XIAO YUE

XIAO YUE
Chapter 165



Xiao Qing langsung saja mengambil tempat duduk si samping Xiao Yue. Baru saja pantat Xiao Qing mendarat di kursih, Xiao Low datang menghampiri.


Karena kelompok Klan Xiao mendapatkan tempat duduk yang letaknya di dekat tangga sehingga sangat mudah di lihat dan di temukan.


"Akhirnya peserta yang terakhir datang juga? Aku kira masih menunggu waktu lagi! Tidak tahunya sudah nongol juga!"


"Ehh.... Hehe maaf kalau mengecewakan! Tapi saya sudah berusaha! Ya mau bagaimana lagi? Memang seperti inilah kemampuan saya!" ucap Xiao Low berkata apa adanya.


Xiao Low segera saja duduk di dekat Xiao Qing sahabat dekatnya. Bersamaan dengan pelayan rumah makan datang membawa hidangan untuk mereka semua.


"Permisi Tuan, saya membawakan hidangan yang telah anda pesan!" Kata pelayan rumah makan sambil mulai menata satu persatu hidangan di atas meja makan.


Sebelum pergi pelayan itu berkata, "Kalau Tuan, memerlukan sesuatu yang lainnya lagi silakan memanggil saya kembali"


Setelah pelayan rumah makan meninggalkan kelompok Klan Xiao. Salah seorang anggota Merah Xiao sich Xiao Li langsung berkomentar kepada Xiao Low.


" Untung saat ini kau sudah muncul. Coba kalau datangnya terlambat sedikit. Hehe.. bisa - bisa semuanya sudah ludes oleh kami."


"Ya kalau sampai itu terjadi! Ya teganya ....." ucap Xiao Low langsung menimpali ucapan dari anggata Merah Xiao sich Xiao Li yang tersenyum simpul.


Sementara Xiao Yue yang sadar kalau waktunya sangatlah sempit dan mendesak tidak bisa lama - lama bersama dengan yang lainnya, langsung saja mengeluarkan 3 ekor Ikan Muntiara dari cincin dimensinya.


"Panutua 2 Selamat atas kemenangannya! Anda telah menunjukkan kalau kemampuan anda di atas kami semua! Tidak satupun dari kami yang bisa mengalahkan Anda untuk tiba lebih dulu di Paviliun Losmenling! Terimalah ini hadiahnya!"


Xiao Yue langsung saja menyerahkan tiga ekor ikan Muntiara itu kepada Panutua 2. Semua yang hadir langsung menatap ikan itu dengan sedikit jejak keserakahan.


Untungnya Panutua 2 dengan sigap langsung menyimpan ikan Muntiara itu langsung kedalam cincin dimensinya. Karena Panutua 2 tahu dan juga menyadari yang ada di tempat itu bukan hanya kelompoknya saja.


Panutua 2 tidak mau kalau hal itu sampai mendatangkan masalah baru buat kelompoknya. Sedangkan Xiao Yue setelah menyerahkan ikan Muntiara langsung berdiri dan mengepalkan tinjunya untuk pamit.


"Maaf..,aku tidak bisa menemani, menyantap hidangan lezat yang ada di hadapan kita ini. Maaf..., bukannya aku tidak mau merayakan keberhasilan maju pada putaran selanjutnya Turnamen Lingcup. Maaf ..., apabila aku tidak bisa menemani ngobrol bersama dengan yang lainnya. Maaf..., Aku ingin istirahat! Ingin sekali membaringkan tubuhku di ranjang yang empuk!"


"Ehh... Tapi Yue'er! Sebentar saja. Apakah kau masih tetap tidak bisa menemani kami?"


" Lha ya! Kalau yang memenangkan tidak ikut merayakan, apa ini bisa dibilang sebagai perayaan keberhasilan?"


"Hah ...! Sia-sia sudah aku mentraktir makanan paling enak dan paling mahal tapi kamu tidak ikut merasakannya! Sudah keluar uang banyak tapi ini rugi namanya!"


Xiao Yue tidak menyangka, kalau mereka semua sangat mengharapkan dirinya ikut bergabung merayakan keberhasilan. Dan teramat sangat keberatan apabila Xiao Yue tidak ikut merayakannya.


