
Bukan hanya Xioa Yue dan Xiao Xiping yang bersemangat dan terbakar gairah bertarungnya tapi semua rekan mereka pun ikut tersulut.
"Ha..Ha..Ha... Senior kali ini, bukan kami yang jadi samsak latihan tapi...KALIANLAH ! Dan itu akan kami buktikan!" Xiao Low berucap dengan tekad.
"Betul sekaliiiii... Saudara Low ! Ayo kita tunjukkan, apa yang mampu kita lakukan?" Xiao Qing berkata.
Whuuus ....
"Ohya... Benarkah! Sungguh itu yang akan terjadi! Betulkah itu akan terlaksana! Aku tak sabar menantikan karyamu tercetak indah dalam tubuh berorotku ini!" ucap Xiao Bi memprovokasi.
" He...He..He... Itu hanya ada dalam mimpimu! Sadarlah dengan kenyataan!" Senior Xiao Zilong berkata sambil tersenyum sinis.
Tang .... Ting ... Tang
Serangan kombinasi yang di ayunkan oleh Xiao Low dan Xiao Qing makin lama makin dahsyat mampu menahan serangan dari Senior Xiao Bi dan Xiao Zilong.
"Aih... Senior Bi, aku dengan senang hati akan membuat karya terbaik yang tak kan terlupa bukan hanya di badanmu tapi jua akan selalu berbekas di hatimu", Ucap Xiao Yubi sambil tertawa renyah memberi isyarat kepada Xiao Yue.
"Eh... Apa?" Xiao Bi melotot kepada Xiao Yubi "Kau bicara apa?"
Xiao Yue yang mengerti isyarat dari anggota timnya segera saja meninggalkan lawannya, melompat ke arah Xiao Xiping bersamaan dengan Xiao Yubi. Pedang Xiao Yubi menyasar dua inci dari atas kepala Xiao Xiping, sedangkan Xiao Yue menendang kedua kakinya dengan sangat cepat dan kuat.
Buuuk..... Braaak
Ahhhh.....
Xiao Xiping menghindari tebasan pedang dengan menundukkan badannya tapi tak mampu menghindar dari tendangan Xiao Yue. Tubuhnya terbang ke arah Xiao Zilong. Begitu tubuh Xiao Xiping mau menabrak dirinya, di tangkapnya tubuh itu dengan kedua tangan memeluk erat pinggangnya yang ramping. Keduanya saling berpandangan dengan bias rona merah di pipi.
Xiao Yue dan Xiao Yubi tertawa, " Ha...Ha...Ha.."
Xiao Yue maupun Xiao Yubi memanfaatkan keadaan, di saat Xiao Bi terbeng'ong menyaksikan pemandangan yang ada di hadapannya. Xiao Yubi dan Xiao Yue langsung menyerang ganas Xiao Bi tanpa bisa membalas! Di hajar hingga babak belur akibat ke ganasan dari kedua gadis itu.
Brak ... Buuuk ...Duk
"Nontonan yang indah...! He...He...He... Tercipta karya yang luar biasa! Kerjasama yang apik saudariku! Ini baru kerja Tim." ucap Xiao Yubi.
"Curang, julas, tak tau malu, mana ada yang seperti itu!" Xiao Xiping marah- marah kepada dua gadis yang masih dibawa umurnya itu.
" Aih... Itu yang namanya taktik Senior, sapa suruh hilang konsentrasi, hehe..." jawab Xiao Yubi tak mau di salahkan.
"Idih... Ini yang di sebut cerdik, pakai akal bukan hanya otot aja, hehe...." Jawab Xiao Yue membela diri.
Sementara Xiao Hangbi masih bertarung sengit dengan lawannya, keduanya seimbang dan sama babak belurnya tinggal menungguh waktu siapa yang mampu berdiri lebih lama dari saingannya. Dan ternyata mereka berdua sama - Sama terkapar tanpa mampu bergerak lagi.
