XIAO YUE

XIAO YUE
Chapter 78



Binar kebahagian di ke dua pasang mata yang memandangnya membuat Xiao Shibang yang baru saja terbangun itu mengerjap- ngerjapkan mata mau tak mau menjadi heran dan bingung.


"Ada apa dengan dirimu Yue'er? Dan kamu juga kenapa Ling'er? Jangan memandang dan melihat diriku seperti itu! Kalian seperti melihat seekor kelinci yang siap di makan saja?" ucap Ling Shibang sambil melihat keduanya tidak nyaman.


"Eh.... Itu, itu, itu Tuan Muda! Anu, anu , anu Tuan Muda!" Jawab Xiao Ling kehabisan kata karena senang dan gembira.


"Kamu ini lho bicara apa? Aku sama sekali tidak mengerti dan paham? Kalau bicara yang jelas?" ucap Xiao Shibang makin keheranan dengan tingkah gadis cantik di depannya.


"Em.... Apa Shibang Gege tidak merasakan adanya perubahan atau sebuah keanehan pada sekujur tubuh setelah minum ramuan spesial itu?"


"Aku merasakan rasa sakit yang luar biasa setelah usai meminumnya! Dan kalian berdua pun melihat dan menyaksikannya! Sekarang yang tertinggal adalah rasa kesemutan di sekujur tubuh."


"Ohya..., benarkah? Sekarang coba sekuat tenaga gerakan tangan gege? Jangan ragu gerakkan saja?" ucap Xiao Yue pada Xiao Shibang yang memandangnya lekat. " Lakukan!" Perintah Xiao Yue melihat Xiao Shibang masih diam saja tak mencobanya. "Ayoooo!" Xiao Shibang mulai berusaha menggerakkan tangannya yang selama ini lumpuh.


"Aahh ... Aahh.."


Xiao Shibang berusaha menggerakkan tangannya dengan susah payah dan itu terasa teramat sakit. Perlahan tapi pasti tangan itu bergerak beberapa inci.


"Wouh... Gerak? Nona Xiao Yue... Ge - rak? Benar - benar gerak? In.. Ini tidak mimpi bukan? Oh... Dewa Ini benar keajaiban?" Luapan suka cita dari Xiao Ling setelah melihat semuanya.


"In.. Ini tidak mung.., mungkin? Bi...Bisa ge..., gerak tanganku? Aku bisa menggerakkan tanganku? Aku bisa!" ucap Xiao Shibang tanpa terasa beberapa tetes air matanya mengalir.


Xiao Yue matanya mengerling terpanah, senyumnya mengembang makin lebar. "Cobalah gerakkan kakimu sekarang Gege? Apakah juga bisa sama seperti tanganmu? Lakukanlah lebih bertekad lagi!" ucap Xiao Yue.


Xiao Shibang pun melakukan apa yang di minta oleh Xiao Yue. Sekuat tenaga dan tekad kuat dia mulai menggerakkan salah satu kakinya. Dan kaki itu perlahan bergerak dengan pelan bergeser ke samping.


"Yue'er yakin setelah semua rasa kesemutan itu hilang Shibang Gege bisa bergerak walau dengan kondisi gemetaran! Dan memerlukan adaptasi sebentar baru bisa sempurna bergeraknya!" ucap Xiao Yue.


"Tuan Muda Xiao Shibang selamat! Kini Anda sudah sembuh, bisa melakukan apapun!" ucap Xiao Ling.


" Ini akan menjadi kejutan ketika paman Xiao Shiba datang berkunjung! Keberuntungan kita adalah aku tanpa sengaja mendapatkan ramuan langka di salah satu toko antik! Sebagai alkamis aku bisa membedakan mana yang ramuan langka. Teramat sulit dan luar biasa rumitnya dalam pembuatannya!" ucap Xiao Yue mencari alasan tepat dan jitu.


"Berapa harganya?" ucap Xiao Shibang kemudian berkata lagi, "pastinya sangat mahal?"


"Bagiku murah? Sangat murah? Teramat murah bila bisa menyembuhkan Shibang Gege? Apalah artinya uang segitu?" ucap Xiao Yue berusaha semakin menyakinkan dan memang itu apa adanya.


