
Bab.104.
Laki-laki itu menajamkan matanya
karena lampu menuju lantai atas
di matikan oleh Bibik. Tidak ada yang istimewa di lantai atas. Turun dari lantai dua, Dia menuju Ke kamar Dy, tapi Dia tidak bisa membuka pintunya karena di kunci memakai sidik jari saja, tidak ada pasword.
Lelaki itu menelusuri semua kamar,
Bar, Kichen dan berakhir di Kamar
Ibunya Dilan, tapi tidak lama. Setelah menganggap tugasnya selesai Dia menuju ke Ruang Tamu menghapus rekaman CCTV dan keluar menuju
pintu gerbang.
Sebuah Mobil dari XPostOne telah menunggunya. Mobil yang paling
keren, Jeep Wrangler Sport, sesuai
penampilannya Yudha yang Macho.
Laki-laki itu adalah Intelijen baru rengkutan dari STIN, yang bernomer
dada XP.45. Namanya Yudha Bhayrawa, umur 24 tahun, asalnya Jakarta Barat. Masih lajang. Tinggi badan 183 cm dan berat badannya 73 kg.
Wajahnya ganteng, matanya tidak
setajam Dilan, tapi terlihat lebih mempesona. Penampilannya mirip
Dilan, seperti pinang di belah dua.
Tentu saja Orang akan bertanya,
apakah ini kembaran Dilan atau
hanya kebetulan saja. Jawabannya
ada pada Ibunya Dilan.
Mobil Jeep Wrangler melaju dalam
kegelapan malam menuju Kantor XPostOne. Sebuah Lagu dari Sayn
Malik yang berjudul There You Are mengiringi perjalanan Yudha. Ada
rasa sepi menendang dalam kalbunya.
Ingin rasanya Dia membelokkan Mobil nya menuju Hotel Romero menemui Dy.
Tapi tunggu besok pagi saja, sekarang
ini sudah sangat malam, Dy tidak ingin mrmbuat Aby tunangan Dy berpikir yang tidak-tidak.
Sebelum Dia melamar menjadi Intelijen
di XPostOne penilaian nya kepada Dy sangat berbeda. Rasa benci dan antipati kepada Dy tumbuh subur. Tapi setelah bertemu ada rasa empaty yang tinggi kepada Dy. Ingin Dia merengkuh tubuh
Dy dan membiarkan Dy menangis di dadanya serta mencurahkan semua penderitaannya yang terpancar dari
sinar matanya yang sendu.
ROMERO HOTEL.
Ini malam kedua Dy menginap di
Romero Hotel. Tidak ada tanda-tanda
yang mencurigakan yang patut di waspadai. Aby dari tadi sudah tidur
pulas karena tidak enak badan.
Mungkin karena Aby minum obat
Tapi biarlah, daripada Dy ribut
dengan kecemburuannya yang tidak beralasan.
Dulu Aby sangat mesra, sekarang
sangat berbeda. Manusia cepat sekali berubah pikiran, tanpa mengoreksi
diri sendiri. Dulu Aby pernah menikah sama Vivi, tidak pernah Dy mengungkit, sedangkan Aby selalu marah-marah
dan mengungkit tentang masa lalunya.
Dy keluar Kamar dan duduk di ruang tamu. Ingatannya tertuju kepada
Yudha XP.45 yang sangat mirip dengan Dilan. Dy sampai tidak bisa bicara ketika Yudha memperkenalkan dirinya. Untung waktu itu Aby sudah bekerja, seandainya ada Aby pasti pertengkaran tidak bisa di elakkan lagi. Dy merasa heran kenapa ada.dua orang yang sangat mirip, padahal Orang tua Mereka berbeda dan latar belakang ke hidupannya juga berdeda. Dilan dari Orang tua yang tidak mampu tapi Yudha dari Orang yang mampu.
"Dy......kenapa begadang?" tanya Aby
mengagetkan Dy yang sedang melamun. Dy tidak tahu ternyata Aby sudah berada di sampingnya.
"Aku menjagamu, siapa tahu ada yang datang," sahut Dy sekenanya.
"Tidak mungkin ada yang datang, ini sudah larut, kamu tidurlah, tidak baik untuk kesehatanmu,"
"Besok Aku akan pulang, karena Kamu sudah punya penjaga dari XPostOne," kata Dy mengalihkan pembicaraannya.
"Aku berterimakasih kepada Agung,
atas perhatiannya, walaupun Aku tahu semua yang Dia lakukan karena Mereka sayang kepadamu," kata Aby.
"Agung sangat tegas dan agak kaku, Kamu jangan merasa tersinggung
kalau Dia berbicara.," kata Dy mengingatkan.
"Aku mengerti, memang terkadang
Aku tersinggung atas kata-kata
Agung suka menyindir.
"Ancaman dari Ghama mulai masuk
ke ponsel ku. Ibarat buah simalakama. Bagaimanapun Ghama adalah adikku
dan Admesh adalah Kakak ku," kata
. Aby putus asa. Ada Kekawatiran dalam nada bahasanya.
"Aku juga bingung dengan masalah
ini, Admesh adalah Kakak ku juga,
apalagi Dia CEO di Perusahan Kita,"
sahut Dy.
"Kalau Aku yang ngaku berarti masa
depan ku berada di Penjara, tapi kalau Admesh yang ngaku masa depan Hotel hancur, Saham pasti anjlok," kata Aby.
"Besok semua akan diurus oleh Orang yang akan menjaga mu, yang penting
Kamu menuruti perintahnya.
.Y
Y