The World Of Sword And Magic

The World Of Sword And Magic
Eps 77 : Demonic Ancestral Power



(Skhs skhs skhs skhs)


Jauh di arah timur, terlihat Koruga sedang berjalan melewati rerumputan yang terbuat dari sihir, Koruga dengan santai jalan ke arah sebuah kerajaan Iblis yang bernama Vlea.


"Hah.. membosankan sekali" Keluh Koruga.


Koruga pun menjentikkan jarinya, di saat yang bersamaan, sebuah portal pun muncul di depannya.


Seorang Iblis pun keluar dari portal itu dan langsung tunduk di hadapan Koruga.


"Maaf tuan muda, jika hamba muncul secara tidak sopan dan menghalangi anda, apa ada yang tuan butuhkan sehingga memanggil hamba??," Tanya Iblis itu.


"Oi Ren, carilah seorang anak remaja ia memiliki rambut hitam, hawa keberadaan yang unik, tapi jika kamu menemukan anak berambut putih dan hawa keberadaan unik, dia adalah anak yang ku maksud" Jelas Koruga.


"Baik tuan!.. tapi apa yang harus hamba lakukan saat sudah menemukan anak itu?" Tanya Iblis itu.


"Bunuhlah dia!"Perintah Koruga.


"Baik tuan!" Iblis itu pun kembali memasuki portal dan portal itu pun menghilang.


Koruga pun kembali berjalan dan sedikit tersenyum.


"Mari kita lihat, apakah kau sudah berkembang, Zen!" Gumam Koruga sembari tersenyum.


Saat sedang santai berjalan, tiba tiba beberapa Iblis menghalangi jalan Koruga saat ia ingin memasuki gerbang kerajaan.


"Oi oi, bocah, apakah kau anak yang baru pindah ke kerajaan ini??, ahahaha sebaiknya kau pergi saja, tempat ini bukanlah tempat untuk Iblis rendahan sepertimu!" Seru Iblis itu.


Koruga pun hanya terdiam menahan emosinya.


"Oi oi! kau dengar atau tidak!?" Seru Iblis lainnya sembari memukul kepala Koruga.


"Matilah!" Kesal Koruga.


Aura yang sangat mematikan dan tidak masuk akal pun langsung menyambar seluruh kerajaan itu, Iblis Iblis yang menghalangi jalan Koruga seketika tewas karena tidak mampu menahan Aura milik Koruga yang sangat tidak masuk akal itu.


...-Disisi lain-...


Ratu Iblis kerajaan itu yang sedang duduk dan menikmati kesenangannya pun seketika terkejut karena merasakan Aura yang sangat tidak masuk akal menyambar ke arahnya.


Ia pun langsung berlari keluar dari istana miliknya dan disusul oleh bawahannya.


"Apa yang terjadi!?!" Panik ratu Iblis itu.


"Kak Vlea!" Teriak Iblis perempuan dari kejauhan sembari menghampirinya.


"Kak! kabar buruk!! seorang anak laki laki berambut putih yang di ramalkan tiba tiba muncul di depan gerbang!!" Jelasnya sangat panik.


"Apa!!!??!!" Panik ratu Iblis.


"Nona Vlea!!" Panik bawahannya sembari berlari ke arahnya.


"Ada apa?!" Panik ratu Iblis.


"Anak itu membunuh sepuluh Iblis tingkat menengah dengan sangat mudah! apa yang harus kita lakukan!!?!!?" Panik bawahannya.


"Tch!" Ratu Iblis itu pun langsung berlari keluar dari istana dan disusul oleh bawahannya.


...-Disisi lain-...


"Fire ball!!!!!" Sepuluh Iblis pun langsung menyerang Koruga dengan bola api yang besar.


"Tch!" Koruga pun menjentikkan jarinya yang membuat semua bola api itu seketika menghilang.


"Iblis Iblis rendahan yang hanya mampu mengeluarkan kemampuan anak anak, sebaiknya kalian musnah saja" Kesal Koruga.


Koruga kembali menjentikkan jarinya yang membuat semua Iblis di sekitarnya seketika terbakar oleh api hitam.


"Aahhh!!!!!!!" Para Iblis itu pun seketika terbakar dan musnah menjadi abu.


"Black fire spear!!!" Tombak api berwarna hitam pun langsung mengarah ke Koruga.


Koruga pun menahan tombak itu hanya dengan satu jari dan tombak itu seketika hancur tak bersisa.


"Berhenti!!" Perintah Vlea si ratu Iblis.


"Tch! serangga pengganggu lagi lagi muncul!!" Kesal Koruga.


"Apa yang kau inginkan disini!!?" Tanya Vlea.


Koruga pun dengan santai menjawab "Aku menginginkan tahta kerajaan ini" Jelasnya.


Vlea pun terkejut dan bertanya "Kenapa kau menginginkan kerajaan ini!?" Tanyanya.


"Aku hanya melakukan apa yang aku inginkan, jika kau tidak akan memberikannya, aku hanya perlu memusnahkan kalian semua saja" Jelas Koruga.


