XIAO YUE

XIAO YUE
Chapter 220



Xiao Yue menghilang seketika itu juga dari dalam kamarnya di Paviliun Losmenling. Kemudian gadis cantik itu muncul begitu saja dari ruang hampa di belakang toko serba ada di samping pohon besar yang rindang.


Untungnya keadaan di tempat itu sedang sepi. Sehingga kemunculan Xiao Yue tidak menarik perhatian.


Xiao Yue tak mau membuang waktunya, langsung saja melangkahkan kakinya menuju kedai makan. Tempat yang memang menjadi tujuan dirinya keluar dari Paviliun Losmenling.


Jarak kedai makan dengan toko serba ada tidak jauh hanya 150 meter saja. Tidak sampai 5 menit sudah sampai tujuan. Dengan santai Xiao Yue memasuki kedai makan itu.


Gadis cantik itu langsung menuju meja paling pojok. Dimana di situ sudah ada seorang yang sudah menungguh kehadirannya.


"Ck, aakhirnya dia datang juga. Sebenarnya aku tidak ingin bertemu, aku juga ingin sekali melawannya. Kalau bisa, aku ingin sekali membunuhnya. Tapi..., aku tidak berdaya , tidak bisa menolak apa pun yang di perintahkan olehnya."


Pikiran lelaki jubah hijau saat melihat kehadiran Xiao Yue. Matanya terlihat jelas sekali tidak suka pada gadis yang datang mendekat padanya itu.


"Apa yang sebenarnya terjadi pada diriku ini? Bagaimana bisa aku patuh padanya? Siaal... " Jeritan hati lelaki berjubah hijau itu atas keadaan dirinya. Dia bingung dan juga heran.


Xiao Yue langsung duduk begitu saja di depan lelaki berjubah hijau itu, tanpa permisi atau pun di persilakan. Mata gadis cantik itu memandang tajam lawan duduknya.


"Kau sudah mencari dan mendapatkan informasi yang aku mau." Lelaki jubah hijau itu secara refleks menganggukkan kepalanya. " Bagus Tuan Chu, Laporkan!" Perintah Xiao Yue.


"Tuan Chu Haceng yang ada dalam kamar 41 telah memanggil banyak anggotanya. Saat kegagalan tugas pertama. Ada dua tempat yang jadi markas Assassin Chubuang sementara ini selain Paviliun Losmenling, yaitu Kedai Haus dan Paviliun Hangat."


Chu Balu dengan lancar mulai melaporkan apa yang di ketahuinya kepada Xiao Yue. Gadis cantik itu agak terkejut mendengarnya. Xiao Yue tahu kedua tempat yang di katakan Chu Balu. Karena kedua tempat itu saat terkenal di ibukota.


Paviliun Hangat adalah Paviliun nomer satu yang menyediakan berbagai macam kesenangan, terutama wanita cantik. Baik itu dari kalangan bawah sampai kalangan atas. Tempat terfavorit bagi kaum laki- laki.


Sedangkan Kedai Haus adalah kedai minum yang senyediakan berbagai macam aneka arak dari yang paling murah hingga yang termahal. Dan sekaligus tempat perjudian.


"Di Paviliun Losmenling ini. Anggota Assassin Chubuang selain nomer kamar 41, mereka ada di kamar nomer 55, nomer 66 nomer 77, Nomer 111 dan nomer 222. Dan tiap kamar terisi oleh 4 Anggota." Laporan Chu Balu selanjutnya.


Xiao Yue kaget, ternyata banyak sekali anggota Assassin Chubuang yang ada di Paviliun Losmenling. Jumlah mereka lebih banyak dari Anggota Merah Xiao. Dan mereka pasti mengawasi dan memata-matai kelompoknya.


Saat memgetahui informasi ini, Xiao Yue jadi mengkwatirkan orang tua, teman dan anggota Klan Xiao -nya.


" Siaaal... Ternyata jumlah mereka banyak sekali. Apa lagi kemampuan dan kekuataan juga sangat tinggi."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...