I'M BODYGUARD

I'M BODYGUARD
MEMBUANG GENGSI



Bab.30.


Sampai di Kondo Dy langsung menuju Kulkas, mengambil sebotol Sake dan menuangkan kegelas yang sudah diisi es batu. Mudah-mudahan Sake ini bisa membuat Dy On sedikit. Rindunya kepada Dilan membuat


hari-harinya hampa. Hanya dengan pernyataan cinta dari dirinya akan merubah segalanya. Dy tidak mau terlambat bergerak, pengalaman dengan Aby sudah membuat torehan luka yang dalam. Semoga pernyataannya membuat Dilan kembali mesra dengannya.


Bersyukur Jojo tidak mengikutinya.


Dy tahu Jojo pasti sibuk menerima Chatt gadis yang bernama Lilyan itu.


Terserahlah...


Di kulkas tidak ada minuman keras semacam Black Label atau Vodca.


Dy ingin On sedikit supaya tidak gengsi mengeluarkan kata-kata Cinta dengan Dilan.


Dy masuk ke Kamar langsung meraih ponselnya. Hatinya senang Dilan mengangkat


ponselnya. Suara berat Dilan terdengar di ujung sana.


" Ada apa?". Tanya Dilan tampa basa basi.


" Hallo Sayank...kamu lagi ngapain?, Aku


rindu padamu". Sahut Dy tidak terkontrol.


" Kamu mabuk?". Tanya Dilan khawatir.


" Mana ada Intelijen mabuk, Aku cuma minum sedikit Sake untuk menutup rinduku padamu". Sahut Dy cegukan.


" Jangan membuang masalah dengan minuman, hadapi kenyataan dengan tanggung jawab".


" Dilan..Kamu adalah masalahKu, bagaimana Aku menghadapi dirimu yang hilang dari sampingku". Suara Dy lemah.


Dilan tahu Dy Mabuk.


Pasti Dy tertekan. Pikir Dilan sedih.


" Bagaimana ke adaanmu dengan Jojo?". Pancing Dilan mumpung Dy sepaneng.


" Luar biasa, Aku hampir menembaknya".


Sahut Dy makin ngawur.


" Kamu sudah hamil ".


" Sudah, Aku sekarang mual karena ngidam anak mu".


" Koq bisa, kapan Aku mesum denganmu?".


" Tadi malam, Kamu menindih tubuhku. Sampai Aku tidak bisa bernafas".


Dilan tersenyum. Hatinya senang, Dilan tahu Dy orangnya gengsian pasti Dy sengaja minum supaya tidak malu mengutarakan isi hatinya.


" Yank...apa Kamu mencintaiku". Tanya Dilan lagi hatinya berbunga.


" Mengapa Kamu bertanya itu lagi, bukankah Aku sudah menjadi Istrimu".


Dy semakin ngawur.


" Yank...Aku akan menjemput mu dan Kita akan menjadi suami istri ". Kata Dilan mengakhiri obrolannya.


Hanya nafas Dy yang terdengar. Dy pasti sudah tidur.


Dilan menutup ponselnya.


Dan mengambil GSM sensornya dan melihat keberadaan Dy.


Setiap saat Dilan memantau keadaan Dy karena Dilan telah menaruh CCTV Agent di Kamar Dy.


Dy pasti tidak menyangka Dilan melakukan itu, karena itu melanggar aturan. Kecuali ada masalah dengan teman sesama Agent yang menjadi


target.


Hampir Dilan putus asa akan cintanya kepada Dy ketika tadi pagi Jojo mendaratkan ciuman kepada Dy.


Tapi syukurlah Dy ternyata sekarang merindukannya. Dilan lebih percaya omongan Dy pada saat mabuk dari pada pada saat normal.


SELINGKUH.


Sore berganti malam.


Dy memenuhi air Bathtub dengan air hangat, menambahkan essential oil yang telah di infused dengan ekstrak rosemary.


Dy berharap setelah minyak bercampur dengan air, minyak akan lebih meresap ke kulit, sehingga akan merejuvinasi.


Sehabis mandi Dy buru-buru berganti pakaian karena suara Jojo sudah terdengar memanggil di luar.


Dy membuka pintu kamar, Jojo langsung nyelonong masuk.


" Katakan kenapa Kamu minum, karena Kamu cemburu sama Lilyan?". Tanya Jojo percaya diri.


" Tidak, Aku cuma ngilangin haus". Sahut Dy sekenanya.


" Kenapa kamu tidak mengakui kalau Kamu mencintaiku?". Kata Jojo langsung memeluk Dy. Dilan yang menonton lewat GSM nya menjadi gusar.


" Jojo tahan ...kenapa Kamu ini ". Sahut


Dy berusaha lepas dari pelukan Jojo.


Jojo terus memeluknya dan sekarang


menggelitikinya.


Dy tertawa tidak tahan.


