I'M BODYGUARD

I'M BODYGUARD
PULANG



Bab.44.


Sebagai seorang Intelijen Dy merasa peka terhadap Ruangan Mr Chaow ini.


Walaupun belum di deteksi, Dy yakin Ruangan ini banyak "ranjau"nya.


Bisa saja CCTV ada di mana-mana.


" Sekarang Kamu mandi sebelum pulang.


Tradisi Kita disini adalah sebelum pulang harus mandi. Kamu boleh berendam di Bathub atau Kamu bisa memakai layanan SPA. Setelah Kamu betah disini Kita akan membiasakan diri mandi berdua". Ucap Mr Chaow mendekati Dy.


" Maaf Pak , Saya tidak biasa mandi


di tempat Orang. Saya mandi di Rumah saja. Saya disini hanya bawahan Bapak, tidak baik Saya mandi di kamar mandi Boss. Apa


kata Orang nanti". Sahut Dy cepat.


" Kamu pernah tidur dengan seorang lelaki. Making Love". Kata Mr Chaow menohok.


" Saya masih perawan dan Saya akan menjaganya, untuk itu Saya mempelajari Ilmu bela diri". Sahut Dy.


" Very good, Kamu idamanku. Tidak usah takut Papa akan melindungimu".


Kata Mr Chaow memegang tangan Dy lembut, meremasnya mesra.


Brengsek Mr Chaow tambah berani


saja. Ingin sekali bikin tendangan


maut ke wajah Mr Chaow


" Boleh Aku mencium keningmu?".


Dy diam, tapi terpaksa mengangguk.


Mr Chaow memeluk Dy dan mencium lembut kening Dy. Ada perasaan dongkol ketika Mr Chaow memeluknya.


" Trimakasih My Dear..


Aku sangat menikmati hari ini.


" Trimakasih Pak, Saya pamit". Sahut Dy cepat keluar. Untung tas Ranselnya tidak di periksa. Perasaannya lega bisa keluar dari Ruangan terkutuk itu.


Sudah pukul 16.15 waktu Thailand.


Sepanjang jalan menuju alte bis Dy merasa ada yang mengikuti.


Dy pura-pura tidak tahu dan masuk ke sebuah Starbucks Level 21.


Seorang Barista meladeninya dengan ramah. Dy mengambil tempat duduk di pojok dan mulai mengeluarkan Kaca mata Agent dan mengambil pematik sensor tubuh. Sensornya berbunyi, Dy menanggalkan Jaketnya dan melihat ada benda kecil di jaketnya


Ternyata Mr Chaow sudah menaruh sebuah CCTV mini di punggung jaketnya.


Berarti tadi waktu pelukan Mr Chaow menempelkan cctv mini di jaketnya.


Mr Chaow rupanya curiga kepadanya.


Tidak ada jalan lain, Dy memutuskan akan duduk 15 menit disini dan akan keluar tanpa jaket.


Kalau sengaja mencabut CCTV, itu berarti Dy mengerti disadap. Pikir Dy.


Setelah 15 menit Dy pergi ke Kamar kecil adalah ide jitu untuk melepaskan jaket. Setelah menyeruput kopinya Dy pergi ke Kamar kecil dan membuka jaketnya serta menggantung di balik pintu. Selesai sudah.


Kenapa Bis selalu penuh?, karena Orang miskin lebih banyak dari Orang kaya, begitulah kira-kira, atau Orang lebih nyaman naik Bis. Bisa juga karena ingin cuci mata.


Naik Bis dengan pakaian Fitnes membuat banyak mata memandang. Apalagi badan Dy tinggi tegap dan berisi. Semua mata lelaki ingin memiliki. Dy berdiri cuek bergelantungan di Bis.


Kaca matanya meng zoom seluruh penghuni Bis. Tidak ada yang mencurigakan.


Dy yakin nanti malam pasti Mr


Chaow akan mengirim Orangnya untuk menyatroni kamarnya.


Tidak apa-apa, karena alamat di Biodatanya ada di tempat Dilan.


Untung Dy tidak memakai alamat Suite Room, Mr Chaow akan makin curiga dengan dirinya. Tinggal Dy memberitahu Dilan.


MALAM PERTAMA DI THAILAND.


Sampai di Suite Room Dy langsung masuk ke Kamar mandi, setelah terlebih dahulu merapikan Senjata Agent nya di Filling Cabinet.


Malam ini Dy akan mencoba datang ketempat Mr Chaow Perasaannya mengatakan Bahwa ada sesuatu di Ruangan Mr Chaow.


Selesai Mandi Dy memakai Lingerie dan mulai duduk di belakang Laptop.


Dy mulai menghubungi Beck dan Dy kaget. Membaca balasan dari Beck tentang Mr Chaow.


Nama identitas Mafia Mr Chaow adalah Chaow Ghost dan Dia sebagai Vice presiden.


Bisnis utamanya adalah narkoba dan punya hubungan internasional dengan pedagang kokain di Amerika Selatan.


Organisasinya kurang begitu terstruktur. dibandingkan Yakuza 


ataupun Camorra.


