
"Gh!!" Gadis itu pun merasa sangat kesal karena ia tau jelas jika sosok yang berada di dalam tubuh Zen itu adalah sosok yang sangat berbahaya.
(Swoshh!!!!)
Angin pun langsung menghantam mereka semua bersamaan dengan munculnya sayap Vampire gadis itu, matanya yang berubah menjadi merah dengan pupil mata merah tua di tambah partikel partikel kuning emas pada pupil matanya.
"Apa apaan ini?!" Panik Asuka.
Gadis itu pun menatap mata Zen dan mengucapkan "Apa kamu menyadarinya?, seseorang yang berada di dalam tubuhmu itu?" Tanya gadis itu yang membuat Zen dan yang lainnya seketika terkejut.
"Apa maksudnya?" Bingung Arisu saat mendengar ucapan gadis itu.
Zen yang mendengarnya pun berfikir jika yang di maksud oleh gadis itu adalah Koruga yang sempat berada di dalam. tubuhnya saat itu.
"Maksudmu Koruga? leluhur Iblis itu memang sempat berada di dalam tubuhku, tetapi sekarang dia sudah keluar dan akan segera menghancurkan dunia ini" Ucap Zen dengan serius.
Gadis itu yang mendengar ucapan Zen pun sangat sangat terkejut karena ia tidak menduga jika Koruga masih hidup setelah peperangan ratusan tahun yang lalu,peperangan tersebut di beri nama The War For World Peace Against Destruction.
"Tidak mungkin" Gumam gadis tersebut dan terjatuh ke permukaan, wujudnya yang seketika kembali normal, dan ia pun seketika mengingat kejadian ratusan tahun yang lalu, dimana seluruh keluarganya di bantai, bangsa dan negaranya yang damai seketika hancur karena penghianatan Iblis terhadap para Vampire.
"Dia masih hidup?!" Ucap lemas gadis tersebut sangat pasrah dan ketakutan, suara suara tangisan dan penderitaan pun kembali terdengar di telinga gadis itu.
"Ada apa?" Tanya Zen sedikit panik dan kebingungan saat melihat gadis itu yang tiba tiba terjatuh lemas.
Gadis itu pun mengingat kilas ingatan ratusan tahun yang lalu sebelum ia di segel dan ter hibernasi.
...-Kilasan Ratusan Tahun Yang Lalu-...
Di sebuah negara yang di penuhi bunga mawar merah dan sakura serta kupu kupu merah yang sering hinggap di pohon sakura, hiduplah bangsa Vampire dengan sangat damai.
Bahkan para manusia, elf, dryad dan Iblis ikut tinggal di sana, kedamaian dunia yang luar biasa, tidak ada perpecahan sedikitpun bahkan terlihat saat seorang anak manusia yang terjatuh dan terluka tepat di lututnya.
seorang gadis dari ras Iblis mendekatinya dan tersenyum sembari mengucapkan "Hati hati ya jika bermain.... lihatlah jalan saat sedang berlari agar tidak terjatuh lagi ya.." Ucap gadis itu sembari tersenyum dan perlahan menyembuhkan luka anak itu.
Seluruh ras pun terkagum saat melihat gadis itu yang sangat baik hati dan memberikan tepuk tangan yang sangat meriah.
Walau begitu, kebahagiaan itu tiba tiba saja musnah saat seorang pria berambut putih turun dari langit dan menghantam permukaan dengan sangat keras tepat mengenai gadis dan anak itu yang membuat semua orang yang berada di sana sangat syok.
Pria itu adalah Koruga sang leluhur Iblis, di saat itu lah kehancuran dunia di mulai, peperangan antara satu negara melawan sesosok pria berambut putih, matanya yang berwarna hitam dan pupil matanya yang berwarna merah kehitaman dan aura kegelapan yang sangat kuat dan mematikan yang terpancar dari tubuhnya.
