
Bab.6.
Sudah Jam dua dini hari Dy baru pulang dari Bar. Samuel teman minumnya Dy tinggalkan di Bar.
Setelah membayar pesanan dan memberi Tip kepada Bartender 20% Dy langsung kembali ke Kamar Hotel.
Rasa kantuk membuat Dy kurang waspada ketika badannya membentur badan seorang gadis yang berpapasan di luar Bar.
" You Crazy.." Umpat gadis itu lalu mendorong badan Dy yang tinggi semampai.
" Aku minta maaf " Sahut Dy menahan dorongan gadis itu.
" Kamu kurang ajar " Seorang laki-laki setengah mabuk memukul ngawur ke badan Dy.
Dy berkelit dan berusaha menghindar, tentu masalah ini harus Dy hindari.
Tapi tidak semudah yang Dy pikirkan, mereka seperti sebuah "Geng" kecil yang solid membela temannya.
Dy meladeni empat orang lelaki muda yang mungkin seumuran dengan Dirinya.
Tentu saja Dy dengan mudah berkelit dan mengeluarkan Jeb-jeb ringan kewajah Mereka.
Last minute...Dy membuat ambruk empat pemuda itu dengan gampang.
Sebelum keadaan memburuk Dy mengambil langkah seribu.
Nafasnya tidak teratur, sepanjang lorong menuju kamarnya Dy menembak CCTV dengan laser.
Tidak boleh ada jejak!!.
Sampai di depan Kamarnya Dy cepat-cepat membuka Pintu.
Dy langsung ke Wastafel mencolok mulutnya dan mengeluarkan semua minuman yang masuk ke lambung.
Semua senjata yang ada di badannya ditaruh dengan rapi.
Setelah itu Dy langsung ketempat tidur, tanpa mengganti baju.
Alarm dari GSM nya berbunyi, Dy menggeliat malas.
Sudah pukul 08.00 waktu Singapore.
Dy bangun dan ke Kamar mandi.
Bersiap-siap untuk menjalankan tugas.
Sebelum itu Dy harus breakfast dulu di Restoran.
Sebelum ke Condominium Dy sekali lagi membaca Biodata Aktor yang harus Dy kawal.
Dy mulai membaca Lifestyle JOVAN.
*Biography
Full Name : Jovan Wee
Nick Name : Jojo
Born Place : Mandalay Road Singapore.
Born. : January 12, 1993
Age. : 27 Years old (as in 2020)
Sun Sign : Capricorn
Nationality : Singapore
Religion. : Buddha.
Education : Lower Fields Primary School.
Occupation : Actor.
House. : Condominium.
*Body Statistics
Body-Build : Slim
Height. : 5 ft 9 in or 175 cm
Weight. : 66 kg or 145½ lbs
Eye Color : Light Brown
Hair Color : Black
Favorite : Food – Pasta with Bolognese or Spicy Chicken.
Masih muda dan ganteng.
Dy menarik nafas panjang dan membuangnya kasar.
Disini Dy tidak boleh manja, karena harga Mobil dua kali lipat mahalnya.
Untuk itu Dy harus membiasakan diri kemana-mana naik MRT atau berjalan kaki.
Sekarang tugas Dy menyamar menjadi Bodyguard, akan mengawal kemanapun Jovan pergi.
Sepertinya tugas ini tidak begitu berat dan tidak terlalu lama.
Karena tugas ini akan terhenti apabila Jovan sudah melewati masa dimana seluruh Saudara Tirinya mengakui Jovan adalah Anak Kandung dari Papa Mereka.
Dan yang kedua adalah Jovan harus sudah bertunangan atau beristri.
Sepertinya perkara ini mudah.
Tadi malam di Bar Dy mencoba menggali masalah Jovan ini lewat Samuel.
Hanya dengan di traktir dua kali minuman Samuel bercerita tentang Jovan dan Ibunya dalam pandangan umum.
Keberadaan Jovan.
Sudah rahasia umum bahwa Jovan adalah Anak dari Mr Chang yang sekarang lagi terbaring sakit di Rumah Sakit Mount Elizabeth.
Menurut Dinhapore post sebagai Anak kandung dari Mr Chang, Jovan tidak ambil pusing atas sikap Keluarga Papanya.
Yang menjadi masalah adalah Istri dan Anak Mr Chang yang Sah, menuntut supaya Jovan mundur dalam pembagian waris.
HARI PERTAMA.
Dy memakai Outfit yang lebih Wahh..
karena yang akan di hadapinya adalah seorang Aktor Peran.
Perjalanan ke Condominium Jojo ( Jovan akan dipanggil Jojo oleh Dy).
akan di lakukan dengan naik MRT.
Disini Dy akan bekerja sendiri, tanpa Mobil canggih atau bantuan Papanya.
