
Tiga cabang rantai yang melesat cepat berusaha menghantam, memukul dan melukai tubuh Chu Yuchu.
BLEEM BRAAK SSSTTTTRRR
Chu Yuchu memutar tompak pusakanya dan memukul serta menusuk mata rantai menghalau ketiga cabang rantai yang menggila itu.
Chu Yuchu merasa tenaganya mulai terhisap oleh dua rantai yang berputar mengelilinginya untuk mengurung pergerakannya. Dengan cepat dia melompat tinggi menjauhi lingkaran yang di buat dua cabang rantai Yun Tai Chan.
Serangan susulan pun di lancarkan oleh Long Bayu dengan mengerahkan barisan pertama dari pisau Mana yang ada di udara.
Melihat serangan datang Chu Yuchu dengan cepat menjentikkan berulang kali tangan kirinya. Sebuah dinding transparan melayang telah tercipta dan menghadang serangan pertama ratusan pisau Mana dari Long Bayu di udara.
BRAAAK BLAAAR BRAAAK
Benturan telah terjadi berulang kali antara pisau Mana dan dinding transparan. Long Bayu langsung menggerakkan pisau Mana lapisan ke dua menyerang kembali dinding transparan.
Melihat Chu Yuchu masih melayang di udara. Yun Tai Chan menghentakkan dengan kuat ke lima cabang rantai. Seketika itu kelima mata rantai langsung memburu tubuh Chu Yuchu.
Chu Yuchu langsung mengarahkan mata tombak untuk menusuk mata rantai yang mendekat. Mata Tombak bercahaya, saat itulah perlahan lahan bayang -bayang transparan menyelimuti tiap cabang rantai dan menjalar sampai kepangkal rantai yang di pegang oleh Yun Tai Chan.
Kemudian bayang - bayang transparan merambat sangat cepat naik lewat tangan akhirnya ke seluruh tubuh Yun Tai Chan.
Yun Tai Chan menghentakkan kembali rantai lima cabang dengan sangat kuat. Ke lima mata rantai langsung melesat menyerang Long Bayu.
CRIIING CRAASH AAAUUHH..
Long Bayu yang kosentrasi menyerang Chu Yuchu sangat kaget mendapat serangan tiba - tiba dari rekan bertarungnya itu. Dia tidak menyangka bila mendapat serangan dari Yun Tai Chan.
"Apa yang saudara Yun Tai Chan lakukan? Kenapa malah menyerangku? Seharusnya yang di serang itu, Dia! Orang itulah musuh kita?" ucap Long Bayu sambil menunjuk Chu Yuchu kepada Yun Tai Chan yang berdiri melihat dirinya dengan tajam.
"Ck, siapa bilang dia yang menjadi musuhku? Kamu itu yang musuhku, Chu Yuchu? Memangnya kau pikir aku ini buta apa? Beraninya menyuruhku menyerang Long Bayu!" ucap Yun Tai Chan sambil menunjuk Long Bayu.
Long Bayu kaget, dirinya di kata'in sebagai Chu Yuchu. Sedangkan Chu Yuchu di kata'kan sebagai dirinya. Di mata Yun Tai Chan semuanya jadi terbalik.
"Eh...Apa? Apa yang telah terjadi denganmu? Kenapa kau mendadak berubah? " Ucap Long Bayu sambil mengacak acak rambutnya sendiri berusaha memahami keadaan dan sitiasi yang telah menimpahnya.
"Tidak ada yang berubah! Matamu itu yang buta, tidak bisa mengenali siapa kawan dan siapa lawan!" ucap sarkas Yun Tai Chan.
"Oh... Tidak! Apes benar!" ucap Long Bayu menepuk jidatnya setelah menyadari sesuatu. "Yun Tai Chan, Kau telah terkena Jurus ilusinya Chu Yuchu!" Teriak Long Bayu kepada rekannya itu.
"Brengseeek! Ternyata kewaspadaan kami masih rendah menghadapi jurus ilusi. Uhh... Jurus yang merepotkan! Harus memiliki jiwa yang sangat kuat!" ucap Long Bayu berkeluh kesah.
(Aku harus pergi dari sini! Tidak ada waktu lagi! Turnamen Lingcup jelas sudah di buka! Aku harus pergi! Tapi... Untuk Assassin Chubuang dan Klan Chu, langka awal akan aku mulai sekarang! Hehe...") ucap Xiao Yue dalam hatinya.
Xiao Yue berdiri dan kemudian berjalan perlahan memutar melewati beberapa anggota Kelompok Atribut Klan Chu yang terluka akibat bertarung dengan Long Bayu dan Yun Tai Chan.
Dengan Teknik Mata Hati, Xiao Yue mengamati mereka dari awal hingga saat ini. Xiao Yue akan mengikuti ucapan yang telah Chu Yuchu katakan.
Pertarungan hidup mati, segala cara bisa di tempuh. Karena kalau kalah nyawa jelas melayang dan kalau menang pasti masih hidup.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...