XIAO YUE

XIAO YUE
Chapter 52



Tak jauh dari pelataran luar Klan Xiao di dekat pohon rindang yang besar. Tiba- tiba ada seberkas cahaya pola gambar datang dari ruang hampa dan keluarlah sesosok wanita cantik memakai baju hanfu putih dari dalam pola gambar cahaya tersebut.


Hap---


Wanita cantik itu tak lain adalah Xiao Yue. "Em... Sudah tidak pusing lagi, apalagi pengen muntah. Aku sekarang sudah mulai terbiasa dengan array perpindahan! Transportasi yang benar- benar menguntungkan! Sangat efisien! Mempersingkat waktu", gumam lirih Xiao Yue.


Xiao Yue melihat sekitarnya kemudian menghela nafas, "Syukurlah tidak ada yang tahu, bisa jadi kehebohan kalau sampai hal ini ketahuan. Aih... Gimana lagi? Karena array perpindahan tidak semua master array bisa. Emm.... Jumlahnya bisa di hitung dengan jari! Kalau aku jadiin jimat transportasi kemudian aku jual... Wooww, aku bisa kaya raya," Ucap Xiao Yue bersemangat dan tersenyum mengingat berapa banyak uang yang akan dia miliki.


Di langkahkan kakinya menuju ke pelataran luar Klan, baru sepuluh langkah dia mendengar ada yang memanggil namanya.


"Xiao Yuueee.... Xiao Yuuee.... Tunggu!" Xiao Yubi berseru, "Oih...Tumben, kamu datang lebih awal daripada diriku! Aku tadi lihat Xiao Qing dan Xiao Low berbelok disana, di kedai Selera Makan! Bagaimana kalau kita ke sana juga?"


" Ehh...Bolehlah! He...He... Tapi... Itu tak mungkin, lihat mereka sudah keluar!" ucap Xiao Yue sambil menelunjuk ke arah kedai Selera Makan.


"Ohh, ya udah! Ayo!" Xiao yubi melangkahkan kakinya sambil menarik tangan Xiao Yue untuk mengikutinya.


Setelah tiba di pelataran luar Klan Xiao ternyata sudah ada Xiao Hangbi, Patriak Xiao Lang, Panutua 2 dan Panutua 5 serta leluhur Xiao Yung sedang berkumpul menunggu kedatangan anggota tim Triluardam.


Begitu melihat mereka, Xiao Yue dan Xiao Yubi mempercepat jalannya sedangkan Xiao Qing dan Xiao Low langsung berlari.


"Salam Patriak, leluhur Xiao Yung, Panutua 2 dan Panutua 5! Maaf keterlambatan kami" Ucap mereka kompak sambil menundukkan kepala dan menangkupkan kedua tangan di depan dada.


" Emm....Karena kalian semua sudah lengkap saatnya berangkat jangan buang waktu lagi," Ucap leluhur Xiao Yung.


"Aku berharap salah satu dari kalian berlima ini ada yang bisa dan mampu menjadi peringkat 3 besar dan aku tahu target itu memang sulit . Dan Klan Xiao bukan Klan paling hebat di Kerajaan Ling ini tapi juga bukan Klan yang paling lemah."


"Jadi usahakan saja yang terbaik dan mampu yang bisa kalian lakukan Serta jangan memaksakan diri apabila nanti menghadapi lawan yang terlalu kuat dan hebat". Patriak Xiao Lang menambahkan ucapannya.


Mereka berlima mendengarkan dan memahami ucapan dari Patriak Klan Xiao. Mereka berlima kemudian menangkupkan kedua tangan di dada "Kami akan berjuang semampu dan sebisa kami. Kami akan melakukan yang terbaik , kami tidak akan mempermalukan Klan Xiao".


"Bagus...Aku senang dan puas mendengar ucapan kalian ini. Semangat kalian pun bisa kami rasakan. Karena kalian adalah harapan dan juga merupakan bukti generasi Klan Xiao." Leluhur Xiao Yung berucap sambil mengangguk - anggukkan kepala pada mereka berlima.


Tak lama kemudian Panutua 2 memanggil burung Elang Merah yang akan menjadi tunggangan mereka menuju ibukota Kerajaan Ling.


Elang Merah ini kultivasinya berada dalam tahap Body Laksmana dan merupakan transportasi milik Klan Xiao yang sering di gunakan. Klan Xiao memiliki 20 ekor Elang Merah, kloni ini jadi milik Klan karena Raja Elang Merah telah di kalahkan dan di takhlukkan oleh leluhur Klan Xiao.


Dan Leluhur Klan Xiao memperoleh kesetiaan dari Raja Elang Merah. Kemudian leluhur mewariskannya kepada setiap penerusnya yang menjadi Patriak Klan Xiao.


"Dengan tunggangan Elang Merah ini kalian akan sampai di ibukota Kerajaan Ling saat hari mulai malam. Hanya ini transportasi cepat yang kita miliki. Klan Xiao tidak mampu bila menyediakan Jimat transportasi buat kalian, karena harganya sangat mahal. Daripada beli untuk jimat transportasi lebih baik buat keperluan yang lain yang lebih di butuhkan dan penting." Ucap Patriak Xiao Lang.


"Aih.... Gimana ya reaksi ayah! Seperti apa ekspresinya! He...He... Aku tak bisa bayangkan! Bila tahu kalau aku bisa serta mampu array perpindahan dan juga membuat jimat transportasi", ucap Xiao Yue dalam hati.


Panutua 2, Panutua 5, Xiao Yue, Xiao Low, Xiao Yubi, Xiao Hangbi dan Xiao Qing segera melompat ke atas punggung dari binatang beast Elang Merah yang akan mengantarkan mereka ke ibukota Kerajaan Ling.


Elang Merah segera mengepakkan sayapnya meluncur ke udara. "Kami berangkat Patriak, Leluhur! Semoga perwakilan kita ini bisa membawa nama harum, kejayaan, kemuliaan dan kehormatan Klan Xiao kita," Panutua 2 berucap.