Ketika mereka baru saja bertukar satu dua jurus tiba - tiba Xiao Yue, Xiao Yubi dan Xiao Xiping ikut masuk dalam kanca pertempuran.
Whuuus... Whuuus
"Saudara Low gunakan array pertahanan, Saudara Qing gunakan pedang untuk menyerang , saudari Yubi gunakan pedang untuk mengecoh lawan dan aku akan menggunakan pedang untuk membantu pertahanan sekaligus penyerangan," Xiao Yue mulai mengatur strategi.
Begitu mendengar ucapan yang di lontarkan Xiao Yue, teman- temannya langsung melaksanakan dan menindak lanjutin tanpa ada yang membantah. Karena mereka tau dan sudah membuktikan kalau Strategi Xiao Yue selalu penuh perhitungan dan pertimbangan.
Usaha yang di dapat selalu berhasil dan gemilang. Walaupun mereka baru bekerjasama seumur jagung tapi sudah memahami karakter dari Xiao Yue. Dan mereka percaya sepenuhnya.
Kombinasi serangan tebasan pedang Xiao Zilong dan Xiao Xiping melaju cepat dan ganas di susul gerakan tinju dari Xiao Kanji melengkapi serangan mereka terhadap Tim Triluardam...
Whuuus .... Braaak
Begitu melihat serangan datang Xiao Low melompat kedepan dengan tangan membentuk pola - pola di udara sehingga tercipta perisai yang menaungngi rekan - rekannya. Akhirnya serangan yang di lancarkan oleh Tim Zilong di hadang dan di gagalkan oleh array yang di bentuk oleh Xiao Low.
Serangan itu kandas menghilang begitu saja seolah tertelan dan terhisap masuk perisai array pertahanan. Melihat serangannya gagal mereka kembali lagi mengulang dengan performa kebalikan dari serangan sebelumnya.
Serangan tinju di lancarkan dengan begitu cepat dan kuat di susul dari belakang kombinasi serangan pedang yang begitu indah ,cepat dan ganas menerjang ke arah depan mengarah ke kelompak Xiao Yue.
Serang itu pun sekali lagi terhadang oleh array pertahanan ciptaan Xiao Low. Tanpa membuang kesempatan yang ada Xiao Qing, Xiao Yue dan Xiao Yubi langsung menyerang lawan dengan kekuatan pedang saling menyusul ke arah Xiao Kanji.
"Ahhhhh...." Teriak pilu kesakitan dari Xiao Kanji.
Mendapat tiga serangan mendadak yang dahsyat, pertahanan Xiao Kanji langsung jebol. Dia tak mampu bertahan tersungkur dengan posisi sujud kepalanya mengeluarkan banyak darah.
" Aha ... Tinggal sepasang sejoli yang bikin ketar ketir kawan sendiri , hehe...!" ucap Xiao Yue tertawa memprovokasi.
"Emmm.... Emmm....Emmm pacaran saat terjadi pertarungan! Wow ... Senior kau mang luar biasa!" Xiao Yubi berkata sambil melirik rekan cowoknya.
"Buruan kita selesaikan dan akhiri ini," kata Xiao Qing kepada rekannya.
"Siaaaap!"
Mereka berempat langsung melancarkan aksinya menyerang dua tim lawan yang tersisa. Xiao Zilong dan Xiao Xiping waspada menghadapi pengeroyokan mereka. Dengan array pertahanan Xiao Low keduanya terdesak dengan cepat bahkan Xiao Xiping terkena tiga kali sabetan pedang Xiao Yue, tapi keadaan Xiao Zilong pun tak lebih baik.
Braak .... Buuuk
Plak .... Duk
Keduanya telah terdesak dan kalah dari tim Xiao Qing, sekarang kondisinya berbalik ! Mereka jadi samsak latihan. Mereka menungguh para Senior agar bisa bilang, " Menyerah ".