
Xiao Yue tersenyum senang mendapatkan ucapan selamat dari Xiao Low, Xiao Qing dan juga Panutua 2, karena berhasil lolos ke putaran selanjutnya.
Dengan antusias Xiao Yue melihat sekitarnya. Dan dia baru menyadari kalau pertarungan yang di lakukannya tadi, ternyata cukup menyita waktu.
Karena sekarang yang tersisa cuma ada satu pertarungan di arena 4, tapi itu pun sudah berakhir, sebab wasit pertandingan telah mengumumkan siapa pemenangnya.
Walau Xiao Yue merasakan sedikit rasa kecewa. Karena tidak bisa melihat dan menonton adu tanding dari para peserta yang lain.
Tapi, semua itu di karenakan kesalahan Xiao Yue sendiri, kenapa tidak segera menyelesaikan pertarungannya tadi dengan sedikit lebih cepat.
" Apakah babak selanjutnya akan dimulai juga hari ini?" tanya Xiao Low.
"Tidak mungkin!"
" Kenapa tidak? Ini masih siang! Lagian peserta yang menang kondisinya segar bugar tidak ada yang terluka! Jadi bisa dilanjut."
"Aih..., dilanjut! Kami juga butuh istirahat! Kami baru saja selesai bertarung! Tenaga dan pikiran baru saja diperas! Seperti tidak ada hari saja!" ucap gadis cantik itu menjawab perkataan dari rekan Klan-nya
Mendengar jawaban yang dilontarkan oleh Xiao Yue mau tidak mau membuat Panutua 2 jadi tertawa.
"Haha..Haha ...Haha..! Jangan kuatir Yue'er. Kamu bisa beristirahat sampai puas. Pertandingan yang jelas akan dilangsungkan besok. Kalau berlanjut sekarang akan terbentur dengan waktu.
Baru saja Panutua 2 selesai bicara, tiba-tiba saja terdengar suara Panglima kerajaan Ling yang di keraskan dengan menggunakan Energi Mana, sehingga seluruh penonton mendengarnya.
"Turnamen Lingcup tahap dua putaran ke 4 telah selesai dilaksanakan! Selamat bagi para pemenang."
"Dan bagi yang kalah, Jangan berkecil hati. Ini baru permulaan, perjuangan kalian masih sangat panjang. Jadi jangan pernah berputus asa. Masih ada lain waktu, untuk membuktikan kemampuan dan kekuatan kalian."
"Dan Turnamen Lingcup tahap 2 putaran ke 5 akan di laksanakan pada esok hari"
Panglima kerajaan Ling mengakhiri pengumuman yang disampaikannya. Paviliun Gun Ling yang semula sempat hening mendadak ramai.
Satu persatu para penonton mulai meninggalkan Paviliun Gun Ling. Ada yang menunjukkan wajah berseri-seri tapi ada juga menunjukkan wajah bermuram durja.
Tidak sedikit yang berjalan itu sambil berbicara. "Haha... Lihatlah jagoanku menang! Dan taruhanku aku juga menang! Hehe... pulang ke rumah aku menjadi orang kaya!"
"Hehe .... Bukan hanya kamu yang beruntung! Aku juga dapat..! Ayo aku traktir kalian semua!" ucap pemuda gendut dengan senyum lebar.
"Haha.. Itu kan memang ciri khas mu! Justru kalau kamu beruntung, kami tidak akan percaya! Hehe...." Pemuda tinggi besar menggoda temannya yang cemberut itu.
Tak jauh dari para pemuda itu. Para anggota kelompok Merah Xiao berjalan dengan santai menuju kedai makan yang ada di depan pelataran Paviliun Gun Ling.
Kedai makan yang letaknya paling depan di pasar dadakan dan juga yang paling ramai. Jadi sangat mudah untuk ditemukan.
Kedai makan yang ditujuh adalah kedai makan yang sudah disepakati sebagai tempat untuk berkumpul semua anggota Klan Xiao.
Anggota Merah Xiao masuk ke dalam kedai, dua orang bertugas mencari tempat yang bisa menampung semuanya.
Sedangkan satu anggota Merah Xiao bertugas memesan makan, jadi langsung saja menuju kasir kedai makan.
"Pelayaaan! Tolong siapkan makanan terbaik, terlezat dan terenak yang menjadi andalan kedai makan ini. Harga tidak masalah bagi kami! " ucap Merah Xiao 1 kepada pelayan cantik kedai makan.
"Baik tuan, harap tunggu sebentar! Kami akan menyiapkan semua pesanan Anda!" ucap pelayan cantik itu sambil tetsenyum ramah.
Merah Xiao 1 bergegas kembali ketempat rekannya yang sudah mendapatkan tempat duduk untuk anggota Klan Xiao yang lainnya.
Tak berapa lama kemudian, Xiao Yue, Xiao Qing, Xiao Low dan Penutua 2 memasuki kedai makan. Begitu berada dalam kedai makan, mata mereka semua mulai mencari keberadaan dari anggota Merah Xiao. Apa anggota merah Xiao sudah tiba ataukah belum.
"Aih...Itu mereka! Rupanya mereka tiba lebih dulu daripada kita! Kemungkinan besar juga sudah memesan makanan!" Ucap Xiao Yue sambil menunjuk.
"Ayo... Kesana!" ucap Panutua 2 melangkah lebih dulu memimpin ketempat Anggota Merah Xiao berada.
Xiao Yue, Xiao Qing dan Xiao Low mengekor di belakang Panutua 2. Mereka bertiga langsung saja duduk. Bersamaan dengan dua orang pelayan kedai makan berdiri di depan mereka dengan membawa pesanan anggota Merah Xiao.
"Tuan Ini pesanannya!" Dua pelayan cantik kedai makan langsung menata makanan di atas meja. Sebelum meninggalkan tempat itu pelayan cantik itu kembali berbicara. " Kalau Tuan memerlukan sesuatu silakan panggil kami!"
Begitu kedua pelayan kedai makan pergi, terdengar suara Xiao Low, "Wah... banyak sekali makanan yang dipesan! Apakah mungkin, kita sanggup untuk menghasilkan semuanya!"
"Haha... Xiao Yue masuk dalam putaran selanjutnya memang sudah sepantasnya dirayakan dengan makanan enak dan sangat mahal!"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...