The World Of Sword And Magic

The World Of Sword And Magic
Eps 72 : Dispute Between Demons



Satu minggu pun berlalu.


(Slash!!)


(Ting!! ting!! ting!!)


Zen pun melompat tinggi dan mengayunkan kedua pedangnya.


(Slash!!)


(Ting!!!)


Haruto pun menahan serangan Zen hanya menggunakan sebuah tongkat kayu.


(Swof!)


Zen tiba tiba muncul di belakang Haruto dan mengayunkan pedangnya.


Sebelum pedang Zen mengenai Haruto, Haruto terlebih dahulu menendangnya dengan sangat kuat yang membuatnya terpelanting sangat jauh.


"Agh!!, sial!!" Gumam Zen kesal.


Haruto pun tersenyum melihat Zen dan mengucapkan "Hebat Zen, kamu sudah sedikit berkembang" Ucap Haruto.


Zen pun bangkit dan mengucapkan "Jangan memujiku, aku masih belum kuat sama sekali" Ucap Zen.


Zen langsung berlari dengan cepat ke arah Haruto dengan kedua pedangnya.


Haruto pun tersenyum, aura elemen pun mengalir tongkat yang ada tangannya.


"Terimalah ini Zen!" Haruto pun mengayunkan tongkatnya yang seketika menciptakan puluhan gelombang sihir elemen berwarna hijau muda.


Zen pun terkejut karena ia baru mengetahui ada sihir elemen seperti itu.


"Swift!" Zen pun berlari dengan sangat cepat dan menghindari semua sihir elemen itu.


"Fire!!-" Zen pun menghembuskan nafas api dan mengayunkan kedua pedangnya ke arah Haruto.


"Fire twin slash!!!" Gelombang sihir elemen api langsung mengarah ke Haruto


Haruto kembali tersenyum, ia pun melemparkan tongkat di tangannya ke arah serangan Zen.


(Boomm!!!!!)


Ledakan yang cukup besar pun tercipta.


Tak di duga, tongkat milik Haruto terbang kembali ke arahnya dan tidak rusak sedikitpun.


(Swof!!)


Zen tiba tiba muncul tepat di depan Haruto dan kembali mengayunkan pedangnya.


(Slash!!!)


(Ting!!)


(Slash slash slash slash!! slash!!!!!)


(Ting!!! ting! ting! ting! ting!!!!!)


Semua serangan Zen dengan mudah di tepis oleh Haruto dengan tongkat kayunya itu.


Haruto pun membalas serangan Zen, ia memukul Zen dengan tongkatnya.


(Tk! tk! tk!!!)


"Agh!!" Zen pun tumbang akibat serangan Haruto yang sangat cepat dan kuat.


"Kecepatan yang tidak masuk akal!" Gumam Zen kagum dan kesal.


...-Disisi lain-...


Rui dan Shin pun berjalan ke sebuah kastil di wilayah Iblis.


Setelah lama berjalan, mereka pun sampai di kastil itu.


Rui tanpa basa basi langsung menghancurkan gerbang kastil itu hanya dengan satu pukulan.


Para Iblis tingkat atas di sana pun terkejut dan langsung mempersiapkan diri mereka, karena mereka pikir ada pahlawan yang menyerang markas mereka.


Saat kabut asap menghilang, para Iblis tingkat atas pun terkejut karena yang menghancurkan gerbang itu adalah Rui.


"Hah.. ternyata Rui" Gumam seorang Iblis perempuan.


Tiba tiba semua Iblis pun merasakan tekanan yang sangat kuat dari Rui.


"Tekanan apa ini!!!??" Gumam Gadis itu sangat terkejut dan ketakutan.


"Apa apaan ini!!???" Seru Iblis lainnya.


Aura Rui pun tiba tiba meningkat sangat pesat dan membuat beberapa Iblis tingkat atas seketika pingsan di tempat.


"Rui emang sangat berbahaya jika sudah marah" Gumam Shin.


Aura milik Rui kembali meningkat sangat pesat dan seketika membuat semua Iblis tingkat atas itu pingsan kecuali Shin.


Tidak hanya para Iblis tingkat atas, Kidra yang sedang duduk di tahtanya pun merasakan Aura Rui yang sangat kuat.


(Bom!!!!)


Pintu ruangan tempat Kidra berada pun seketika hancur


Rui tiba tiba muncul di depan mata Kidra dan memukul Kidra.


Sebelum pukulan Rui mengenai Kidra, Shin terlebih dahulu menghentikannya dan mengucapkan "Berhenti Rui"


Rui pun menatap Kidra dengan tatapan yang sangat tajam dan aura pembunuhnya yang sangat kuat dan Kidra juga menatapnya balik dengan tatapan yang mengancam.


