The World Of Sword And Magic

The World Of Sword And Magic
Eps 26 : Ice Zen



Zen pun terbangun dari pingsannya


"Dimana ini" Gumam Zen


"Kak Zen sudah sadar??" Tanya Sayu sambil menatap mata Zen


Zen pun kebingungan kenapa ia bisa terbangun di alam bawah sadarnya, Zen pun bertanya kepada Sayu


"Kenapa aku bisa di sini?" Tanya Zen


Sayu pun menunjuk ke arah seseorang dan mengucapkan "Kak Zen yang membawa kakak kemari" Ucap Sayu dengan wajah yang serius


"Aku membawa diriku sendiri? hahaha" Zen pun sedikit tertawa karena berfikir Sayu sedang bercanda


Tiba tiba Zen pun mengingat apa yang terjadi sebelumnya, Zen pun langsung bangun dari tidurnya, Zen melihat sosok yang mirip dengan dirinya sedang duduk di atas pohon dengan santai


"Kenapa kamu di sini?" Tanya Zen


Sosok tersebut pun mengucapkan "Kamu sudah berhasil mengalahkanku, aku tidak akan menyegelmu lagi" Ucapnya


"Aku sekarang hanyalah roh yang akan tinggal sementara di sini" Ucap sosok tersebut


Zen pun sedikit curiga dengan sosok tersebut, Zen berfikir kalau sosok tersebut sedang mengincar sesuatu


"Kamu pasti mengincar sesuatu kan? jika aku emang sudah berhasil mengalahkanmu, dan kau sendiri yang mengatakan tidak akan menyegelku lagi, seharusnya kamu sudah ga ada" Ucap Zen


Sosok tersebut pun menjawab Zen dengan santai "Aku hanya akan memberimu semua informasi yang aku ketahui" Ucapnya


Zen pun sedikit kebingungan dengan ucapan sosok tersebut, tiba tiba Sayu memotong pembicaraan dan langsung bertanya kepada sosok tersebut "Kakak itu siapa?" Tanya Sayu


Sosok tersebut pun turun dari pohon dan mendekati mereka berdua, Zen pun menyuruh Sayu untuk berlindung di belakangnya, tiba tiba sosok tersebut pun berhenti dan duduk tepat di depan Zen


"Panggil saja aku Ice Zen atau Ice saja" Ucap sosok tersebut


Zen pun sedikit tenang karena Ice Zen tidak bertindak apapun dan hanya duduk di depannya, Zen pun ikut duduk dan bertanya kepada Ice Zen "Tadi kamu bilang, kamu ingin memberitaukan informasi, informasi seperti apa yang kamu maksud?" Tanya Zen dengan sopan


"Informasi mengenai raja iblis yang akan menyerang akademi dan masih banyak yang lainnya" Ucap Ice Zen


Zen yang penasaran pun kembali bertanya "Sekuat apa raja Iblis itu? kenapa kamu bisa mati?" Tanya Zen


Ice Zen pun menjawab "Raja Iblis itu sangat kuat, bahkan dia sudah menghancurkan akademi arsenal tidak hanya akademi arsenal, hampir semua akademi dihancurkan olehnya"


Zen pun terkejut mendengar ucapan Ice Zen dan sangat tidak percaya


"Tidak mungkin, di akademi banyak orang kuat bahkan semua Pemimpin akademi memiliki kekuatan yang sangat kuat, tidak mungkin mereka kalah" Ucap Zen


"Tidak ada yang bisa di lakukan lagi, karena emang itulah kejadiannya, Pemimpin akademi mereka semua mati termaksud teman temanku dan semua akademi hancur telah hancur total di buatnya" Jelas Ice Zen


Zen pun seketika syok mendengar ucapan Ice Zen


"Raja Iblis tidak sendirian, ia membawa beberapa Iblis tingkat atas untuk menyerang akademi, bahkan ada Iblis yang mampu menggunakan dua pedang, sama sepertimu" Ucap Ice Zen


Zen pun masih syok karena ia berfikir bahwa masa depan yang menunggunya juga pasti seperti itu


"Zen sadar lah" Ucap Ice Zen


"Kemungkinan dia akan menyerang akademi sekitar 3/4 tahun lagi, karena saat itu dia menyerang dan menghancurkan akademi di saat umurku 16 tahun" Jelas Ice Zen