" Jojo tolonglah Aku tidak kuat geli...".


Teriak Dy mendorong Jojo.


Dy melompat dari tempat tidur dan lari


keluar Kamar.


Dilan yang menonton hanya tersenyum


yakin bahwa Dy bisa menjaga diri.


" Beb...Kamu Dinner sendiri ya, Aku sebentar mau ke Rumah Mamaku". Kata Jojo menghampiri Dy yang duduk di Ruang makan.


Dy menatap mata Jojo lekat-lekat.


Beginilah type suami yang mau berselingkuh. Menyediakan makan malam yang enak dan mencari alasan yang paling masuk akal, supaya para istri enggan bertanya.


" Kamu tidak ikut makan?". Tanya Dy kemudian.


" Aku Dinner sama Mama". Sahut Jojo menunduk. Dy tersenyum.


"Aku ingin ikut, sudah lama Aku tidak


membuat wajah Jojo pucat.


" Kapan-kapan Aku akan mengajakmu


kesana ". kata Jojo berusaha mengelak.


" Katamu sekarang mau kesana, gimana


sih. Jangan-jangan ini hanya alasan ".


" Bukan begitu Beb... Mama hanya ingin


berdua saja denganku ". kilah Jojo.


" Oke..Aku akan membantu Kamu memakai baju". Kata Dy berdiri.


" Tidak usah, Kamu makan saja. Aku bisa sendiri". Sahut Jojo melangkah ke Kamarnya.


Dy juga menuju Kamarnya dan mencari dua buah kancing Magnetic.


Jojo kaget ketika Dy sudah berada di pintu Kamarnya.


" Kamu akan terus kaget, apabila jalanmu bengkok. Enjoy saja Jojo....


Jalani saja kalau itu menurutmu baik". Kata Dy mendekati Jojo dan pura-pura memperbaiki dasinya.


Sebuah Sensor Magnetic sudah menempel


di Jas yang di pakai Jojo.


Sensor lagi satu Dy tempel di tali jam tangan Jojo. lengkap sudah.


" Apa maksudmu, Aku memang kaget Kamu mendadak datang". Sahut Jojo berdebar.


" Kamu tahu penyakit HIV sekarang semakin merebak, mungkin karena pergaulan bebas dari orang-orang yang mengejar kesenangan. Untuk itu ingat bawa ******". Kata Dy menyindir.


" Beb...apa maksudmu, Kamu cemburu kalau Aku keluar?".


Tanya Jojo. Dy tidak menjawab karena ponsel Jojo berbunyi. cepat-cepat Jojo


mematikannya.


" Kenapa Kamu matikan, katakan Kamu sudah di jalan". Kata Dy sudah tahu yang menelpon pasti Lilyan.


Jojo langsung memandang Dy yang pura-pura acuh. Perasaan Jojo mengatakan


bahwa Dy tahu sesuatu.


Keringat dingin membasahi baju Jojo, pikirannya bimbang menemui Lilyan.


Namun Jojo terlanjur berjanji dan sudah


booking Kamar di Hotel nya.


Asratnya lebih menuntunnya untuk


mengabaikan kecurigaan Dy.


Toh nanti juga baik-baik saja.


Jojo tidak mau mundur, kakinya melangkah pergi meninggalkan Dy yang tersenyum penuh arti. Dy beruntung karena sebagai


istri diatas kertas.


"Pergilah Suamiku, carilah jalanmu yang


akan Kamu sesali seumur hidup.".


Bisik Dy dalam hati.


Begitulah seorang suami sulit dilarang, karena Mereka berpikir yang di Rumah


adalah istri tercinta, sedangkan yang


di luar adalah permainan iseng yang mengasyikkan.


Cowok mah bebas, tidak ada yang menyalahkan kalau berselingkuh.Tapi


kalau Cewek berselingkuhlangsung


kena pasal.


Setelah ke pergian Jojo, Dy masuk ke


Kamarnya dan mulai mempersiapkan


alat rekam dan Sensor GSM nya terus


menyala.


Tidak perlu di ragukan lagi kepergian


Jojo memang menemui Lilyan.


Ada rasa jeles di hati Dy ketika Lilyan


naik ke Mobil Jojo dan langsung duduk


disamping Jojo.


Mobil mulai bergerak pelan, terlihat wajah


Jojo sedikit nervous menerima perlakuan


Lilyan yang kreatif. Dy tersenyum melihat


tingkah Jojo.


Dy menarik nafas ketika Mobil memasuki


sebuah Hotel mewah. Dy baru menyadari


Hotel itu milik Jojo. Tentu Jojo tidak berani


sembarangan membawa perempuan.


Maklumlah karena Jojo seorang Aktor yang


sudah beristri.


Malam semakin larut Dy membiarkan rekaman itu merekam sendiri karena sudah


mulai adegan sensor.


*******