The World Of Sword And Magic

The World Of Sword And Magic
Eps 65 : Defeated



"Hahaha!!" Kenma pun tertawa dan terlihat sangat senang, sedangkan Rangga sensei sangat emosi dan sangat ingin membunuh Kenma.


(Sring!!!)


Tiba tiba rantai muncul dari belakang Rangga sensei, Kenma yang menyadarinya langsung menendang Rangga sensei dan menjauhi rantai itu.


(Swof!!)


Rantai itu dengan cepat langsung menyerang Kenma, tetapi Kenma pun menepis rantai itu.


(Ting!!)


"Chain seal!" Tiba tiba muncul banyak rantai dari permukaan dan mengelilingi Kenma.


Kenma kembali tersenyum sembari mengucapkan "Hebat sekali Haxor.. kau selalu seperti ini!.."


"Hahaha!!" Kenma pun tertawa puas dan sayapnya pun muncul.


Kekuatan Kenma seketika meningkat sangat pesat dan mencapai batas maximal kekuatannya.


Rantai rantai milik Haxor seketika musnah.


Terlihat Rangga sensei dan Haxor yang sudah siap menyerang, tetapi Haxor terlihat kelelahan yang membuat Kenma sedikit kecewa.


"Hei Haxor, sebaiknya kamu menyingkir saja, ini biar aku yang urus" Ucap Rangga sensei.


"Hah... aku akan membantu, itu sudah tugasku sebagai pemimpin akademi!.." Ucap Haxor lemas.


Kenma pun menunjukan wajah kecewanya karena Haxor yang terlihat sangat lemah di hadapannya.


"Sepertinya kau menjadi lemah.. Haxor!.." Kesal Kenma.


Tiba tiba duri hitam muncul tepat di bawah Haxor, tetapi Haxor dapat menghindari serangan itu.


Saat Haxor melihat Kenma, Kenma sudah menghilang.


Tiba tiba Kenma muncul dari portal tepat di belakang Haxor dan menusuknya dengan sebuah duri lalu menendangnya ke permukaan.


"Agh!!" Haxor yang tidak fokus pun terkena serangan Kenma dan terkapar lemas di permukaan.


"Lemah sekali Haxor.. kau lebih lemah dari pada mereka." Ucap Kenma kecewa.


Tiba tiba Rangga sensei muncul tepat di depan Kenma dan langsung mengayunkan pedangnya.


(Slash!!)


(Bf!!!)


Tangan Kenma pun terpotong, tetapi Kenma malah senang dan tidak panik sedikitpun, Kenma pun menendang Rangga sensei ke permukaan.


(Ting!)


Tetapi Rangga sensei berhasil menahan tendangan Kenma dan mendarat dengan selamat.


Rangga sensei memegang pedangnya dengan kedua tangannya.


Ia mengeluarkan nafas api dan pedangnya seketika terbakar oleh api yang sangat panas dan sangat membara.


"Hell fire slash!" Rangga sensei~


Gelombang api yang sangat besar langsung mengarah ke Kenma, Kenma lagi lagi tersenyum.


Tangannya yang terpotong kembali beregenerasi dan ia menciptakan jaring hitam yang langsung membelah belah gelombang api itu.


(Slash slash slash slash slash slash)


(Booommmmm!!!!!!)


Gelombang itu pun meledak.


Tiba tiba Rangga sensei muncul di belakang Kenma dan mengayunkan pedangnya.


(Slash!!)


(Ting!!!)


Kenma pun menahan serangan Rangga sensei dengan kukunya yang sangat tajam itu sembari tersenyum.


Rangga sensei pun menendang Kenma ke permukaan dengan sangat kuat.


(Bom!!!)


Rangga sensei pun mendarat, tetapi saat ia mendarat, banyak duri hitam yang menjalar dari permukaan.


Rangga sensei pun melompat ke belakang dan terus menghindari duri duri itu.


Rangga sensei melompat tinggi ke atas, tiba tiba muncul duri hitam yang sangat besar dari permukaan dan langsung mengarah kepadanya.


(Swof!!)


(Slash!!)


"Fire wheel slash!!" Tebasan Rangga sensei menciptakan roda api yang langsung membelah dan membakar semua duri di permukaan itu.


Tiba tiba Kenma muncul dan menendang Rangga sensei dari atas yang membuatnya langsung terhantam ke permukaan.


(Bom!!!)


"Hahaha!! matilah Rangga!" Seru Kenma sembari menciptakan bola api hitam yang besar tepat di tangannya.


Rangga sensei pun bangkit dan ikut menciptakan bola api yang sangat besar di tangannya.


...-Disisi lain-...


Uika dan Lyn diam diam membawa Haxor dan mencabut duri yang tertancap di tubuhnya, mereka pun langsung menyembuhkan Haxor.


"Terima kasih kalian berdua.." Ucap Haxor lemas.


"Apa yang terjadi pemimpin?? kenapa pemimpin terlihat sangat lemas??" Tanya Uika.


Pemimpin akademi pun tersenyum dan mengucapkan "Maafkan aku.. aku terlalu banyak pikiran sampai sampai aku kurang tidur, akhir akhir ini aku kurang tidur, terlebih lagi mengikuti pertemuan antar pemimpin akademi yang membuatku semakin melemah.." Jelas Haxor.