Dy akan membuang dirinya disini, supaya Beck puas. Kemarin Private Jet yang Beck siapkan tidak di sentuhnya. Dy lebih memilih naik Busines Class dengan kocek nya sendiri.
Waktu sampai di Bandara Changi, Dy berharap bayangannya mengikuti, tapi tidak. Beck bilang Dilan tugas ke Cina.
Lengkap sudah deritanya.
Sebuah Jam tangan modern melingkar di lengannya.
Jam tangannya ini disamping untuk merekam adalah untuk menunjukkan lokasi. Jadi disini Dy tidak perlu khawatir kesasar atau target ada dimana.
Semua sensor aktif.
Semoga hari-harinya bisa Dy lalui dengan cepat, tanpa ada masalah.
Dy sudah sampai di Cairnhhill Nine.
Sebuah hunian Highend yang menjulang tinggi menungggu kedatangan Dy.
Dengan membuang rasa rindu kepada Aby, Dy mantap naik ke lantai 25.
Ke kediaman Jojo sang Aktor.
Disini dilengkapi dengan beragam fasilitas seperti kolam renang sepanjang 50 meter, kolam renang anak, area barbeque, ada juga ruang berkumpul atau
clubhouse, masing-masing di lantai enam dan tujuh.
Di dalamnya terdapat gym, ruang simulasi golf hingga ruang Wine.
Setiap unitnya dilengkapi dengan sistem Smart home yang terintegrasi.
Kunci pintu utama sifatnya cadangan karena penghuni cukup menggunakan sidik jari atau kode password untuk masuk.
Akhirnya Dy sampai di depan pintu besar
no.527. C. Glady.
Seorang laki-laki setengah baya menyambut kedatangan Dy.
" Selamat pagi Dy, Saya Lee Ming she Manager Jojo. Silahkan duduk."
Sambut Mr Lee sopan, setelah Dy masuk ke Ruangan Condominium.
" Pagi Mr." Sahut Dy tersenyum. Disini Dy akan memakai bahasa Inggris atau Mandarin. Tapi kalau Tuan rumah memakai bahasa Singlish atau bahasa kesehariannya Dy menyerah, karena tidak mengerti.
" Saya tidak menyangka Nona secantik ini, karena di photo Nona kelihatan biasa saja. Semoga Nona betah di sini dan yang terpenting Nona betah meladeni Tuan Saya." Kata Mr Lee tersenyum.
" Trimakasih Mr. Saya akan membantu Anda pada koridor yang telah di sepakati. Saya tidak mau meladeni Tuan Jojo kalau keluar dari jalur kesepakatan.
Kecuali ada hal-hal yang mendesak yang membuat Saya harus bertindak."
Sahut Dy tegas. j
" Beck sangat beruntung punya Anak buah seperti Nona. Disamping Cantik, Nona sangat tegas dan begitu mahal."
" Terimakasih atas pujiannya. Saya ingin sedikit tahu Pukul berapa Tuan Jojo bangun"?, Tanya Dy tersenyum.
" Tergantung pekerjaannya." Sahut Mr Lee ikut tersenyum.
" Ow..begitu, berarti Saya harus membiasakan diri tidur di Sofa." Kata Dy melirik Sofa panjang di sebelahnya.
" Jangan khawatir Kami telah menyiapkan Kamar untuk Nona. Semua barang boleh Nona bawa masuk sekarang."
" Trimakasih Mr ..."
" Oke Dy, nyawa Tuan Jojo ada di tangan Anda. Saya akan kembali ke Kantor. Kalau Anda membutuhkan Saya atau mau bertanya sesuatu tentang Tuan, Call Me." Kata Mr. Lee menyalami Dy.
Mr Lee keluar Ruangan. Dy menyeret kopernya ke Kamar sebelah.
Kamar ini mirip seperti Kamar di Hotel.
Satu Bed ukuran 160x200 meter.
Ada almari, Sofa, Meja, Televisi dan kamar mandi dalam lengkap dengan Bathtub dan ruang ganti pakaian.
Tidak ada Filling Cabinet, terpaksa Dy menyimpan Koper Agent di dalam Almari
Portable. Tidak masalah, tidak perlu khawatir karena pintu depan hanya bisa di buka dengan sidik jari dan Password.
Dy ingat di Rumahnya pintu utama juga memakai sidik jari dan Password, sedangkan pintu gerbang memakai remote dan tertutup otomatis.
Setelah Dy selesai merapikan barangnya, Dy keluar Ruangan.
Dy memasang kancing Magnetik dan
memeriksa setiap ruangan sampai ke sudut-sudut dan mengecek ketebalan jendela kaca serta memastikan Railling balkon yang ada di belakang.
Kepala Dy melongok ke bawah, jalan Raya yang rapi dan bersih .
**********