XIAO YUE

XIAO YUE
Chapter 38



Xiao Yue keluar dari tempat persembunyiannya dengan langkah perlahan mendekati tempat Harimau Api lagi terkapar.


Di angkatnya pedang kemudian di ayunkàn untuk menebas harimau yang sudah terkapar tak berdaya " Jurus Pedang Bulan Suci!"


CRAAASH


Harimau Api langsung terpenggal tanpa mampu melawan. Di belahnya perut Harimau Api untuk di ambil inti binatangnya, begitu jua dengan Kera Merah diambil inti binatangnya oleh Xiao Yue.


Senyum mengembang dari bibirnya karena tanpa usaha berarti mendapat hasil yang di luar perkiraan. Dua inti binatang monster tahap jendral yaitu inti api dan inti angin dan daging monster atau beast tahap jendral. Ke dua tubuh binatang beast itu di kirim ke ruang Gelang Semesta.


Tapi Xiao Yue heran apa yang mengalibatkan dua binatang kuat itu berkelahi dan bertempur mati - matian pasti ada sesuatu yang menyebabkan itu.


" Kekuatan Mata Hati !" Di periksanya sekeliling tempat itu , tak berapa lama akhirnya mata Xiao Yue melihat sebuah ceruk yang di tutupi oleh semak perdu.


Matanya di fokuskan ke arah ceruk tersebut dan Xiao Yue mengetahui sebab perkelahian binatang Harimau Api dan Kera Merah karena sumber daya yang ada dalam ceruk tersebut.


Tak mau membuang waktu Xiao Yue menuju ceruk dan ketika ada di pinggir ceruk langsung lompat masuk. Xiao Yue tiba di bawa ceruk dan di lihatnya sumber daya alam langka.


" Wow...Penemuan luar biasa ! Buah Tharas tak nyangkah bakal memilikinya, sumber daya alam langka salah teramat langka malah! Aih... Kebetulan sekali di ruang Gelang Semesta tak ada buah! He..He .. Perjlanan ini sangat, sangat menajubkan...Keberuntungan surga ".


Xiao Yue segera menggunakan kekuatannya dengan jurus pedang di pindahankannya pohon Buah Tharas yang setinggi satu meter dengan lima buah warna hitam keunguan beserta tanahnya sekitar satu meter di bawa ke ruang Gelang Semesta.


Setelah menanam Buah Tharas di kebun sumber daya Xiao Yue langsung kembali di ceruk hutan dan melompat melayang ke atas segera saja meninggalkan tempat itu. Xiao Yue bersyukur menguasai kekuatan mata hati membuat dia bisa menghindari binatang monster dan meminimalkan resiko berbahaya di lapisan 7 untuk menuju kembali ke lapisan 6.


Menjelang malam baru Xiao Yue memasuki kawasan lapisan 5 Hutan Xiaoying dan dia lebih memilih istirahat di dalam ruang Gelang Semesta.


" Hmmm.... Saat makan nanti aku akan mencicipi daging Kera Merah! Uuh... Seperti apa ya rasa dari binatang monster tahap Body Jendral, aku belum perna mencobanya dan tak tau rasanya seperti apa? Jadi tidak sabar mencobanya."


Karena penasaran akan rasa daging beast langsung aja Xiao Yue menuju dapur untuk memasak dan kebetulan sebelum berangkat ke Hutan Xioaying bumbu dapur yang habis sudah Xiao Yue ganti sekarang bumbu dapurnya jadi lengkap.


Setelah berkutat selama satu jam akhirnya masakannya pun jadi dan di bawanya ke meja makan, tanpa menunggu dingin di gigitnya daging beast, " Aa..Panas! " Di tiupnya daging beast, " Uuh.. Dagingnya keras banget" Di kunyah daging dalam mulut dengan susah payah. " Ck .. Kurang lama masak dagingnya..Aku harus temukan cara masak cepat dan empuk daging beast ini! Tapi sangat gurih dan enak rasanya."


