XIAO YUE

XIAO YUE
Chapter 151



Setelah mendengar penjelasan dan penjabaran yang disampaikan oleh Xiao Yue, mereka semua pada akhirnya mengambil keputusan untuk melakukannya.


"Kita tidak memiliki banyak waktu, maka langsung saja kita lakukan!"


"Ayo lakukan, jangan buang waktu lagi!"


"Buruan! Aku juga pengen melihat pertarungan kaum muda! Seberapa majunya generasi muda Kerajaan Ling sekarang ini!"


"Cepaaaat..."


Xiao Yue tersenyum mendengar antusias mereka semua. Tapi Xiao Yue juga sadar, kalau kondisinya memang sangat mendesak, jadi mana sempat berleha-leha.


"Baiklah! Kita mulai seka...!" Xiao Yue baru saja berbicara tapi ucapannya langsung saja diselah oleh Sesepuh Wujang.


"Kau berangkatlah sekarang juga ke pavilium Gun Ling bersama dengan Xiao Qing! Aku tidak mau kalian berdua sampai terlambat, apalagi sampai didiskualifikasi gara-gara kalian tidak datang tepat pada waktunya!"


Sesepuh Wujang menarik nafas panjang kemudian kembali berbicara, "Serahkan saja masalah Xiao Hangbi kepada kami! Jangan kuatir, kami akan berusaha sekuat tenaga! Sesuai seperti yang kau inginkan, kami akan membekukannya! dan mengirimkan energi panas untuk menjaga keseimbangan!"


Mendengar perintah langsung dari sesepuh Klan Xiao, Xiao Yue tidak bisa membantahnya. Mau tidak mau harus segera berangkat.


" Baiklah...! Paman Xiao Yang, aku minta bantuannya!" ucap Xiao Yue kepada lelaki yang berdiri di pinggir Xiao Yubi.


" Eh... Apa?" Ucap Xiao Yang kaget gadis itu meminta bantuannya. " Katakan saja Yue'er? Apa yang bisa paman bantu?" Xiao Yang menjawab ucapan gadis muda itu.


"Seperti yang Paman Xiao Yang ketahui, bahwa Empedu ular ada di pinggir hati dan itu sudah mencemari fungsi hati. Berakibat kekebalan Xiao Hangbi ini sangat rentan. Jadi dalam prosesnya nanti harap juga memurnikan keadaan orang yang akan berhubungan dengannya!" ucap Xiao Yue


"Ohh itu... Pasti paman lakukan! Sekarang konsentrasi sajalah dirimu kepada pertandingan! Jangan lupa kami memiliki harapan kepada kalian!"


Xiao Yue maupun Xiao Qing, mereka berdua tidak ada yang menjawab. Mereka berdua hanya menganggukkan kepalanya.


"Kami berangkat!" ucap Xiao Yue Xiao Low dan Xiao Qin bersamaan. Mereka menangkupkan kedua tangan didada dan sedikit membungkuk kepada semua orang yang ada di kamar Panutua 2.


Xiao Yue melangkahkan kakinya lebih dulu keluar kamar, di ikuti dari belakang oleh Xiao Qing dan Xiao Low. Panutua 2 juga segera bergegas menyusul mereka untuk mendampingi ke Pavilium Gun Ling bersama dengan 3 orang anggota Merah Xiao.


Mereka bergerak beriringan menuju ke Paviliun Gun Ling. Panitia 2 dan anggota Merah Xiao waspada melihat sekitar. Mereka khawatir kalau anggota Assassin Chubuang menggunakan kesempatan ini untuk menghadang dan menghalangi perjalanan mereka.


Perjalanan mereka lancar tidak ada gangguan sama sekali. Mungkin juga karena ada banyak prajurit yang berlalu lalang di jalanan ibukota Kerajaan Ling sejak ada insiden.


Kini ke tujuh orang anggota Klan Xiao itu berada di pelataran Paviliun Gun Ling. Mereka menatap Pasar dadakan yang ada di depan mata.


"Ehh... Tidak ada panutua 2? Yue'er tidak pingin apa-apa? Entah Kalau saudara Xiao Qing dan Xiao Low mungkin ada yang mereka inginkan?" jawab Xiao Yue mengalihkan pandangannya pada Kedua temannya.


("Aih...Ternyata Mereka ada di sini juga! Mereka mau menonton pertunjukan kami! Uhh.. Sayang aku harus segera masuk ke dalam Pavilium. Kalau tidak, aku akan mencari informasi dari mereka!") kata hati Xiao Yue melihat sekelompok orang yang mengenakan asesoris Klan Chu dan ada 2 orang yang kena segel kutukan darah.


"Em... Saya juga tidak ingin apa-apa? Tidak berselera! Langsung saja kita masuk ke dalam Pavilium Gun Ling!" ucap Xiao Qing.


Sementara Xiao Low yang ingin bakpao jadi mengurungkan niatnya setelah melihat teman-temannya tidak ada yang berselera makan.


" Baiklah.., karena tidak ada yang menginginkan sesuatu, memang sebaiknya kita masuk saja ke dalam!"


"Kami bertiga akan melihat pertandian dari tribun penonton! Dan kami usahakan tidak jauh dari kalian!"ucap anggota Merah Xiao.


Mereka tertujuh melangkahkan kakinya menuju Pintu Pavilium. Tepat di pintu masuk ke tujuh orang anggota Klan Xiao berpisah menjadi 2 kelompok.


Kelompok Merah Xiao berjumlah 3 orang itu melangkahkan kaki lewat jalur umum untuk para penonton pertandingin.


Sedangkan untuk kelompok Panutua 2 yang berjumlah 4 orang itu melangkahkan kaki lewat jalur khusus untuk para peserta Turnamen Lingcup.


Ketika memasuki jalur khusus untuk para peserta ternyata mereka bersamaan masuknya dengan Klan Liang.


Sehingga Xiao Yue, Xiao Qing dan Xiao Low bertemu dengan Liang Yu Cha. Mereka tidak saling menegur cuman tersenyum dan menganggukkan kepala saja sebagai salam.


"Semoga dia baik- baik saja! Aku yakin kemarin itu adalah pukulan yang teramat sangat berat menimpa dirinya!" ucap Xiao Low berjalan di sebelah Xiao Qing.


"Xiao Yue yang kebetulan juga mendengar langsung saja ikutan berbicara, "Aih... yang terkena panah Asmara Dewa Cinta mulai ketar ketir mengkwatirkan wanita idaman hati! Hehe..."


"Apaan sih...! Jangan mulai Xiao Yue! Siapa yang kena panah asmara! Kamu mengada- ada?"


" Eh ... Benarkah? Hihi.... Yakin ini! Ya kalau begitu..." Xiao Yue melirik Xiao Qing, terlihat jelas pemuda itu agak tegang sedikit. "Saudara Xiao Qing ada kesempatan untukmu ..! Saudara Xiao Low sudah rela bilah kau yang maju menggapai dan mendekati Nona Liang!"


"Apaaaaa?" Kedua pemuda itu langsung berteriak bersamaan.


Xiao Yue sengaja menggoda keduanya dengan maksud menurunkan ketegangan yang saat ini di alami oleh Xiao Qing.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...