"Deadly fire of darkness," Sebuah bola api berwarna hitam gelap dan mematikan pun muncul di tangan Koruga.


(Dug dug!!)


"Apa apaan ini!!!??!!!" Panik Vlea.


Vlea pun seketika terduduk lemas dan putus asa saat melihat bola api milik Koruga yang sangat besar dan tekanannya yang sangat tidak masuk akal.


"Matilah kalian semua" Koruga pun melemparkan bola api itu ke permukaan.


(Booooooooooooooooooommmmmmmmm!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!)


Ledakan yang sangat dasyat pun tercipta.


...-Disisi lain-...


Veliona pun bangun dan keluar dari kolam.


"Hei, Veliona kamu mau kemana??" Tanya Rily.


"Aku ingin mengejar naga itu" Jelas Veliona.


"Eh? naga itu?" Bingung Rily.


"Baiklah, mari kita bersiap siap untuk membantu naga itu," Ucap Siyon.


Mereka semua pun mengenakan pakaian mereka dan mencari keberadaan naga putih itu.


...-Disisi lain-...


"Berhentilah kau sialan!!" Sihir kegelapan yang besar pun langsung menghantam naga putih itu yang membuatnya langsung jatuh ke permukaan.


"Ghaa!!!!" Naga itu pun terkapar dipermukaan dengan banyak bekas luka di tubuhnya.


Ratusan Iblis itu pun mendarat ke permukaan.


"Hahaha! akhirnya kau jatuh juga naga sialan!!!" Kesal Iblis itu.


Iblis itu pun mendekati naga putih itu dan berniat membunuhnya.


"Matilah!!!" Iblis itu pun menciptakan pedang hitam besar di tangannya dan menusuk naga itu.


(Swof!!!)


(Ting!!!!!)


Sebelum pedang itu menancap di kepala naga putih itu, Zen terlebih dahulu menepis pedang Iblis itu dengan belati miliknya.


"Siapa dia!!?!" Gumam Iblis itu.


"Agh!!!??" Zen pun dengan cepat menendang Iblis itu yang membuatnya seketika terpelanting sangat jauh.


(Boomm!!!!)


"Si...apa..." Gumam naga putih.


Naga putih itu pun terkejut karena ia seakan akan melihat sosok Rex sang pahlawan yang telah menyelamatkan hidupnya dulu.


(Tk.. tk.. tk.. tk..)


Seorang Iblis pun berjalan mendekati Zen.


Ternyata Iblis yang berjalan mendekati Zen adalah Iblis tingkat atas tingkat pertama.


"Siapa kau, kenapa kau menghalangi kami?" Tanya Iblis itu.


Zen pun dengan tenang menjawab "Aku hanya melakukan apa yang ingin ku lakukan" Jelas Zen.


"Minggirlah jangan menghalangi kami, jika tidak, kau akan menerima akibatnya!" Jelas Iblis itu.


"Teknik katana-" Siyon~


(Tst!!)


(Swof!!)


(Slash slash slash! slash! slash!!)


"Ahhh!!!!" Beberapa Iblis pun tumbang terkena tebasan katana milik Siyon.


"Consecutive slash" Siyon~


"Hei hei! apa apaan ini!!?!" Panik Iblis lainnya.


(Slash!! slash!!)


"Aghh!!!!!" Para Iblis pun tumbang satu demi satu.


"Red rose!" Veliona~


(Bom!!!!)


Ledakan bunga rose berwarna merah pun membuat puluhan Iblis seketika tumbang dan tak sadarkan diri.


"Hebat sekali" Gumam Rily takjub.


Veliona pun melihat ke arah Iblis tingkat atas itu, ia pun sedikit terkejut karena melihat Zen yang berada tepat di depan Iblis itu.


"Zen?!!!," Gumam Veliona.


...-Disisi lain-...


Zen pun hanya menatap Iblis itu dengan tatapan polos yang membuat Iblis itu semakin kesal.


"Sialan kau!" Kesal Iblis itu.


(Slash!!!!)


(Ting!!!)


"Apa!!??" Iblis itu sangat terkejut karena Zen menahan tebasan pedangnya yang sangat cepat dan kuat hanya menggunakan sebuah belati di tangannya.


"Bagaimana bisa!?!" Gumam Iblis itu sangat terkejut.


"Maaf sepertinya waktumu sudah berakhir" Ucap Zen.


"Apa maksudmu!?" Tanya Iblis itu.


(Slash!!! bf!!!)


Zen menebas tubuh Iblis itu dan tepat mengenai inti sihir miliknya, tebasan Zen pun menciptakan api dan membakar tubuh Iblis itu berserta inti sihir miliknya.


"Hebat sekali!" Gumam Veliona takjub.


...~Bersambung~...


...(Pesan Author)...


...Hai semuanya, Author merekomendasikan sebuah novel yang berjudul >Riana Story In Another World< atau kisah kehidupan adiknya Zen, karena ceritanya akan cukup menarik dan mungkin akan lebih keren, cerita dari novel ini akan saling bersangkutan hingga tamat, selamat membaca semuanya 😉🙏🏻...