"Berarti umurmu sekarang 16 tahun?" Tanya Zen dengan serius


"Ya, tetapi entah kenapa, aku mati dan saat di panggil untuk menyegelmu, tubuhku menjadi seperti ini, seperti saat aku berumur 12 tahun" Ucap Ice Zen


"Umurku sekarang 10 tahun, berarti 6 tahun lagi raja Iblis akan menyerang akademi, aku harus menjadi kuat sebelum saat itu tiba" Gumam Zen


"Sebaiknya kamu kembali ke dunia nyata dulu" Ucap Ice Zen


Zen pun kembali bingung dan bertanya kepada Ice Zen


"Kenapa aku bisa disini?" Tanya Zen


Ice Zen pun kembali menjawab Zen dengan tenang "Tubuhmu di luar sedang aku segel dengan segel kristal" Jelas Ice Zen


Zen pun seketika kebingungan, Ice Zen pun menjelaskan level level elemen


"Elemen es berasal dari elemen air, dan elemen es dapat berevolusi menjadi elemen kristal" Jelas Ice Zen


Zen pun kebingungan "Emangnya kristal itu salah satu elemen?" Tanya Zen


"Kristal bukanlah elemen, yang aku maksud elemen kristal itu adalah peningkatan atau level maksimal dari elemen es dan di sebut dengan elemen kristal, simpelnya elemen es yang memiliki kekerasan dan kekuatan seperti kristal murni" Ucap Ice Zen


"Kekuatan yang aku maksud adalah daya hancurnya sangat kuat, bahkan dapat menembus dinding besi murni dengan mudah" Jelas Ice Zen


Zen yang mulai mengerti dengan penjelasan Ice Zen pun kembali bertanya "Apakah hanya elemen es yang memiliki tingkat akhir seperti itu?" Tanya Zen


"Tidak, semua elemen ada, seperti elemen tanah, api, angin, dan petir" Ucap Ice Zen


"Bisa kamu menjelaskannya kepadaku?" Tanya Zen


Ice Zen pun menganggukkan kepalanya dan menjawab pertanyaan Zen secara detail


"Elemen api berevolusi menjadi lahar, dan level maksimal dari lahar adalah api dan lahar yang sangat panas seperti didalam neraka, secara simpelnya itu di sebut elemen bara" Jelas Ice Zen


"Elemen petir mempunyai dua nama, elemen listrik dan elemen halilintar, elemen listrik adalah tingkat terendah hingga menengah dari elemen petir, dan elemen halilintar adalah level evolusi maksimal dari elemen petir" Jelas Ice Zen


"Elemen tanah juga mempunyai dua nama seperti elemen petir, nama pertama adalah pasir dan kedua adalah bumi, tetapi tidak seperti elemen petir, elemen pasir bukan tingkat terendah, tetapi elemen pasir adalah tingkatan dari elemen tanah yang sudah berhasil menguasai permukaan tanah dan mengendalikan pasir hingga dapat menyatukan kedua elemen sihir tersebut dan menciptakan serangan yang kuat, elemen bumi adalah evolusi maksimal dari elemen tanah, elemen bumi tidak hanya mengendalikan tanah lagi bahkan dapat menciptakan gempa bumi yang dasyat" Jelas Ice Zen


"Dan yang terakhir elemen angin, elemen angin tidak memiliki evolusi, tetapi dapat terus di tingkatkan hingga mencapai batas maksimum" Jelas Ice Zen


"Aku mengetahuinya dari buku yang ku temukan di rumah tua, tetapi banyak lembaran buku yang terbakar dan aku hanya mengulang informasi di buku yang kubaca" Ucap Ice Zen


Zen pun kembali bertanya


"Bagaimana kamu meningkatkan elemen es menjadi elemen kristal?" Tanya Zen


Ice Zen pun menjawab "Aku mengorbankan kehidupanku" Ucapnya


Zen pun menjadi sangat kebingungan dengan apa yang di maksud Ice Zen


"Apa maksudmu?" Tanya Zen


"Aku dapat menggunakannya di detik detik kematianku" Ucap Ice Zen yang membuat Zen sangat kaget


Bersambung...