Jumlah anggotanya sekitar 8.000 orang. Perdagangan heroin yang diambil dari Afghanistan dan sebagian kecil perdagangan manusia.


Saat ini banyak yang beranggapan, kejahatan paling marak adalah skimming dan pencurian data kartu kredit. Memang benar karena Anggota


Skimming ini sebagaian besar dari


Dy menutup laptopnya dan menghubungi Beck dengan GSM nya.


" Aku harus bagaimana". Tulis Dy.


" Bertahan dan hati-hati, pasang cctv di luar kamarmu dan di Living Room.


Jangan membawa senjata Ageent kalau Kamu ke Mr. Chaow, hanya boleh memakai jam tangan.


Jangan takut, tidak mungkin dia memperkosa mu karena Chaow impoten!!. (dia kaget baca ini).


Ternyata Chaow..


Tugasmu mencari informasi yang banyak, untuk menggagalkan penyelundupan senjata untuk pemberontak.


*happy working, good luck*


Dy menaruh GSM nya.


Ke inginannya ke Tempat Mr Chaow tidak terealisasi.


Semua harus di pikirkan dengan matang, berhadapan dengan Mr Chaow tidak sama berhadapan dengan Jojo Sang Aktor.


Salah sedikit nyawa melayang.


Dy mengambil ponselnya mau mengontak Dilan. Baru Dy ingat Dilan belum ada Ponsel. Perbedaan fasilitas yang di beri oleh Beck sangat mencolok.


Dilan menempati kamar Hotel dengan biaya Mr x Orang parlemen dan Dy menempati Suite Room dengan biaya Beck. Tentu saja ada rasa kasihan dari lubuk hatinya untuk Dilan.


Bagaimana caranya menghubungi Dilan, kalau memakai GSM pasti ketahuan Beck, karena tersambung.


Akhirnya ketemu juga alasan untuk


menghubungi Dilan.


Kembali Dy membuka GSM nya.


"Dilan biodataku memakai alamatmu, kamu hati-hati karena waktu pulang dari Mr Chaow Aku di ikuti anak buahnya.


Ternyata Mr. Chaow menempelkan mini cctv di jaketku".


Tidak di jawab, Dy yakin di baca. Mungkin saat ini Dilan sibuk membahas Mr Chaow dengan Beck. Sabar....yang penting Dy sudah memberi khabar.


Dy bangun menuju mini bar mencari sesuatu yang membuat cepat tidur.


Disini ada Bir, Anggur, Whisky semua buatan Thailand.


Larangan untuk mengkomsumsi minuman keras masih berlaku di Thailand.


Waktu teman Dy yang traveling ke Thailand pernah memposting minuman keras di Sosmed langsung kena denda.


Tegas banget.


Ingatannya ke Meja Mr Chaow.


Sebotol Rum (Sang Som) buatan Thailand, mungkin harus mencicipi sedikit supaya tahu dan terbiasa.


Dy menaruh es batu sedikit ke gelas dan menuangkan sedikit Sang Som dan menggoyang kan gelasnya.


Rasanya sedikit menyengat dari Rum yang biasa Dy minum.


Hanya mencoba seukuran sloki, sudah membuat Dy tepar di Sofa panjang di Ruang keluarga.


Bayangan itu membuka pintu utama di Suite Room memakai kawat sensor. Dengan pelan masuk kedalam kemudian mengunci pintu.


Waktu telah menunjukkan pukul 01.12 dini hari. Rasa kantuk mulai menyerang. Rasa marah melihat Dy tidur di Sofa membuat bayangan itu menggendong Dy ke kedalam Kamar.


Kemudian menuju Kamar mandi.


Air dingin mengalir membasahi tubuh Dy yang cuma memakai Lingerie.


Dy duduk bersandar di Bathub dengan mata masih terpejam.


Rambutnya yang tergerai menutupi sebagaian muka cantiknya.


Siapapun akan terpesona melihat tubuh Dy yang terendam air bening.


Payudaranya yang montok menyembul sedikit, membuat aliran darah semakin kencang.


Bayangan itu menunggu dengan sabar, tangannya sibuk membuat Kontak baru di ponsel Dy. Setelah itu Dia mendekatkan wajahnya mengecup bibir Dy dan "Ceekrek" sebuah foto close up sudah menjadi Wallpaper handphone Dy.


Tidak ada yang bisa ditunggu lagi semua prangkat Dy sudah dibajak.


Apapun yang Dy chat dengan Orang lain akan terhubung. Kemudian bayangak itu pergi meninggalkan


Suite Room.


Sekitar 9 menit Dy baru merasakan badannya dingin.


Matanya terbuka lebar, cepat Dy melompat dan mengingat apa yang telah terjadi.


Dy cepat membuka Lingerie nya dan meraba seluruh tubuhnya, sepertinya tidak ada yang sakit.


Bayangan Mr Chaow tiba-tiba melintas di otaknya. Hanya Mr Chaow yang bisa melewatkan kesempatan untuk memperkosanya, karena Mr Chaow Impoten. Dy jadi bergidik.


Untung Dy Impoten. Pikir Dy.


******