I'M BODYGUARD

I'M BODYGUARD
KEDATANGAN JOJO



Bab.63.


Rasa kantuk yang menyerang Dilan


berubah menjadi Murka. Dengan


geram Dilan lari ke Kamar Dy.


Ke empat Handphone Dy tergelak


diatas Meja. GSM dan Jam sensor


juga ditinggal olehnya. Berarti Dy


sudah merencanakan kepergiannya


dan sengaja menaruh semua alat


penghubung supaya bebas berkencan.


Pikir Dilan kesal.


Wajah gantengnya berubah merah,


rahangnya mengeras.


Dilan betul-betul kecewa dengan sikap


Dy yang menipunya.


" Kenapa Bibi tidak bilang bahwa Dy


yang minta kode pintu". Semprot Dilan


memandang Bi Minah yang gemetar


ketakutan.


"Mana mengerti Bibi kalau Nona tidak boleh pergi. Kenapa harus dilarang pergi?? ". Sahut Bibi takut-takut.


Pantas Dy mengamuk, rupanya Tuan Dilan mengurung Dy disini supaya tidak mencari pacar lain. Berarti Tuan Dilan cemburu.


"Non Dy anak yang keras kepala Tuan, nanti malah dia ngamuk". Kata Bibi


berusaha memberi pengertian kepada


Dilan.


" Ya keluar Bi Aku mau tidur ". Sahut Dilan menutup pintu Kamar Dy.


Bi Minah keluar dengan galau.


Dilan merebahkan tubuhnya di ranjang


Dy, bau wangi tubuh Dy masih melekat


di bantal. Dilan memekuk bantal itu dan Menciumnya. Terasa ada Dy dipelukannya. Dilanpun tertidur..


Selesai sarapan Dy menunggu sekitar


Sepuluh menit baru kelihatan sosok


Jojo di temani 3 orang pengawal.


Dy menghambur kepelukan Jojo, kesempatan emas itu tidak disia-siakan oleh Jojo serta merta BIbirnya mendarat tipis di Bibir Dy. Tentu saja Dy kaget.


Kilatan blitz dari Wartawan membuat


Dy cepat melepaskan dirinya dari Jojo.


Ketiga pengawal Jojo berusaha menghalangi Wartawan.


" You are always in my heart". Kata Jojo mengecup pipi Dy.


"Nona Dy apa artinya ini?, di Singapore


Anda berdua mengatakan sudah cerai,


tapi mengapa sekarang Suami Anda


mencari Anda kesini dan Kalian begitu


mesra". Seorang wartawan melempar


pertanyaan kepada Dy.


" No comment " jawab Dy berlalu.


Jojo membisikkan sesuatu kepada Dy


akhirnya Dy menjawab pertanyaan


Mereka.


" Teman Wartawan semua, pertanyaan


Kalian tidak bisa Saya jawab satu persatu nanti kalian hadir di gedung Merdeka, Kami akan konprensi pers dari Uvassa Hotel secara Virtual " Kata Dy menuju ke Parkiran.


Dy memilih Taxi untuk ke 3 pengawal


Jojo. Mobil Dy beriringan keluar dari Bandara.


" Beb..Aku mencintaimu". Kata Jojo


setelah Mobil meluncur menuju


Uvassa Hotel.


" Kita sekarang sahabat sejati, status


Kita sudah berubah. Kamu harus menjaga sikap". Sahut Dy tersenyum.


" Apa kekuranganku sehinggga Kamu tidak punya perasaan padaku?".


Tanya Jojo memandang Dy dari samping.


" Aku sudah dijodohkan". Sahut Dy bohong.


" Ow...Aku mengerti sekarang". Kata Jojo memandang kedepan.


Wajahnya terlihat muram. Sebagai Aktor tidak kurang perempuan cantik mendekatinya, tapi Dy adalah gadis yang sangat istimewa yang tidak bisa dia temukan di sosok Perempuan lain.


Betul-betul very special.


Sebelum Jojo datang Dy sudah


memberitahu Staf Managernya akan ada Aktor Singapora datang dan menginap di Hotel. Dan akan di adakan Konferensi Pers Secara Virtual.


Mobil Lambhorgini itu akhirnya memasuki Uvassa Hotel dengan penyambutan yang super wah, karena Mereka tahu bahwa Aktor itu adalah Suami Boss Mereka.


Dy memarkir Mobilnya di Suite Room.


Sambutan dari Manager dan Asmen di serta seluruh Crew Hotel membuat Dy puas. Empat orang Concierge mengangkat Koper Mereka.


sebentar Dy mengarahkan Rombongan Jojo ke Meeting Rom yang telah disulap


menjadi tempat Kompresi Pers.