"Kenapa? kau tidak jadi memukulku?" Tanya Kidra dengan santai.


Shin yang merasa kesal dengan ucapan Kidra pun melepaskan tangan Rui.


Rui yang sangat emosi pun langsung memukul wajah Kidra dengan sangat kuat yang membuatnya terpelanting jauh.


(Swof!!)


(Slash!!)


(Ting!!!!)


Seorang Iblis pun langsung menyerang Rui menggunakan kapak yang besar dan sangat tajam, tetapi serangannya di tahan oleh Shin menggunakan pedangnya.


(Swof!!!!)


Sebuah kristal kecil berwarna hitam langsung mengarah ke Rui dengan sangat cepat.


Rui yang menyadarinya pun menghindari serangan itu.


(Bom!!!)


Kristal hitam itu pun menembus dan sedikit merobohkan dinding kastil.


Rui pun melihat sekelilingnya, ia melihat 10 bawahan Kidra yang sudah mengepung mereka.


Tiba tiba muncul Iblis yang langsung menendang Rui, Rui dengan reflek yang cepat pun berhasil menahan tendangannya tetapi ia tetap terpelanting karena tendangan Iblis itu yang sangat kuat.


Iblis itu adalah Kenma, ternyata ia berhasil di reinkarnasi oleh Kidra.


Shin yabg terkejut melihat Kenma hidup kembali pun langsung mundur dan mendekati Rui.


"Rui!, apa kau baik baik saja??" Tanya Shin.


"Ya, aku baik baik saja" Ucap Rui.


Tiba tiba puluhan sihir gelombang berwarna hitam yang sangat besar langsung mengarah ke Rui dan Shin dengan sangat cepat.


Rui pun menciptakan sabit miliknya dan mengayunkannya.


(Slash!!)


Sebuah gelombang hitam yang sangat besar pun menghantam semua gelombang hitam itu.


(Booooooooommmmmmm!!!!!!!!!!!!!)


Benturan kedua sihir kegelapan itu pun menciptakan ledakan yang sangat besar dan dasyat.


Tiba tiba Kenma muncul tepat di depan Rui dan menyerang Rui dengan pedangnya.


(Ting!!!)


Serangan Kenma pun berhasil di tahan oleh Rui menggunakan sabitnya, Rui menatap Kenma dengan tatapan yang sangat mematikan.


Kenma pun langsung menjauhi Rui, karena ia sedikit takut dengan Rui yang sudah sangat emosi.


Rui pun bangun dan berniat membunuh Kenma. tetapi Shin menahannya dan mengucapkan "Berhenti Rui, kita tidak akan menang jika melawan mereka semua" Jelas Shin.


"Kamu tidak ingin dia kenapa napa kan? Rui!" Bisik Shin.


"Jika kamu memang tidak ingin dia kenapa kenapa, sebaiknya kamu menahan diri untuk sementara!" Jelas Shin.


Rui yang mendengar ucapan Shin pun berusaha menenangkan dirinya.


"Uhk! uhk!" Kidra pun memuntahkan darah dari mulutnya dan perlahan bangun.


Seorang gadis pun langsung mendekati Kidra dan mengobati lukanya.


"Portal" Rui pun menciptakan sebuah portal dan berjalan memasuki portal itu.


Sebelum ia masuk kedalam portal itu, ia pun menatap Kidra dan mengucapkan "Mulai sekarang, kami adalah musuh kalian!" Jelas Rui.


Sebuah Kristal kecil berwarna hitam langsung mengarah ke Rui dengan sangat cepat.


(Slash!!)


Rui pun membelah kristal itu dengan sabitnya.


"Dia membelahnya!?" Gumam seorang Iblis sangat terkejut.


Rui pun berjalan dengan santai masuk ke dalam portal sembari menatap Kidra dengan tatapan yang sangat tajam dan di susul oleh Shin


Kidra pun sangat membenci Rui dan berniat membunuhnya.


"Tuan Kidra, apa kamu baik baik saja?..." Tanya Iblis perempuan itu.


Kidra pun bangun dan mengucapkan "Aku baik baik saja" Ucap Kidra.


"Kalian carilah anak itu" Perintah Kidra.


"Maksud tuan, Iblis tingkat menengah itu?" Tanya Kenma.


Kidra pun menjawab "Ya, bawa dia kemari!" Perintah Kidra.


"Baik!!" Jawab seluruh bawahannya.


"Aku membutuhkan bawahan yang kuat untuk menguasai seluruh dunia ini!" Gumam Kidra.


...~Bersambung~...