XIAO YUE

XIAO YUE
Chapter 131



Setelah suara menggelegar itu berhenti, tak lama kemudian muncul seorang pria paruh baya, berjubah kuning, berambut putih, berjanggut panjang datang menghampiri mereka.


Matanya tajam memandang kedua Kubu. Tatapan matanya sangat mengintimidasi. Xiao Yue dan rekan Klan Xiao-nya tidak mengenal sosok tersebut. Beda halnya dengan Liang Yu Cha dan orang - orang dari Klan Liang. Kelihatan sekali bila mereka tahu dan mengenal siapa sosok tersebut.


" Apa yang terjadi?" Ucap pria paruh baya itu, tetapi tidak ada satu pun yang menjawab pertanyaan yang di lontarkan pria itu.


"Bagaimana bisa kau menghajar mereka? Mereka bukannya rekanmu! Sesama anggota Klan Liang tidak baik bertengkar di saksikan oleh orang luar!" lelaki paruh baya itu kembali berucap.


" Ini semua gara-gara mereka!" Liang Fuan langsung menelunjuk Xiao Yue dan teman- temannya. "Merekalah yang bikin ulah lebih dulu! Lihat ini Panutua, dia sengaja mematahkan tanganku!" ucap Liang Fuan sambil menunjukkan tangan kirinya yang di patahkan oleh Xiao Yue.


Lelaki paruh baya yang di panggil Panutua itu memandang Liang Fuan dengan intens. Kemudian dia pun memandang anak buah dari Liang Fuan yang babak belur di hajar Liang Yu Cha dan Xiao Yue.


Liang Yu Cha mengepalkan tangannya,, dia tidak mau Panutua menjadi salah sangka, dia harus menjelaskan keadaannya, Liang Yu Cha pun berbicara, " Maaf Panutua Luwan, kami hanya membela diri! Mere.."


Belum selesai Liang Yu Cha berbicara, Panutua Luwan sudah memotong ucapannya, " Diam! Cukup, kamu bela mereka! Dari tadi kamu selalu saja berada di pihak mereka! Seharusnya kamu tahu dan mawas diri!"


"Maaf! Maaf Panutua! Aku tidak membela mereka! Aku bicara apa adanya! Banyak saksi di sini! Anda bisa bertanya sama mereka?"


Panutua Luwan melototkan matanya, dia tidak suka kata-katanya di bantah, apalagi tidak di dengarkan.


Xiao Yue memandang lelaki paru baya yang ada di depan dengan sudut bibir melengkung. Dirinya tidak bisa membiarkan Liang Yu Cha kena masalah di Klan-nya. Karena Xiao Yue sadar dia yang mengajak dan tempat ini pun dirinya yang menentukan.


" Anda bisa menyuruh Nona Liang Yu Cha untuk diam! Dan dia pasti diam, karena menghormati Anda! Tapi Anda tidak bisa menyuruh semua orang yang ada di tempat ini untuk diam! Menutup mulutnya!" ucap Xiao Yue sambil tersenyum memandang lurus lelaki paruh baya itu.


"Anda tau sebabnya! Sayang sekali...! Mau tidak mau, rela tidak rela, fakta tetaplah fakta! Tidak mungkin bisa ditutupi lama-lama! Saat ini yang bisa di lakukan yah menerima keadaan."


Panutua Luwan setelah mendengar ucapan Xiao Yue hanya bisa mengepalkan tangannya. Mendapat wejangan dari anak yang masih bau kencur membuat harga dirinya terluka.


Panutua Luwan mengedarkan pandangannya ke sekeliling untuk mengawati dan menilai keadaan. Ternyata banyak pasang mata yang menyaksikan dan menonton. Dan mereka bukan hanya dari Clan Liang, Kultivasi mereka juga beragam, bahkan ada yang jauh di atas dirinya.


Xiao Yue yang menyadari apa yang di lakukan oleh panutua Luwan kembali lagi tersenyum semrik.


"Maaf... Maaf! Kami harus pergi! Ada yang harus kami lakukan?" Xiao Yue memandang Liang Yu Cha kemudian dia berjalan mendekat dan berkata lirih, " Sebaiknya kamu bersama dengan Panutua Luwan, karena kelihatannya ada yang ingin di bicarakan denganmu! Kalau kamu ikut kami, dia akan makin marah padamu!"


Liang Yu Cha menganggukkan kepala paham dengan apa yang di ucapkan oleh Xiao Yue. Xiao Qing, Xiao Low dan Xiao Yue segera pergi meninggalkan rumah makan dengan melompat dan berlari sangat cepat.