Tapi Xiao Yue terdesak oleh keadaan, mau bagaimana lagi dirinya harus segera pergi, jangan sampai dia terlambat. Mumpung ada Kesempatan di depan mata jangan sampai dilewatkan. Dan Xiao Yue harus memutar otaknya, mencari jalan keluar, agar tidak akan ada yang merasa kecewa atas keputusannya.


Panutua 2, Xiao Qing , Xiao Low dan 3 anggota Merah Xiao menarik nafas secara berjamaah. Mereka memandang lurus mata jernih gadis cantik yang ada di hadapannya itu, terlihat sekali memohon penuh harap.


"Baiklah Yue'er! Kau boleh kembali ke kamarmu! Beristirahatlah kalau memang badanmu merasakan kecapean! Kami tidak bisa lagi memaksamu, apabila kamu ingin merilekskan badanmu!" ucap Panutua 2 kepada gadis cantik itu walau ada sedikit rasa kecewa tapi Panutua 2 sadar, dia harus bisa meringankan beban mentalnya Xiao Yue bukannya ikut menambahi.


" Bermeditasi lah! Buatlah sebuah kejutan untuk kami besok! Kami sangat mengharapkanmu! Tapi kami tidak mau kau memaksakan diri!"


"Terima kasih.... Karena mau mengerti! Dan sampaikan salamku kepada Sesepuh Xiao Wujang dan Sesepuh Xiao Bi Juan , Panutua 5 dan anggota Merah Xiao yang lainnya." Ucap Xiao Yue langsung saja pergi menuju ke tangga kelantai selanjutnya.


Tak membutuhkan waktu yang lama akhirnya Xiao Yue tiba di depan kamarnya. Di bukanya pintu kamar dan dia masuk kedalam kamarnya.


Setelah mengunci pintu. Xiao Yue langsung saja membuat pola-pola yang rumit di udara.


SAT SET SAT SET


Pola rumit itu perlahan berubah jadi gambar Array perpindahan yang melayang di udara tak lama kemudian bersinar. Dan Xiao Yue Kemudian melompat ke dalam cahaya tersebut.


CLIING


Tiba Tiba saja Xiao Yue menghilang dari dalam kamarnya yang ada di penginapan Paviliun Losmenling bersamaan dengan lenyapnya pola yang bercahaya itu.


Xiao Yue tiba-tiba langsung muncul dari ruang kosong di samping sebuah gang sempit pinggir Toko Serba Ada yang ada di pasar dadakan di Pelataran Paviliun Gun Ling.


Xiao Yue dengan sangat tergesah-gesah masuk ke dalam Toko Serba Ada. ada rasa takut dan juga kuatir kalau ternyata aggota Atribut Klan Chu sich Chu Balu sudah meninggalkan toko Serba Ada.


"Teknik Mata Hati!" Xiao Yue tanpa membuang waktunya, langsung saja menggunakan tekniknya untuk mencari keberadaan dari Chu Balu.


Dengan menggunakan Teknik Mata Hati, maka jangkauan pencariannya semakin luas karena tidak ada yang bisa lepas dari penglihatannya. Semuanya akan menjadi jelas terlihat tanpa ada pengecualian.


Akhirnya Xiao Yue bernafas lega karena berhasil menemukan keberadaan dari Chu Balu yang ternyata masih ada di dalam Toko Serba Ada.


"Huh... Syukurlah masih ada! Kirain sudah pergi! Hampir saja membuatku jantungku tidak pada tempatnya!" ucap Xiao Yue sambil menarik sudut bibirnya.


"Hehe... Sudah saatnya bertemu! Ohh... Moga saja informasinya cukup untuk aku memburu Anggota Assassin Chubuang. Saatnya yang diburu menjadi pemburu. Ini bakal seru! Hehe... "


Xiao Yue sangat bersemangat dan juga teramat senang. Dia sangat yakin, harapannya untuk mengetahui seluk beluk dan ciri khusus tentang Assassin Chubuang lebih dari cukup akan dia dapatkan hari ini dari Chu Balu.


Anggota Atribut Klan Chu itu yang akan memberitahukan dan juga membeberkan semua rahasia Assassin Chubuang kepada Xiao Yue.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...