
Bola kegelapan itu pun menyusut dan menghilang, Valine yang merasakan ancaman luar biasa pun langsung menjauhi tempat itu sejauh jauhnya.
Dan di saat Valine menjauh, bola kegelapan itu tiba tiba saja muncul dan langsung menyerap dan memakan apapun yang ada di sekitarnya.
(Nging!!!!!! Boooooooooooooooooooommmmmmmmmmmmmmm!!!!!!)
Ledakan pun tercipta, api kegelapan pun membakar negara Vampire hanya dalam dalam hitungan detik saja.
Valine pun seketika sangat sangat terkejut saat melihat negaranya yang sudah hancur hanya dalam kedipan mata.
"Tidak mungkin?!!!!" Gumam Valine sangat terkejut dan tidak percaya.
Tiba tiba Koruga muncul tepat di depan Valine yang langsung menyerang Valine menggunakan Pedang kegelapan di tangannya sembari mengatakan "Matilah!"
Valine yang mendengarnya pun menunjukkan ekspresi kemarahannya terhadap Koruga sembari mengucapkan "Iblis sialan!!!" Geram Valine, dan di saat yang bersamaan pedang itu pun menancap tepat di jantung Valine.
Tetapi hal yang tidak terduga terjadi, Koruga tiba tiba kembali ke istananya tepat satu hari sebelum ia menyerang negara Vampire, ia terlihat sedang terduduk di bangkunya dan terlihat juga 10 bawahan Iblisnya dan tangan kanan Iblisnya yang sedang tunduk tepat di depannya.
Koruga pun terhanyut lamunan yang membuat mereka semua sedikit kebingungan, tiba tiba Lucifer pun memanggilnya.
"Ada apa Koruga??" Tanya Lucifer kebingungan.
Koruga pun mengucapkan "Ada seorang gadis Vampire yang memutar ulang waktu" Ucap Koruga dengan sangat yakin yang membuat mereka semua terkejut.
Karena mereka merasa dari tadi mereka hanya melihat Koruga yang duduk termenung di tahtanya.
Koruga pun bangun dan mengucapkan "Aku akan memastikannya" Ucap Koruga sembari bangun dari tahtanya.
...-Time Skip-...
Kejadian yang sama pun kembali terulang, tetapi terdapat sebuah keanehan yaitu Valine yang sudah menyadari akan kedatangan Koruga, walau begitu negara Vampire tetap hancur dan Koruga kembali membunuh Valine.
Saat Valine terbunuh, Waktu pun kembali terulang, Koruga yang kembali sadar tepat seperti sebelumnya, Koruga yang sudah yakin pun tersenyum dan mengucapkan.
"Kalian semua, hancurkanlah negara Vampire, sisakan seorang gadis Vampire, jangan bunuh dia, segel lah dia, jika tidak dia akan kembali memutar waktu" Jelas Koruga.
Semua bawahan Koruga pun sedikit kebingungan, tetapi mereka mengikuti perintah Koruga karena mereka yakin, jika Koruga tidak mungkin salah perhitungan.
...-Time Skip-...
Satu hari pun berlalu, Valine pun terlihat sedikit kebingungan karena Koruga yang tak kunjung muncul, padahal ia sudah mempersiapkan banyak jebakan dan juga membawa pasukan elit untuk menyergap Koruga saat ia datang.
"Apa dia sudah menyerah?" Gumam Valine sedikit lega karena ia berfikir jika Koruga sudah menyerah.
Saat Valine sudah tenang tiba tiba firasat buruk seketika muncul, dan benar saja sebuah meteor yang sangat besar jatuh dari langit bersamaan dengan munculnya sabit roda api yang terus bergelinding dengan cepat merusak seisi kota negara Vampire.
"Apa apaan ini?!" Gumam Valine sangat terkejut.
Negara Vampire pun mengalami kerusakan parah akibat meteor yang jatuh dan sabit roda api yang membunuh semua orang serta merusak semua bangunan dengan sangat brutal.
