The World Of Sword And Magic

The World Of Sword And Magic
Eps 94 : Fierce Battle



Silvia pun perlahan mendarat ke permukaan.


"Hah.. hah.." Silvia mendarat dengan perlahan sembari menyembuhkan luka luka di tubuhnya.


"Apa aku berhasil??" Bingung Silvia.


Sesampainya di permukaan, bunga bunga pun muncul dan Silvia terduduk di atas bunga itu, bunga bunga itu adalah bunga penyembuh dan termaksud kategori sihir penyembuhan tingkat tinggi.


"Sepertinya aku berhasil" Gumam Silvia sembari melihat ke kabut asap yang tebal akibat ledakan sebelumnya.


"Hah.. Hah..." Silvia Pun perlahan bangun berniat berjalan mendekati Zen, saat ia bangun dan menoleh, tiba tiba angin kuat menyapu semua kabut dan ternyata kabut itu tersapu karena Verina yang mengepakkan sayapnya.


Tiba tiba sebuah tombak cahaya langsung mengarah ke arahnya dengan sangat cepat.


Silvia yang menyadarinya pun segera menghindar dari tombak itu.


(Srk!)


Wajah Silvia pun sedikit tergores akibat tombak itu, tombak itu pun terus melaju kencang ke depan dan tiba tiba meledak.


(Boooommm!!!!!)


Ledakan tersebut hampir mengenai Zen yang sedang di sembuhkan, Silvia yang menyadari Zen sedang dalam bahaya langsung berlari ke samping, saat ia berlari ke samping tiba tiba Verina muncul tepat di depannya.


"Cepat sekali!" Gumam Silvia terkejut.


Verina pun menendang Silvia dengan sangat kuat yang membuat Silvia terpelanting cukup jauh, di saat yang bersamaan Verina terbang ke udara dan menciptakan tiga tombak cahaya lalu melemparkannya ke arah Silvia.


(Swof! Swof! Swof!)


Silvia yang menyadarinya pun menggunakan sihir angin miliknya untuk melayang dan menghindari serangan Verina.


(Bom!!! Boom!!! Boooom!!!!!)


Ledakan besar pun terjadi, Silvia berhasil menghindari serangan Verina dan membalas serangan Verina, Silvia pun menembakkan anak panah tepat ke arah Verina.


(Swof!!!)


Verina yang menyadarinya pun menghindar, saat anak panah itu sudah melewati Verina, anak panah itu pun pecah dan menciptakan partikel sihir berwarna hijau.


"Rain Arrow!!" Silvia mengayunkan tangannya kebawah dan tiba tiba partikel yang banyak itu berubah menjadi anak panah dan menghujani Verina.


Verina pun menepis dan menghindari hujan panah milik Silvia dengan sangat cepat.


Silvia yang sudah menduga hal itu akan terjadi pun menciptakan sihir yang kuat untuk kembali menyerang Verina.


Sihir elemen alam berkumpul pada satu titik di busur milik Silvia, Verina yang berhasil menghindari semua hujan panah milik Silvia pun membalas serangannya, Verina menciptakan lima puluh pisau cahaya dan langsung menyerang Silvia.


(Swof!!!)


"Calveria Storm!!" Silvia pun menembakkan anak panahnya ke arah puluhan pisau cahaya itu, saat anak panah itu menghantam sebuah pisau, tiba tiba anak panah itu meledak dan menciptakan badai yang besar dan menghisap puluhan pedang cahaya itu.


"Hah.. Hah..." Silvia terlihat hampir kehabisan tenaga, tetapi tidak dengan Verina, Verina yang menyadari Silvia sudah melemah pun menciptakan tombak cahaya yang sangat besar dan melemparnya ke arah Silvia.


(Swof!!!)


(Krk...)


(Sreee)


Pohon yang besar pun muncul dari permukaan dan tepat di depan Silvia.


(Bom!!!!!)


...-Disisi Lain-...


"Gha!!!!" Naga air milik gadis itu pun menyemburkan sihir elemen air ke Koruga, Koruga pun tersenyum dan menciptakan sihir bola api menggunakan jarinya.


(Bom!!!!)


