAUUHH...
Terdengar rintihan kesakitan dari luar bilik. Dan rintihan itu tertangkap jelas di telinga Xiao Shiba dan kelompoknya. Rintihan itu membuat Xiao Shiba memimpin yang lainnya keluar untuk melihat. Xiao Yue yang melihat semuanya lewat teknih mata hati hanya mengekor di belakangnya.
Xiao Shiba, Xiao Wenian, Xiao Ling, Xiao Shibang, Xiao Shin dan Xiao Yue dapat melihat jelas sesosok tubuh yang meringkuk dan bersimbah darah di bawa tiang bilik pojok paling belakang. Begitu menyedihkannya kondisi orang itu.
"To... loong..!" Ucap lirih dan terbatah sosok itu meminta bantuan.
Mendengar permintaan minta tolong, Xiao Shiba berinisiatif mendekat pada sosok menyedikan itu. Sebagai manusia yang masih memiliki hati, mendengar orang meminta pertolongan di hapannya langsung, secara otomatis mengulurkan tangan untuk membantu.
" Paman jangaaaan!" Teriak Xiao Yue tiba-tiba melarang.
WHUUS HAP-----
Bersamaan dengan hadirnya 2 orang asing tiba tiba bergabung di antara mereka.
"Kalau aku jadi kau.. Aku akan mendengarkan perkataan gadis itu ! Tidak akan ikut campur urusan orang lain." ucap orang jubah hijau dengan Aura peninindasan pada Xiao Shiba.
HUUEEEK
Xiao Shiba memuntahkan seteguk darah segar tidak mampu melawan Aura penindasan yang khusus di arahkan padanya. Wajah lelaki paruh baya itu pucat pasi berusaha melawan Aura penindasan yang tertuju pada dirinya.
Apa yang terjadi pada Xiao Shiba membuat Xiao Shin dan yang lainnya waspada. Sedangkan Xiao langsung mengambil jimat dari cincin dimensinya. Dan langsung menyalurkan Energi pada Jimat.
WHUUUUS CLIIIING
Begitu jimat perlindungan menyentuh tubuhnya seketika itu juga jubah transparan yang terbuat dari energi Mana menghilangkan Aura penindasan dari pihak lawan. Barulah Xioa Shiba bisa tenang.
" Yue' er terima kasih! Tanpa bantuanmu paman bisa terluka parah."
Sedangkan orang yang berjubah hijau tidak senang. Serangannya di mentahkan oleh gadis masih belia.
WHUUUS
Orang berjubah hijau yang bernama Wu Bing segera mengalirkan Mana, Ia diam -diam melancarkan serangannya lewat udara.
BRAAAK
Xiao Yue yang melihat itu semua dari teknik mata hati tentu saja tidak tinggal diam. Dan membiarkan Wu Bing berkehendak sesuka hati. Xiao Yue segera menghadang serangan itu dengan Array tingkat tinggi.
Otak cerdas Xiao Yue menangkap kejanggalan. semua orang tahu kalau Paviliun Homeling diawasi dan dalam perlindungan pihak kerajaan. Tidak mungkin ada orang nekat membuat onar.
Ini seperti perangkap yang memang digunakan untuk menjebak targetnya. Namun sayang, lawannya adalah Xiao Yue tak akan mudah untuk di jebak dan di kalahkan.
" SIAPA SAJA TOLONG... PANGGIL MANAJER PAVILIUN LOSMENLING, ADA ORANG MAU MENCELAKAI PESERTA FINAL!"
Teriak Xiao Yue keras dan sangat kencang. Gadis itu berbuat seperti ini untuk mengamankan anggota Klan Xiao agar tidak terseret atau kena masalah.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
.