Tiba tiba seorang gadis dengan topeng oni muncul di hadapan Valine, gadis itu adalah Serika, terlihat Serika yang memasang kuda kuda dan siap menyerang mereka semua yang sedang bersembunyi di balik dinding.
"Teknik katana" Serika pun mengeluarkan katana miliknya dan bersiap menyerang mereka.
"Oni No Ranpeijisurasshu"
...•...
...鬼...
...の...
...ラ...
...ン...
...ペ...
...イ...
...ジ...
...ス...
...ラ...
...シ...
...ュ...
...•...
...(Tebasan Amarah Oni)...
(Slash!!!)
Serika pun mengayunkan katananya dengan sangat cepat dan di saat yang bersamaan kepala oni pun muncul dan berteriak ganas ke arah Valine dan bawahannya.
Valine dan bawahannya pun seketika sangat terkejut saat serangan itu mengarah ke arah mereka.
(Boooooommmmmmm!!!!!!!!!!!!)
Ledakan dasyat pun tercipta, Valine berhasil menyelamatkan dirinya tetapi tidak dengan para bawahannya.
Saat ia melompat tinggi di udara, tiba tiba muncul kubus cahaya yang langsung mengurungnya.
"Tertangkap...." Ucap Lucifer sembari tersenyum senang.
"Torita.. Shina.. ini untukmu.." Ucap Lucifer sembari melempar kubus itu ke sebuah portal di atas kubus itu.
Valine pun seketika terteleport ke sebuah tempat yang sangat jauh dari negara Vampire dan sudah terdapat Torita dan Shina yang menunggunya di sana.
"Sampai juga akhirnya" Ucap datar Torita sembari mengangkat tangannya.
"Area" Tiba tiba tekanan dasyat langsung menghantam ke Valine, Area kegelapan yang sangat menyeramkan tercipta, rantai rantai yang terdapat bola besar dan berduri sangat tajam pun berayun ayun dengan sangat cepat di dalam area tersebut.
"Apa maksudnya ini?!!" Panik Valine karena ia baru pertama kali melihat area yang seperti itu.
"Aku hanya akan menutup penglihatannya, segel lah dia, Shina" Ucap datar Torita.
Shina pun menganggukkan kepalanya.
"Teknik kegelapan..."
Tiba tiba kertas kecil dan tipis pun berjatuhan dari langit langit area milik Torita, kertas tersebut berisi tulisan tulisan terkutuk dan terlihat kepala tengkorak yang mulai bermunculan di sekitaran Shina.
"Jurei Insho"
...•...
...呪...
...霊...
...印...
...章...
...•...
...(Segel Roh Terkutuk) ...
Tiba tiba kertas kertas dengan tulisan terkutuk pun memunculkan rantai rantai kutukan yang langsung mengikat lengan dan kaki Valine.
Rantai tersebut pun menetralkan semua jenis sihir dukungan yang membuat Valine tidak dapat menggunakan teknik darah Vampire untuk memperkuat dirinya.
"Agh!!!!!" Valine pun berusaha memberontak, tetapi kekuatannya tidak cukup kuat untuk menghancurkan rantai kutukan itu.
"Sudah selesai" Ucap Torita yang langsung menghilangkan area miliknya.
Di saat yang bersamaan, tiba tiba Cendra muncul tepat di belakang Valine sembari mengatakan "Hebat!.. hebat sekali... sepertinya sekarang giliranku ya... waktunya berpindah!..." Ucap Cendra sembari tersenyum.
Cendra pun memukul permukaan tepat di bawah Valine dan seketika ia berteleport tepat di sebuah dunia bawah tanah tempat dimana ia terkurung selama ratusan tahun.
Setelah kejadian itu, Valine hanya dapat melihat peperangan dan kehancuran dunia melewati seekor kelelawar yang ia ciptakan hingga peperangan dunia selesai, Valine pun merasa tenang dan menghilangkan kelelawar yang ia ciptakan sebelumnya, tetapi selama ratusan tahun berlalu, dunia kembali berubah, perdamaian kembali terpecah dan munculnya blue hell hound yang mulai menjaga Valine di dunia bawah hingga saat ini.
...~Bersambung~...