Say No To Drugs

Say No To Drugs
Bab 34



Kenapa nggak ada yang ngasih vote author, author jadi sedih.....😭😭


yuk bantu vote author biar author makin semangat up nya. ...🤗🤗🤗


*


*


*


"Ada sesuatu yang ingin aku ceritakan padamu!" kataku.


"Katakanlah ada apa!" kata Abhimana.


aku pun menarik nafas panjang dan mulai menceritakan mimpiku semalam,semua yang kulihat dan kualami kuceritakan pada Abhimana tanpa ada hal yang ku tutup-tutupi.


Abhimana pun mendengarkan ceritaku dengan seksama,sesekali ia mengubah posisi duduknya dan manggut-manggut,dan setelah aku selesai menceritakan semua kejadian dalam mimpiku ia pun mulai angkat bicara.


"Itu bukan mimpi biasa,tidak semua orang bisa memimpikan hal seperti itu!" kata Abhimana.


"Aku pun sebenarnya merasa seperti itu,tapi apa maksud dari mimpiku itu?" kataku.


"Aku pun tak tahu pasti apa maksud dari mimpimu itu,tapi aku merasa sepertinya akan ada hal besar yang akan menghampirimu dan mengubah hidupmu!" kata Abhimana berpendapat.


"Satu hal yang aku tahu dari mimpi itu adalah agar kau memperbaiki dirimu dan kembali kejalan yang benar!" ujar Abhimana lagi.


Aku pun termenung dan memikirkan setiap kata yang diucapkan oleh Abhimanadan aku merasa apa yang sudah dikatakan olehnya menang benar.


Selama ini aku selalu menjauhkan diri dari Allah,aku seorang muslimah tapi aku tak pernah menjalankan kewajibanku sebagai seorang muslim,aku malah terus merutuki nasib buruk yang sudah menimpaku dan yang lebih parah lagi aku memilih narkoba sebagai pelarian dalam setiap masalahku.


Air mataku pun menetes mengingat semua kesalahan yang telah kuperbuat.Kini aku mulai sadar dan aku ingin berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi.


"Kau memang benar Abhimana dan mulai sekarang aku ingin berubah menjadi pribadi yang lebih baik,maukah kau membantuku untuk berubah?" kataku.


"Dengan senang hati aku akan membantumu" jawab Abhimana sambil tersenyum.


"Oh ya Kania aku punya kabar penting untukmu?" kata Abhimana lagi.


"Apa?" tanyaku.


"Tadi pagi aku mendengar dari temanku kalau di Jawa barat ada tempat rehabilitasi ketergantungan narkoba yang berbasis islami" kata Abhimana.


"Maksudnya?" tanyaku tak mengerti.


"Maksudnya tempat itu adalah sebuah pesantren sekaligus tempat rehabilitasi bagi pecandu narkoba,mereka menerapkan cara-cara islami sebagai metode penyembuhan" jelas Abhimana.


"Disamping kau menjalani pengobatan dari ketergantungan kau juga bisa mendalami lagi ilmu agama disana!" lanjut Abhimana.


"Itu hal yang sangat bagus Abhi,dimana letak pesantren itu?" kataku.


"Alamat lengkapnya sih aku belum tahu tapi tadi temanku bilang letaknya ada di Sukabumi Jawa barat, kalau kau mau aku akan tanyakan alamat lengkapnya pada temanku,jadi kita bisa langsung kesana dan melihat bagaimana metode penyembuhannya secara langsung" kata Abhimana.


"Ya aku setuju Abhi,coba kau tanyakan alamat lengkapnya pada temanmu itu!" kataku.


"Baik nanti aku akan tanyakan alamat lengkapnya pada temanku dan secepatnya aku akan mengabarimu" kata Abhimana.


"Ngomong-ngomong apa kamu nggak pengen pesan makanan?" tanya Abhimana.


"Tidak aku masih kenyang kebetulan tadi aku sudah makan dirumah,aku mau pesan minuman saja!" jawabku.


"Kalau begitu aku panggilkan pelayan dulu!" kata Abhimana.


"Mbak saya mau pesan iced taro latte satu!" kataku menyebutkan pesananku sesampainya pelayan itu dimeja kami.


"Kamu mau pesan apa Abhi?" tanyaku pada Abhimana.


"Aku pesan spaghetti bolognese sama minumannya es jeruk aja!" kata Abhimana menyebutkan pesanannya.


