
Ketika Xiao Yue kembali lagi ke tempat para kontestan pertandingan Triluardam putaran 4 , sudah hampir usai karena sekarang yang masih bertarung tinggal satu arena saja , itu pun sudah mendekati babak akhir pertandingan sebab bisa di lihat kalau salah satu pesertanya sudah tak mampu lagi bertahan tinggal bilang menyerah saja atau lebih memilih di tendang keluar arena .
Baru lima tarikan nafas, Panitia pertandingan sudah mengumumkan pemenangnya
yang akan memasuki putaran 5 adalah Xiao Hinle.
Panitia pertandingan Triluardam memberi istirahat satu jam bagi para peserta yang masuk ke babak selanjutnya.
Pertandingan Triluardam putaran 4 telah menyisikan kontestan sebanyak 12 orang sekarang tinggal 13 kandidat yang masuk putaran 5.
Waktu terus berlalu satu jam yang di berikan pada para kontestan sudah berakhir. Sekarang mereka kembali berkumpul mengambil undian stik kayu. Siapa kontestan yang beruntung tanpa tanding masuk putaran selanjutnya karena jumlah peserta yang ganjil 13 orang.
Ternyata yang beruntung Xiao Hinle. Tapi itu tidak menjadi keberuntungan lagi karena ternyata ada salah satu kandidat yang masih terluka sangat parah dalam perawatan pavilium obat, dan tidak bisa melanjutkan adu tanding baik sekarang atau esok pagi karena lukanya itu. Secara otomatis kontestan menjadi 12 orang saja.
Panitia mengumumkan putaran ke 5 babak pertandingan Triluardam di mulai. Dan Panitia memanggil para kontestan masuk ke arena panggung yang di sediakan.
Arena panggung yang semula berjumlah 8 sekarang di ganti menjadi 6 arena yang lebih luas.
Segera para kontestan masuk ke arena panggungnya masing - masing.
WHUUUUSH
Xiao Yue masuk arena 3 dan lawan yang di hadapi adalah bekas tunangannya, siapa lagi kalau bukan Xiao Song murid dalam favorit Klan salah satu jenius yang di gadang - gadang sebagai keajaiban Klan.
" Wow...... Kejutan."
" Dalam mimpi saja tak perna terbayang kamu mampu sampai putaran 5".
" KE- BE -RUN -TUNG - AN - MU sangat besar."
" Sayang sekali.... Berakhir di sini! "
ucap Xiao Song penuh penekanan.
Xiao Yue tersenyum sadis mendengar semua perkataan dari Xiao Song
" Ups....He..He..He.."
" Ehm....Benar sekali , aku ini gadis beruntung. "
" Bukan aku yang berakhir di sini tapi.. KAU ! "
" Aih... Persiapkan men - tal - mu dari sekarang"
ucap Xiao Yue penuh tekanan.
Ke duanya langsung berinisiatif mengambil langkah menyerang duluan, tak mau membuang - buang waktu lagi.
WHUUUUSH
" Jurus Pedang Tebas Awan!" Xiao Song bergerak tiba - tiba berada di belakang Xiao Yue dan dia menebaskan pedang ke arah perut dengan gerakan cepat dan ganas.
Xiao Yue menangkis dengan cara melompat kesamping dengan gerakan yang sangat indah, dia pun melancarkan serangan balasan.
" Jurus Pedang Bintang!" Energi Mana yang di alirkan ke pedang tidak sampai 60 %, dan pedang di selimuti cahaya yang menyilaukan, di ayunkan nya pedang ke depan mengarah ke atas agar cahaya yang menyilaukan dapat mengaburkan pandangan mata lawan.
Xiao Song yang mendapat serangan tak berkutik, matanya reflek terpejam karena silaunya. Beruntung indra pendengarannya sudah terlatih jadi dia menyadari adanya serangan lanjutan.
" Jurus Pedang Bintang! " Xiao Yue Kembali mengayunkan pedangnya bersamaan bias cahaya samar melaju kedepan dengan cepat dan ganas .
TRAAANG..... TREEENG
"Jurus Pedang Tebas Awan!" Di sambutnya serangan dari Xiao Yue dengan menambah 70 % kekuatan yang di milikinya, pedang yang di masuki energi mana membentuk lapis tebal awan yang lentur yàng mampu melempar kembali serangan.
JLEEP
BRAAACK
Bias cahaya samar menambrak tubuh Xiao Song mengakibatkan tubuhnya merasa kesemutan mati rasa. Bias cahaya samar kemudian memecah diri dan menyerang kembali tubah Xiao Song. Sekarang tubuhnya mengalami luka - luka.
Kejutan dan kejutan dari Xiao Yue membuat Xiao Song merasa tak perna mengenalnya, seolah yang ada di hadapannya ini orang lain.
Energi Mana dari dantian di alirkan ke sekujur tubuh tuk meringankan rasa sakit akibat serangan dari Xiao Yue.
" Bagaimana... Mau menyerah kah? "
" APa kayak gini kemampuan jenius keajaiban Klan".
"Masih terlalu dini bila uda usai! "
" Ups.... " Xiao Yue tertawa dan kemudian menutup mulutnya mengejek Xiao Song.
Xiao Song melotot matanya , kemarahan mulai membakar hatinya mendengar ejekan Xiao Yue.
" Apa kau pikir..Aku sudah kalah? "
" Ini belum seberapa dari kemampuanku yang sebenarnya ."
Xiao Song mulai menyerang lagi kali ini dia menggunakan kekuatan penuh 100 %. Energi Mana di alirkannya ke pedang.
" Jurus Pedang Ilusi !" Di ayunkan pedang dengan ratusan gerak tipu yang menyesatkan lawan ke arah Xiao Yue.
CLIK.. CLAK..
PUSH...
" Mim - pi bagi kamu mengalahkanku! "
" Kau jua belum bayar apa yang kamu lakukan pada tunanganku ."
Xiao Yue terdesak akibat ilusi yang di tampilkan dengan apik oleh Xiao Song. Jebakan trik ilusi mampu mengaburkan dan memperdaya mata.
" Jurus Pedang Bintang!! " Di alirkannya energi mana ke pedang dengan bias cahaya samar berkilau, di taruhnya pedang pada kedua matanya kemudian di biaskan lagi tuk mengurai efek dari jurus pedang ilusi yang telah terserap oleh matanya.
Gerakan itu cman satu detik dan selanjutnya pedang di tebaskan ke depan mendorong kuat dan cepat bias cahaya samar lebih tebal menyerbu Xiao Song.
BRAAACK
BREET... CRAASH
Xiao Song pun tak tinggal diam , dia makin memperkuat dan mempercepat gerakan pedang ilusi. Hingga ke dua kekuatan saling bentrok itu berbenturan dan terhempas . Saat terhempas bias cahaya samar memecah diri dan balik menyerang dari segala arah ke Xiao Song.
Xiao Song belum hilang rasa kaget terhempas mendadak dapat serangan kejutan tentu aja tanpa persiapan akhirnya...
JLEP....JLEEP...
" AAA.... "
Dia menyerit kesakitan saat bias cahaya samar satu persatu menembus dirinya dengan kecepatan luar biasa dan ganas, apalagi jarak yang dekat mengakibatkan luka- luka yang dialami lumayan parah dan dalam.
Xiao Song terkapar di arena panggung tanpa bisa bergerak lagi dia pingsan....
********