Tapi sebelum itu Dy menyediakan Menu A la Carte kesukaan Jojo dan menu Pendamping dari Seafood. Mereka di jamu dulu sampai puas.


Daebak!! banget deh...


Sebelum memulai, Jojo banyak meminta kepada Dy supaya bersikap lebih mesra, Karena ada fihak dari Saudara tiri Jojo yang selalu akan membayangi kehidupan Jojo selanjutnya. Mereka berpisah karena Culture dan di kemudian hari bisa kembali. Dy juga harus berkata bahwa Mereka menikah karena saling mencintai. Dy hanya mengikuti apa yang Jojo suruh baginya tidak ada ruginya, anggap saja itu pertolongan untuk Jojo.


KEMARAHAN DILAN


Bali menunjukan pukul 22.00, Dy duduk di sofa disamping Jojo.


Malam ini Dy mau mengajak Jojo


ke Beach Club.


Jojo sudah rapi dengan pakaian pantai, Dy juga mengganti bajunya dengan Outfit yang casual.


Jojo memandang Dy penuh arti kemudian memeluknya.


" kenapa Jo, Kamu jaga sikap donk" sontak Dy melepaskan pelukan Jojo.


" Sory...Aku hanya ingin memelukmu,


Aku sangat menyayangkan


keputusanku yang mau saja melepasmu. Seharusnya


Aku bertahan dan terus menunggumu". Ucap Jojo


seolah menyesal dengan


keadaan ini.


" Jojo, Kamu jangan pesimis Kamu seorang Aktor yang terkenal, untuk


mencari seorang istri sangat gampang.


Banyak orang tergila-gila padamu,


Kamu tinggal pilih" sahut Dy memberi


semangat.


" I've got nothing but love for you" kata


Jojo menatap mata Dy.


" Jojo, Aku percaya pada cintamu namun Aku merasa Kita lebih enjoy dengan persahabatan Kita".


" No problem...yang penting Kamu tahu, bahwa Aku akan selalu menunggumu" Sahut Jojo lalu berdiri.


" Mari Kita bersenang-senang " ajak Jojo keluar dari Kamar. Mereka lalu duduk di Ruang Tamu bergabung dengan yang kain.


" Nona Dy, Aku harap Kamu tetap membawa nama baik Jojo. Sebagai


Managernya Aku menyampaikan


rasa terimakasih atas semua yang Kamu lakukan untuk Jojo".


"Mr lee jangan khawatir, Aku selalu ada di pihak Jojo. Walaupun Aku sekarang tidak bersama mengarungi bahtera rumah tangga, Aku yakin di kehidupan yang akan


datang Aku bisa bersatu dengan Jojo".


"Beb, Apakah Kamu percaya adanya Reinkarnasi?" Tanya Jojo antusias.


" Maybe??, Aku cuma mengkhayal " sahut Dy berkilah. Merekapun berbincang-bincang sebentar


setelah itu, Mereka keluar bersama untuk pergi ke Beach Club. Dy semobil dengan Jojo, sedangkan Crew lain dihantar oleh Mobil Hotel.


" Beb..Aku butuh Privasi kalau pergi bersamamu" kata Jojo merasa kebersamaannya dengan Dy selalu


menjadi incaran Wartawan.


" Aku sudah bilang sama Scurity bahwa Aku akan datang" sahut Dy enteng.


" Beb, ini Surat perceraian Kita dan


sedikit hadiah untukmu. Aku sangat berterimakasih padamu atas semua


bantuanmu selama ini " kata Jojo


memperlihatkan sebuah kotak yang


terbungkus rapi dan meletakan di dashboard Mobil.


" Terimakasih Jo, Kamu Sahabatku


yang paling baik. Aku akan selalu


menghubungimu sebelum Kamu


mendapat penggantiku".


" Aku akan menikah setelah Kamu


menikah, atau Aku tidak menikah lagi


untuk selamanya" sahut Jojo pelan.


" Kamu harus menikah dengan wanita yang lebih baik dariku ". Sahut Dy.


Mobil telah memasuki kawasan Beach Club. Dy mencari parkir yang agak di pinggir supaya gampang pulang. Pintu Mobil terangkat keatas Dy mempersilahkan Jojo keluar.


Dy keluar dari Mobil, tapi mendadak


badannya terasa berdebar karena


merasakan dinginnya moncong Revolver di pelipisnya.


Jojo hanya bisa terpaku. Empat orang


bertopeng menggiring Dy ke sebuah


Mobil Avansa. Tangannya di borgol


dan mulutnya di lakban.


Pikiran Dy langsung tertuju ke Mr Chaow dari Thailand.


Jojo yang melihat peristiwa itu gemetaran, syukurlah Jojo cepat di


selamatkan oleh Crew nya.


Akhirnya Mereka kembali ke Hotel demi keamanan selanjutnya.


*******