Liontin Kehidupan memang teramat sangat murah 100 koin emas. Andai pemilik awalnya tahu tentang batu kehidupan apakah mungkin Liontin ini akan di jual. Dia pasti akan menyimpannya baik -baik jangan sampai ada orang yang mengetahuinya.


Xiao Yue pun tidak tahu andai tak ada reaksi dari Pedang Mawar Kematian. Yang Jelas Liontin Kehidupan salah satu dari atribut dewa atau benda dewa sama halnya dengan Gelang Semesta.


"Baiklah Gege silakan melanjutkan istirahatnya? Aku juga mau istirahat! Badan aku capek sekali? Xiao Ling ayo kita pergi?" ucap Xiao Yue mencari alasan.


"Maaf Nona! Saya akan menemani Tuan Muda Shibang saja! Jelas tak mungkin bisa istirahat!" ucap Xiao Ling tersenyum ramah sekilas melihat majikan cantiknya, konsentrasinya telah tersita oleh pemuda tampan yang tersenyum padanya.


"Baiklah terserah kamu saja? Apa yang menurutmu baik maka lakukanlah?"


Xiao Yue pun meninggalkan keduanya dan melangkahkan kaki menuju kamar samping. Begitu berada dalam kamar Xiao Yue langsung Ke ruang Gelang Semesta.


" Saatnya membuat Liontin Kehidupan mengakui diriku sebagai pemiliknya yang sah."


Liontin dikeluarkan dari dalam tabung dan di bersihkan, setelah bersih Xiao Yue melukai ibu jarinya dan meneteskan darahnya sebanyak tiga tetes.


Darah itu diserap oleh Liontin Kehidupan dan tak lama kemudian Liontin bercahaya. Cahayanya sangat cemerlang dan melesat masuk kedalam tubuh Xiao Yue kemudian liontin dan Xioa Yue sama - sama mengeluarkan cahaya kemudian redup bersamaan.


Xiao Yue memakai Liontin Kehidupan. Begitu menggunakannya perasaan tenang, damai dan juga nyaman langsung di rasanya.


"Hem... Waktunya meneruskan pelatihan Segel. Mempelajari Segel mang tidak gampang! Segel tak kalah sama Array! Sama - sama rumit dan sulitnya. Tapi aku akan menjadi ahli kedua - duanya ."


Selama dua hari penuh dalam ruang Gelang Semesta berkutat dengan Segel. Dan Xiao Yue juga sudah menguasai seperempat dari Buku Kuno. Saatnya meninggalkan ruang Gelang Semesta dan dalam sekejap mata sudah berada dalam kamar.


Xiao Yue pun keluar kamar pengen melihat perkembangan Kakak sepupunya Xiao Shibang apa sekarang sudah bisa jalan lancar karena Xiao Yue yakin kalau kakak sepupunya jelas tidak bisa tidur karena bahagia sekaligus keinginan untuk jalan jelaslah semalam berlatih dan pasti di temani oleh Xiao Ling.


Dibukanya kamar Xiao Shibang tapi orangnya tidak ada di tempat. Kamar itu kosong dan terlihat masih rapi Xiao Yue langsung saja. " Teknik Mata Hati!" Di dalam rumah maupun sekitar rumah keduanya tidak ada.


Xiao Shibang dan Xiao Ling telah pergi bersama meninggalkan rumah. Jangkauan Teknik Mata Hati sejauh 1 km² masih tidak menemukan mereka.


"Kemana mereka? Kenapa tidak ada? Apa yang mereka lakukan? Aih... Bikin Kwatir aja! Aku harus cari mereka? Semoga mereka dalam keadaan baik- baik saja!"


Xiao Yue segera keluar rumah, begitu di teras Xiao Yue langsung melompat dan melayang di udara Kemudian mendarat di salah satu rumah penduduk, Selanjutnya melompat lagi dari rumah ke rumah.


Sambil mengedarkan Teknik Mata Hati akhirnya menemukan mereka berdua sedang bertarung dan di sudutkan oleh sekelompok orang berpakaian hitam.


Xiao Yue makin mempercepat gerakkannya agar segera sampai di tempat kejadian. Xiao Yue tidak boleh telat apa lagi sampai terlampat karena jika tidak cepat bisa -bisa nyawa sepupunya Xiao Shibang dan pelayan setianya Xiao Ling dalam bahaya mereka bisa meregang nyawa.


*********