Ledakan pun tercipta, di dalam kabut tiba tiba gadis itu muncul tepat di belakang Koruga dan menyerangnya.


(Slash!!!)


(Ting!!!!)


Tak di duga serangan gadis itu seakan akan berbentrokan dengan dinding yang tak kasat mata.


Tiba tiba singa dan serigala air milik gadis itu muncul tepat di depan Koruga bersamaan dengan tersapunya kabut asap.


Singa dan serigala air itu pun mencakar Koruga.


(Srk!! Srk!!)


Saat singa dan serigala itu melewati Koruga, tubuh mereka pun terpotong seperti terkena tebasan pedang yang sangat tajam.


Gadis itu pun langsung menjauhi Koruga dan naga miliknya yang muncul di belakangnya, gadis itu pun menciptakan dua puluh hiu air dan menyerang Koruga bersamaan dengan naga air miliknya yang kembali menyemburkan air dengan daya hancur yang sangat kuat.


Koruga pun menghantamkan kakinya ke permukaan yang membuat permukaan di sekitarnya hancur, Koruga pun menendang batu batu besar yang di hancurkannya ke arah serangan gadis itu.


Hiu hiu air itu pun hancur sebelum mengenai Koruga dan batu itu pun hancur akibat semburan naga air itu.


Semburan naga air itu terus mengarah ke Koruga, tetapi Koruga masih terlihat sangat tenang dan mengangkat satu tangannya dan menunjuk ke arah serangan naga itu, tiba tiba semburan air itu pun terbelah akibat peluru dari elemen angin yang sangat cepat dan kuat.


Peluru angin mengarah ke gadis itu dengan sangat cepat, karena refleknya yang lambat, ia pun menerima luka di bahunya, bahkan ia langsung terpelanting jauh akibat serangan Koruga yang sangat kuat.


"Uhuk!!!" Gadis itu pun memuntahkan darah dari mulutnya, ia tidak dapat berdiri lagi karena tubuhnya yang sudah tidak mampu ia gerakkan.


Disisi lain para murid akademi destro sangat ketakutan melihat Koruga yang sangat kuat dan menakutkan.


Koruga pun berjalan dengan santai ke arah gadis itu dan di saat yang bersamaan naga air milik gadis itu menggigit tangan Koruga, saat ia menggigit tangan Koruga seketika kepalanya hancur dan naga air itu pun musnah.


"Kau tidak akan bisa mengalahkanku, tapi setidaknya kau sudah berusaha sebaik mungkin" Ucap Koruga.


"Agh... Ahakk!!" Gadis itu berusaha bangkit tetapi tubuhnya gemetaran dan tidak mampu menuruti keinginannya.


Koruga pun menyentuh kepala gadis itu yang membuat gadis itu seketika pingsan tak sadarkan diri, Koruga menghapus ingatan gadis itu dan mengubah ingatan gadis itu.


"Kau adalah gadis malang yang sedang di kendalikan oleh seseorang, kau akan bertemu dengan seorang pria berambut hitam dengan hawa keberadaan yang aneh, dia adalah takdirmu orang yang akan membebaskanmu dari amukan berkah dewi" Bisik Koruga.


Setelah berbisik seperti itu, Koruga pun menciptakan sebuah portal dan melempar gadis itu ke portal tersebut, gadis itu pun berteleportasi jauh ke utara, ia terjatuh dari langit dan terjebur ke dalam kolam di akademi itu.


(Bush!!!)


Setelah melempar gadis itu, Koruga pun mengeluarkan aura miliknya yang membuat semua orang yang berada di akademi destro pingsan dan kehilangan ingatan mereka.


"Hah.. Lelah sekali harus mulai dari awal" Keluh Koruga.


...-Disisi Lain-...


Terlihat gadis yang sedang tersegel sedang berusaha mencari cara untuk meminta pertolongan dan membebaskan dirinya, tetapi usahanya masih sia sia, ia masih belum bisa menemukan cara apapun karena kekuatan sihirnya terus di serab oleh ribuan zombie yang ada di sana.


"Seseorang tolong aku!!" Gumam pasrah gadis itu.


...~Bersambung~...