
Waktu istirahat yang d telah di berikan kepada para peserta pertandingan telah usai.
Pertandingan Triluardam putaran ke 4 segera di buka, dan para kandidat di mohon untuk mempersiapkan diri.
Hari makin siang, di saat terik matahari tepat di atas kepala panitia pertandingan mengumumkan nomer - nomer yang segera masuk ke arena adu tanding.
Xiao Yue dengan santainya berjalan menuju arena pànggung 8, Di atas arena panggung sudah ada yang berdiri menungguh dirinya dengan tidak sabar.
Kali ini lawan Xiao Yue seorang wanita cantik yang masih punya hubungan keluarga dengan dirinya. Yang jua menjadi pengganti tunangan Xiao Song. Wanita cantik itu adalah Xiao Xiao.
" Ck, lelet banget !"
" Waktuku tuh berharga , tidak kayak kamu !!"
Umpat Xiao Xiao kepada gadis berbaju putih lawan tandingnya.
" Hmm... Sabar dikit kenapa? "
" Jangan kwatir, aku kan layani kau sampai puas,"
Saut Xiao Yue kepada sepupunya itu.
Kini mereka saling berhadapan, tatapan mata mereka berdua saling mengunci, segera saja Xiao Yue berinisiatif menyerang duluan .
WUUUSH
Xiao Yue làngsung muncul tiba - tiba di samping Xiao Xiao dan menusukkan pedangnya. Tapi bisa di hindari dengan jalan mundur kebelakang lima langkah oleh Xiao Xiao.
Xiao Yue kembali menyerang dengan gerakan cepat dan tiba- tiba sudah ada di belakang Xiao Xiao di ayunkan pedangnya kedepan dengan cepat dan ganas tapi masih bisa jua di hindari oleh Xiao Xiao dengan melompat kedepan tiga meter.
WHUUUUS
TAP--‐-
" Jangan kamu pikir kemampuanmu itu bakal bisa bikin aku luka apalagi bisa mengalahkan diriku ," jumawa Xiao Xiao.
" Oo... Kita kan lihat gimana lanjutnya!"
Xiao Yue tersenyum lebar dengar kata - kata Xiao Xiao. Karena dari tadi dia tidak menggunakan Energi Mana sama sekali. Tapi sekarang...
Di alirkannya Energi Mana pada pedang kayu.
" Jurus Pedang Bintang!" Xiao Yue mengayunkan pedang dengan bias cahaya samar menerjang kedepan dengan ganas dan cepat mengandung hawa panas.
TRAAANG
"Jurus Pedang Angsa Iblis !" Xiao Xiao menghadang jurus pedang bintang dengan menembakkan percikan bulu- bulu melayang yang berhamburan.
Tetapi bulu - bulu melayang ketika bersentuhan dengan bias cahaya langsung hangus dan lenyap, dan bias cahaya tidak berhenti di situ tapi terus melaju kedepan dan...
BRAACK....... BRUUCK
Xiao Xiao terkena dengan telak bias cahaya samar mengenai pundaknya. Pedang jatuh terlepas dari genggaman. Tangannya terasa kesemutan mati rasa.
Dan serangan XIao Yue tidak berakhir itu saja ternyata bias cahaya samar itu mampu membelah diri kemudian berputar dan menyerang kembali dari berbagai arah.
JLEEP.... JLEEP
Seperti magnet, gerakan dari bias cahaya samar, sekali tubuh terkena atau tergores bias cahaya samar maka menarik bias cahaya samar yang lain untuk menuju target.
Xiao Xiao menjerit kesakitan tiap bias cahaya samar mengenai tubuhnya itu. Akibatnya dia tak mampu berdiri di arena tanding, dia jatuh terduduk dengan banyak luka pada tubuhnya itu. dan luka - luka itu cukup dalam.
Panitia bertanya pada Xiao Xiao apa masih ingin melanjutkan pertandingan apa menyerah saja, Xiao Xiao masih ingin melanjutkan pertandingan dia tak terima bila di kalahkan sama Xiao Yue.
Selama ini Xiao Yue adalah sampah Klan, dan itu di ketahui oleh semua orang. Dirinya lebih segalanya dari pada sepupu sampahnya, jadi bagi mana mungkin bebek jelek berubah jadi angsa. Dan dia tidak terima, itu pasti karena keberuntungan.
Ya keberuntungan...Xiao Xiao berpikir dia kurang fokus, dan tidak sungguh - sungguh mengerahkan segenap kemampuannya .
Xiao Xiao mulai berdiri lagi walau tubuh gemetaran dia mau melanjutkan adu tanding.
" Jurus Pedang Angsa Iblis!" Kali ini Xiao Xiao memusatkan semua Energi Mana pada pedang tahap penyelesaian, di tebaskàn pedang ke depan dengan menciptakan ribuan bulu tipis setajam pisau melesat ke arah Xiao Yue.
Xiao Yue langsung menyongsong jurus pedang yang di arahkan padanya.
"Jurus Pedang Bintang!" Di putarnya pedang di depan dadanya membuat perisai kemilau membungkus tubuhnya.
BRUUCK... BRAAACK
Benturan yang terjadi disaat bulu tipis setajam pisau menyentuh perisai kemilau tubuh Xiao Yue, tak satu pun mengenai sasaran, semuanya berserahkan di bawah.
Xiao Yue melanjutkan serangan mengayunkan pedang " Jurus Pedang Bintang!" Secepat kilat perisai kemilau memudar dan tergantikan bias cahaya samar dari pedang menuju depan makin lama memakin besar dan akhirnya meledak.
BLAAAR
Xiao Xiao terlempar terbang keluar arena terkena ledakan bias cahaya samar, seluruh tubuhnya penuh luka , dan lukanya agak parah , hanfu yang di kenakan kini berubah warna darah.
Panitia pertandingan mengumumkan Xiao Yue maju ke putaran selanjutnya. Xiao yue tersenyum puas maju ke putaran ke 5 , dia mendadak punya ide.
Xiao Yue turun dari panggung langsung mencari Xiao Ling, dia punya rencana mau ikutan taruhan.
*******
Kios Pernak Pernik Pertandingan
" Aich.... Akhirnya ketemu jua".
" Aku cari kamu dari tadi Ling'er".
" Aku berputar- putar di Colesseum kayak gangsing". kata Xiao Yue sambil cemberut.
" Nona cari aku? Maaf usai lihat tanding Nona, saya langsung kemari mau cari hadiah buat Nona!" cicit Xiao Ling.
" Tidak usa cari hadiah! Aku punya tugas tuk kamu!"
" Bawa koin emas ini jadi kan taruhan semuanya."
" Bertaruhlah dengan nama aku XIAO YUE juara satu pertandingan Triluardam".
Xiiao Ling terkejut mendapat tugas ini, dia tak menyangkah nonanya ternyata tertarik dengan berjudi.
" Baik Nona !"
********