"Siapa kau?!! apa yang baru saja kau lakukan?!!!!!" Teriak seorang pria tua karena sangat murka melihat pria itu yang seakan akan ingin menantang kedamaian dunia.
Walau begitu, Koruga hanya menatap mereka semua dengan tatapan dingin dan mengucapkan "Akan aku musnahkan negara Vampire dan aku akan memulai peperangan. setelah dunia ini hancur, aku akan membunuhmu dewi sialan" Ucap Koruga dengan tatapan dingin dan aura pembunuh yang luar biasa.
Koruga pun tanpa basa basi langsung menghilang dan muncul tepat di depan pria tua itu dan langsung menghantamkan kepala pria tua itu tepat di permukaan tanah yang membuatnya seketika tewas.
Semua orang pun terkejut saat melihat Koruga yang begitu ganas terlebih lagi kekuatannya yang tidak masuk akal.
Koruga pun langsung membantai semua orang yang ada di tempat itu, hanya dalam lima belas detik, 50 ras Vampire, 20 ras Iblis dan 30 ras Manusia tewas di tangan Koruga hanya dengan tangan kosong.
"Berhenti!!!" Teriak seorang dryad yang sangat marah dan langsung berlari ke arah Koruga sembari menciptakan bola sihir berwarna hijau tua.
Koruga pun menoleh dan menatap gadis itu dengan tatapan dinginnya sembari mengucapkan "Mati" dan tak di duga, tubuh gadis itu seketika pecah dan musnah hanya dengan satu kalimat yang di ucapkan oleh Koruga.
"Hentikan!!" Perintah Valine sembari menatap mata Koruga dengan tatapan tajam.
Valine pun menciptakan sabit miliknya, sabit merah darah yang sangat mirip dengan sabit milik Veliona, tetapi sabit milik Valine memiliki dua sisi mata sabit, sedangkan Veliona adalah sabit yang memiliki timbal balik yakni aura kegelapan yang keluar dari sabit miliknya yang membuat sabit nya seperti memiliki dua mata sabit seperti milik Valine.
Valine pun langsung mengayunkan sabit nya dengan brutal dan sangat cepat, tetapi Koruga berhasil menghindar bahkan lebih cepat dari Valine.
"Siapa kamu?!" Tanya Valine dengan tatapan pembunuhnya.
Koruga pun melompat tinggi ke langit sembari mengucapkan "Namaku Koruga, sang leluhur Iblis yang akan menghancurkan dunia" Ucap Koruga sembari menciptakan sebuah bola kegelapan di tangannya.
Bola kegelapan yang di selimuti oleh rantai berwarna hitam serta api hitam yang membakar bola kegelapan tersebut.
"Matilah kalian semua" Ucap seram Koruga.
Valine yang melihat Koruga pun langsung melompat ke arahnya berniat membatalkan sihir milik Koruga, tetapi ia tidak menyadari jika sihir milik Koruga bahkan sudah sangat siap sebelum ia menyebutkan namanya, Koruga pun melemparkan. bola kegelapan tersebut ke arah Valine.
"Kuro no hakaimono"
...•...
...黒...
...の...
...破...
...壊...
...者...
...•...
...(Perusak Hitam) ...
(Nying!!)
(Syut!!)
Bola kegelapan itu pun menyusut dan menghilang, Valine yang merasakan ancaman luar biasa pun langsung menjauhi tempat itu sejauh jauhnya.
Dan di saat Valine menjauh, bola kegelapan itu tiba tiba saja muncul dan langsung menyerap dan memakan apapun yang ada di sekitarnya.
(Nging!!!!!! Boooooooooooooooooooommmmmmmmmmmmmmm!!!!!!)
Ledakan pun tercipta, api kegelapan pun membakar negara Vampire hanya dalam dalam hitungan detik saja.
Valine pun seketika sangat sangat terkejut saat melihat negaranya yang sudah hancur hanya dalam kedipan mata.
"Tidak mungkin?!!!!" Gumam Valine sangat terkejut dan tidak percaya.
...~Bersambung~...