Cukup lama Xiao Yue menghabiskan makananya. Sekarang dia mulai merasakan efek dari makan daging beast , badannya terasa panas, tulangnya terasa nyilu dan nyeri, ototnya terasa kaku dan menegang, keringat dingin membasahi tubuhnya.


Tapi kejadian itu tak lama dan kemudian kembali seperti semula. Xiao Yue merasakan meridian terasa hangat , tulang menjadi makin kuat dan kokoh, kulit kencang, badan terasa lebih ringan, dan energi memasuki dantian walau pun kecil.


Xiao Yue memasuki perpustakaan tujuannya mencari catatan dalam mengolah daging beast mungkin ada dalam perkamen atau buku.


" Ahh... Rupanya hari sudah siang tapi aku masih ngantuk, sebentar lagi aja lah! Mau nerusin bobok cantikku ," gumam Xiao Yue kembali tertidur lagi.


Tiga jam kemudian baru Xiao yue bangun " Hehe... Untung ini di ruang Gelang Semesta jadi bisa santai dikit kan selisih hari jadi tak masalah lah"


Kruk...Kruk..Kruk


"Aih... Perut aku bunyi ! La - per bingit ! Cacing- cacing di dalam pada demo , tahan bentar ya! Sabar ...Sabar." ucap Xiao Yue sambil mengelus - elus perutnya yang rata .


" Hmmm... Ternyata di buku dan perkapen tak ada tips apa metode guna masak hewan beast jadi lembut dan empuk , tapi... Saate bereksperimen! Waktu yang pas buat uji coba! Aayo Xiao Yue kau pasti bisa, kau pasti mampu, ini ma keciiiil", jumawa Xiao Yue.


Selama 2 jam Xiau Yue berkutat dengan daging beast Kera Merah , dari di masak dengan bumbu rempah yang di ukep, di masak lama hampir 2 jam hingga di kasih daun Buah Tharas di cobanya semua .


Sekarang di meja makan ada 5 macam makan olahan daging Beast dengan teknik olahan yang berbeda- beda, tinggal menunggu hasilnya manakah yang paling empuk,lembut, enak dan nikmat sesuai sama lidah, bearti itu lah cara masak yang benar dalam mengolah daging Beast.


Xiao Yue mulai makan satu persatu hidangan yang ada di depannya dengan dua kali gigitan mengunyah daging beast. Dari ke lima masakan itu ternyata daging beast empuk , lembut, enak dan gurih bila di masak di campur sama daun Buah Tharas.


Setelah kenyang Xiao Yue memutuskan segera keluar dari ruang Gelang Semesta , dan sekejap mata sudah ada di Hutan Xiaoying lapisan 5 tanpa menunda lagi dia melanjutkan perjalanannya ke lapisan ke 4.


Tepat malam hari akhirnya Xiao Yue keluar dari Hutan Xiaoying , dia berlari kencang pulang kerumah mengingat kehangatan dan kasih sayang orang tuanya membuat langkahnya makin ringan saja.


Di depan gerbang dia berhenti dan meminta pada penjaga membuka gerbang Klan dan membiarkan dirinya masuk ke dalam.


" Penjaga ... Penjaga maaf ijinkan aku masuk!" Xiao Yue berteriak memanggil penjaga gerbang.


merasa ada yang berteriak dua penjaga keluar dari pintu gerbang menghampiri dan kedua penjaga itu terkejut melihat siapa yang memanggilnya.


" Nona Muda Xiao Yue maaf kami tidak tau kalau anda!" kata Penjaga Gerbang satu.


" Silakan Nona muda Xioa Yue," ucap penjaga 2 sambil membuka gerbang memberi jalan Xiao Yue masuk ke dalam Klan.


" Terima kasih !" kata Xiao Yue kepada kedua penjaga tidak lupa dia melempar dua keping uang emas masing masing penjaga dapat satu.


Xiao Yue langsung melanjutkan perjalanannya pulang ke rumah.


*******