
Yun Tai Chan yang melihat bagaimana Long Bayu menghadang serangan yang seharusnya dia terima, membuat matanya menjadi merah.
Sekarang ini, Yun Tai Chan sangat marah, teramat marah malah, karena serangan tiba -tiba yang di lancarkan oleh pendatang baru itu, telah membuat Long Bayu terluka lumayan parah, untuk menggantikan dirinya.
"Brengseeek! Bajingaaan! Pecundang! Dasar orang rendahan tak punya martabat! Beraninya main curaaang! Pengecuuuut!" ucap Yun Tai Chan kepada lelaki yang kini ada di hadapannya.
"Haha... Kamu itu bodoh! Yang namanya adu tanding , pertarungan maupau duel. Haruslah siap di serang, dari mana saja! Dan kapan saja! Hehe... Kamu seperti anak ingusan yang tidak tau apa- apa? " Sindir pria berjubah Merah itu.
" Diam kau! Setidaknya aku tidak seperti dirimu yang sukanya main belakang! Hanya pengecut dan pecundang yang tidak berani berhadapan secara langsung." ucap Yin Tai Chan.
Langsung saja rantai di sabetkan dengan cepat dan kuat penuh Energi Mana ke arahkan lelaki berjubah merah.
CRIIING CTAAAR
Lelaki itu menjentikan jarinya, dan seketika itu ada medan yang menghadang laju rantai seperti tirai tipis. Dan tiba- tiba rantai itu berbalik arah kembali dengan cepat kepada Yun Tai Chan.
Yun Tai Chan langsung menangkap rantai yang kembali menggunakan tangan sebelah kiri yang sudah di aliri Energi Mana untuk menstabilkan reaksi rantai .
"Haha...Ternyata kamu ini benar- benar bodoh! Sangat, sangat bodoh! Yang namanya duel maut atau pun pertarungan hidup mati pastilah menginginkan kemenangan! Karena dengan menang pastilah hidup! Yang kalah jelas terkirim ke alam baka, bertemu dewa kematian!" ucap lelaki itu mentertawakan sekaligus mencibir Yun Tai Chan.
Lelaki berjubah merah itu melanjutkan lagi ucapannya kepada Yun Tai Chan, "Jadi tidak ada aturan benar atau salah! Begitu juga dengan Jujur mau pun curang! Sama halnya dengan baik atau kah buruknya diriku ini."
Serangan tak terduga kembali datang tiba- tiba pada Yun Tai Chan saat lelaki jubah merah kembali menjentikkan jarinya.
WHUUUS BRAAAK
"Kau memang pandai sekali berbicara Chu Yuchu, Siapa yang tak tahu, kau pandai sekali bersilat lidah. Tapi ... Hari ini akan menjadi akhir dari petualanganmu di dunia ini! Orang sepertimu hanya akan mengotori indahnya dunia ini!"
Xiao Yue terkejut, melihat pendatang baru yang lansung terjun dalam kanca pertarungan itu, orang yang telah membuat dirinya sangat penasaran.
("Ohh... Dia! Ternyata tebakanku benar adanya. Bahwa orang itu adalah Chu Yuchu. Darinya aku akan bisa memperoleh informasi akurat Assassin Chubuang. Tapi... dengan kemampuanku sekarang, aku masih ragu bisa menang melawannya.") ucap Xiao Yue dalam hati.
Xiao Yue memperhatikan Chu Yuchu lebih intens, Tehnik mata hati ditingkatkan lagi levelnya. Xiao Yue benar- bebar fokus ingin mengetahui dan menjabarkan kemampuan pasti dari lelaki separuh baya yang masih tampak gagah itu.
("Sesuai apa yang Anda katakan, Chu Yuchu! Dalam perang hidup mati segala cara boleh di lakukan! Assassin Chubuang dan Klan Chu menginginkan dan menghendaki kematianku.")
("Maka segala cara akan aku tempuh , aku akan mencari dan mengetahui kelemahan para Assassin Chubuang. Untuk bisa mencapai tujuanku! Hehe... Itu di awali oleh mereka!") kata Xiao Yue dalam hatinya, sambil melirik kelompok yang menggunakan segala Atribut Klan Chu yang terluka karena pertarungan dengan Yun Tai Chan dan Long Bayu.
"Benar bukan! Lihatlah Chu Yuchu telah turun tangan. Dia tidak akan berpangku tangan bila ada anggota Klan Chu mengalami musibah di depan matanya!" ucap Bay Nayue kepada teman -temannya.
Bay Nara ikutan nyeletuk, "Sekarang bisa di pastikan Yun Tai Chan dan Long Bayu yang bakal jadi bulan - bulanan Chu Yuchu! Mungkin juga mereka berdua tidak akan selamat. Kemampuan, kemahiran dan keahlian Chu Yuchu sangat tinggi."
"Kau benar saudara , Kemampuannya setingkat dan sebanding sama Patriak Klan Chu dan Pemimpin utama Assassin Chubuang."
Mereka kembali fokus melihat pertempuran yang ada di depannya setelah berbincang sebentar.
Pertikaian Yun Tai Chan dan Chu Yuchu makin memanas saja. Keduanya mulai terlihat serius bertanding. Yun Tai Chan segera menggunakan kemampuan rantainya untuk bisa menahan dan menyerap tenaga yang di miliki oleh Chu Yuchu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...