Pelayan pun mencatat semua pesanan kami dan segera berlalu.


Tak berselang lama pesanan kami pun datang dan kami pun mulai menikmati pesanan kami sambil mengobrol hal-hal ringan.


Tak terasa hari mulai sore,aku pun memutuskan untuk segera kembali kerumah karena merasa kasihan pada bayiku.


...****************...


Hari ini Abhimana akan mengajakku melihat ketempat rehabilitasi yang pernah ia bicarakan waktu itu.Pagi-pagi sekali ia sudah menjemputku untuk segera berangkat agar tidak terlalu siang sesampainya disana.


Perjalanan kami berlangsung selama beberapa jam dengan menggunakan transportasi darat,aku memutuskan untuk memejamkan mata saja karena aku masih sedikit mengantuk.


Saat kami hampir tiba ditempat tujuan Abhimana membangunkanku dan menunjuk kearah luar jendela,aku pun menoleh kearah yang ditunjuk oleh tangannya.


Aku sangat terpukau dengan keindahan alam disana,sebuah pemandangan yang sangat indah.


Tampak hamparan sawah yang tertata sangat cantik dengan padi yang mulai menguning siap untuk dipanen,sungai yang berkelok-kelok, gunung yang tertutup oleh kabut dan pepohonan rindang yang tumbuh disepanjang jalan.


Hembusan angin sepoi-sepoi dan udara yang sejuk membuat hati menjadi tentram dan betah berlama-lama berada disana.


Tak terasa kami pun telah sampai ketempat tujuan,kami segera turun dari mobil dan masuk kedalam pesantren.


Didalam kami disambut oleh sesepuh pondok pesantren ini yang juga kyai dari pesantren ini, beliau mengajak kami masuk ke kediamannya.


Setelah sedikit berbasa-basi kami pun mengutarakan maksud dan tujuan kami datang kemari yaitu ingin tahu bagaimana metode penyembuhan disini.Dengan sabar dan penuh senyuman pak kyai pun menjelaskan seluruh metode penyembuhan disini.


Beliau menjelaskan bahwa penyembuhan narkoba di pesantren ini adalah upaya pembetulan pikiran dengan cara-cara islami.Yang dibetulkan disini adalah cipta melalui akidah,rasa melalui akhlak dan perbuatan melalui syariat.


Metode yang diterapkan dipusat rehabilitasi narkoba ini dijalankan minimal selama tiga bulan dan melalui tiga tahapan,yaitu penyembuhan, rehabilitasi,dan bina lanjut.


Salah satu metode yang dilakukan adalah dengan pensucian diri melalui mandi.


Menurut beliau mandi adalah pencuci hadas besar yang paling manjur,begitu penderita ketagihan mereka langsung dimandikan lalu diajak untuk menjalankan ibadah sholat dan diteruskan dengan berzikir.


Sebelum menjalani seluruh rangkaian peyembuhan pertama-tama penderita dimandikan pukul 02.00 wib, setelah mandi diteruskan dengan pelaksanaan ibadah terus-menerus sampai pukul 21.00 wib.


Ibadah yang dilakukan disini antara lain menjalankan seluruh sholat wajib, sholat sunah sebelum dan sesudah sholat wajib,dan sholat sunah khusus seperti sholat taubat, sholat awabin, sholat birrulwalidaini dan lihifdhil iman.


Setelah memberi penjelasan panjang lebar Pak kyai pun menunjukkan tempat-tempat rehabilitasi disini yang disebut dengan rumah remaja inaba.Setiap inaba dihuni oleh 30 orang untuk laki-laki dan 10 - 15 orang untuk perempuan.Setiap inaba dibina oleh lima pembina ibadah.


Selain melihat tempat-tempat rehabilitasi kami pun melihat secara langsung proses penyembuhan disana.


Setelah lama berputar-putar dan melihat langsung proses penyembuhan kami pun kembali ke kediaman Pak kyai.


"Bagaimana mbak apa anda tertarik untuk menjalani rehabilitasi disini?" tany pak kyai setelah kami sampai dikediamannya.


"Saya mau pikir-pikir dulu pak kyai!" jawabku.


"Silahkan,kalau mbak sudah mantap dengan keputusan mbak maka mbak bisa langsung datang kemari" kata pak kyai ambil tersenyum.


Tak terasa hari semakin sore,kami pun memutuskan untuk pamit undur diri agar tidak kemalaman dijalan.