XIAO YUE

XIAO YUE
Bab 62



Xiao Yue melirik array yang di pasang oleh wasit pertandingan untuk mengurung arena dan melindungin para penonton agar tidak kena serangan yang menyasar.


Array yang di pasang seperti benang putih tipis yang saling mengikat satu sama yang lain tak ubahnya seperti jaring laba - laba. Xiao Yue tersenyum samar mengetahui array ini karena dirinya pun bisa. Array ini di namakan array perangkap.


"Gadis kecil mulutmu memang ingin merasakan enaknya bogem mentah ini!" ucap Pemuda Kurus sambil mengacungkan genggaman tangan kanannya.


"Haha .... Haha bukan aku yang bakal merasakannya! Ta...Pi kalian lah yang akan mengalaminya?"


Tim Klan Xiao mengambil inisiatif menyerang duluan hingga....


TANG TING TUNG


Benturan dari senjata saling saut menyaut. Tim Klan Yang menahan serangan dengan formasi.


"Kalau kemampuan kalian hanya ini jangan harap mampu mengalahkan kami sampai rambut berubah putih tak akan sanggup," ucap Pemuda Rambut Gondrong mengejek.


"Haha... Baru juga di mulai belum apa - apa sudah yakin atas kemenangan! Waah parah.." ucap Xiao Yubi sambil mencibir.


Serangan kembali di lancarkan oleh Xiao Qing dan Xiao Hangbi bersamaan kearah Tim Klan Yang. Keduanya bergerak cepat dengan melompat berpindah - pindah lawan untuk mengecoh.


TING TING TING


Kemudian Xiao Yubi dan Xiao Low mulai bergerak dan melakukan hal yang sama seperti temannya. Tim Klan Xiao memanfaatkan luas arena untuk mengecoh lawan.


Tim Klan Yàng strateginya mulai tidak sesuai sama situasi yang di hadapi, formasinya mulai kacau karena kecepatan lompat berpindah - pindah lawan. Membuat Tim Klan Xiao bisa tahu lawan yang lebih lemah. Dan yang kelihatan lemah akan segera di eksekusi oleh Xiao Yue dengan gerakan sangat cepat dan mendadak.


TING TING BRAK AHHH...


Seorang anggota Tim Klan Yang di kirim oleh Xiao Yue keluar arena. Tim Klan Yang kaget dan terkejut melihat salah seorang anggotanya sudah berada di luar arena.


"Baru juga satu yang terkirim! Selanjutnya yang mana ya..." ucap Xiao Yue sambil tersenyum memandang lawannya bergantian.


"Brengsek,, Strategi formasi kita tak ada harganya di depan mereka! Kita harus menggunakan Energi Mana karena aku tidak mau dan sudi di pecundangi oleh mereka," ucap Pemuda Rambut Hijau.


Tak berapa lama lonjakan Energi Mana terasa dalam arena. Melihat Tim lawan mulai serius maka Tim Klan Xiao pun mulai menggunakan Energi Mana juga.


Xiao Yubi langsung berhadapan dengan gadis yang bercadar satu - satunya wanita dalam tim lawan. "Jurus Pedang Hati Beku!" Dialirkan energi Mana pada pedang dengan aura angin yang begitu dingin kearah lawan.


"Jurus Pedang Badai Es!" Pedang yang dialiri Energi Mana mulai diarahkan kepada Xiao Yubi dàn butiran es tercipta disekitar mereka. Butiran Es melesat dengan cepat saat pedang ayunkan.


WHUUS JLEEP WHUUS


Angin menderu menerbangkan butiran es dan juga es bisa terkikis habis. Angin menderu menerjang gadis bercadar meninggalkan penuh luka robekan dan darah keluar. Tingkat kultivasi gadis bercadar masih di bawah Xiao Yubi.


Sedangkan Xiao Hangbi melawan Pemuda Rambut Hijau. "jurus tombak langit!" Mana dialirkan ke tombak mengeluarkan hama panas. diputarnya tombak dan di pukulkan kearah Xiao Hangbi dengan kuat.


"Jurus Pedang Kilat!" Pedang yang mengandung Mana di arahkan menghadang tombak.


TANG DENTANG


Tangan Xiao Hangbi kesemutan ketika kedua senjata berhadapan. Tak berapa lama pegangannya pada pedang jatuh dan ujung tombak lawan hampir saja mengenai tubuhnya. Jika tidak ada bias cahaya samar memhantam tombak dari belakang Xiao Hangbi.


TAAAANG BRAK JLEP JLEP


Sekarang Xiao Yue kembali mengulang serangannya dengan membiaskan cahaya samar hingga menyilaukan mata. Bias cahaya samar kembali lagi dengan cepat dan ganas menyerang Pemuda Rambut Hijau menghantam tubuhnya. Kemudian bias cahaya samar memecah diri dan balik menyerang pemuda itu hingga terlempar keluar arena.


"Teknik Kurungan!" Salah satu teknik array yang berfungsi mengurung lawan. Keluar garis - garis tipis makin tepal dan tumbang tindih mengurung Pemuda Baju Putih.


"Jurus Pedang Kumbang Penari!" Pedang dengan Energi Mana cukup besar berusaha menebas dan memutuskan garis - garis tebal yang tumbang tindih mengurungnya. Berulang kali di tebas masih tetap kokoh. Xiao Low membuat gerakan kurungan itu makin lama makin mengecil sehingga serangan bisa memantul kembali.


Pemuda Baju Putih sekarang tidak bisa bergerak, kurungan itu telah menempel di badan tak ubahnya di ikat dengan tali tanpa bisa apa - apa.


Sekarang Tim Klan Yang tinggal seorang lagi yang masih bertahan dan dia menghadapi Xiao Qing. Kemampuan mereka berdua seimbang tapi Xiao Yubi ikutan dalam pertaruan itu hingga tak berapa lama anggota Tim Klan Yang juga tersingkir dari arena tanding.


Wasit segera mengumumkan kemenangan Tim Klan Xiao dengan Mana di alirkan pada pita suara maka suara wasit keras sehingga semua penonton mendengar apa yang di katakan dan di sampaikannya.


Di arena tanding yang lainpun kelihatannya sudah berakhir dan wasit mengumumkan kemenangan. Dari arena satu yang menang nomer 2, arena ke 2 yang menang nomer 4 , arena 3 yang menang nomer 6.


********