"Hentikan pemimpin.. jangan bangun dulu, istirahatlah terlebih dahulu" Ucap Lyn sambil kembali membaringkan Haxor.


Tetapi Haxor tetap memaksakan diri dan bangun, saat ia bangun tiba tiba ia pun merasakan pusing dan sakit di kepalanya yang membuatnya seketika pingsan.


"Pemimpin!!" Panik Uika dan Lyn.


(Boooommmmm!!!!!!!!!!!)


Ledakan yang besar dan dasyat tercipta akibat benturan sihir elemen api milik Rangga sensei dan sihir kegelapan milik Kenma.


Kabut asap pun tercipta dan menutupi seluruh akademi.


Tiba tiba Kenma muncul di belakang Rangga sensei dan mencakarnya, Rangga sensei yang menyadarinya pun langsung menebas tangan Kenma.


(Slash!!!)


Tangan Kenma berhasil terpotong, Kenma pun langsung menjauhi Rangga sensei dan kembali tersenyum.


"Kau semakin hebat saja Rangga!" Seru Kenma.


Tetapi Rangga sensei tidak memperdulikan ucapan Kenma, Rangga sensei langsung berlari ke arah Kenma dan menyerangnya.


(Slash! slash! slash! slash!)


Serangan Rangga sensei berhasil di hindari oleh Kenma, tetapi Rangga sensei terus menyerang.


"Agh!!!" Kenma pun menendang Rangga sensei dengan kuat yang membuatnya seketika terpelanting.


Tangan Kenma kembali beregenerasi dan Kenma pun kembali menyerang Rangga sensei.


(Swof!!)


Rangga sensei yang menyadari Kenma akan menyerang pun mempersiapkan dirinya.


"Fire!!-" Pedang Rangga sensei kembali terbakar api membara dan Rangga sensei bersiap menebas Kenma.


Kenma pun muncul tepat di depan Rangga sensei, Rangga sensei langsung mengayunkan pedangnya.


(Slash!!!)


(Srk!!!)


Asap kabut pun perlahan menghilang, Veliona dan yang lainnya seketika sangat terkejut.


Rangga sensei berhasil menebas lengan Kenma, tetapi ia juga terkena serangan Kenma.


Kenma berhasil menusuk perut Rangga sensei dengan kukunya yang sangat tajam itu.


"Ugh!!!" Rangga sensei pun memuntahkan darah dari mulutnya.


Kenma pun menarik tangannya dan menendang Rangga sensei dengan sangat kuat yang membuatnya terpelanting sangat jauh.


(Bom!!!!)


Kenma tiba tiba menghilang dan muncul tepat di depan Siyon, ia menendang Siyon dengan sangat kuat.


Tidak hanya Siyon, Kenma kembali menghilang, ia kemnali muncul tepat di depan Uika dan Lyn.


Kenma pun menendang mereka berdua dan menginjak Haxor dengan kuat.


"Lemah sekali!.." Ucap Kenma.


Tiba tiba Veliona muncul tepat di belakang Kenma dan langsung mengayunkan sabitnya.


(Slash!!!)


(Broke!!)


Kenma dengan santai menangkap dan menghancurkan sabit Veliona yang membuatnya sangat terkejut.


...-Disisi lain-...


Zen perlahan bangun dari pingsannya, ia hanya bisa membuka mata kanannya karena mata kirinya terasa sangat sakit dan tidak bisa ia buka.


Ia melihat Kenma yang menendang Veliona dengan kuat.


Veliona pun terpelanting dan Kenma melempar sebuah duri yang langsung mengarah ke Veliona dan menancap di lengan kanannya.


"Ahh!!!" Teriak Veliona kesakitan.


"Veliona!!!!" Gumam Zen.


...-Disisi lain-...


Jauh di dalam hutan Rui terlihat sangat kesal dan sangat emosi, ia pun berniat menciptakan portal dan langsung menghampiri Kenma, ia berniat membunuh Kenma dengan tangannya sendiri.


Tiba tiba Shin menahannya dan mengucapkan "Tenang dulu Rui, aku tau tujuanmu sebenarnya, tapi jika begini tujuanmu akan ketahuan dan pasti akan di musuhi oleh Iblis bahkan raja Iblis lainnya" Ucap Shin.


"Ghh!!!!!!" Rui pun sangat emosi dan hampir kehilangan kendali.


"Jika dia membunuhnya! aku tidak akan mengampunimu!!! ingat saja itu! Kenma!!!!!!" Kesal Rui.


"Tenanglah dulu" Ucap Shin.


...-Disisi lain-...


Kenma tiba tiba muncul tepat di depan Veliona dan menginjaknya.


"Agh!!!" Teriak Veliona kesakitan.


"Sudah ku bilang.. aku akan membunuh kalian semua!.. matilah kalian!!" Seru Kenma sembari menciptakan sebuah duri hitam di tangannya.


(Srk!!)


Kenma menusukkan duri itu di lutut Veliona yang membuatnya sangat kesakitan.


"Ahhh!!!!!" Teriak Veliona.


...~Bersambung~...