I'M BODYGUARD

I'M BODYGUARD
TELEPON DARI JOJO



Bab.35.


Muka Dy menahan malu di godain oleh Beck. Sepertinya Beck memaklumi hubungannya dengan Dilan.


" Apakah Kamu mencintai Dilan?". Tanya Beck serius.


" Aku menyukainya ". Sahut Dy menunduk.


" Kenapa Papa keberatan Kamu dengan Dilan karena Jiwanya ada pada Tugas, sebagai Intelijen Kamu sudah tahu resiko yang Kamu hadapi. Sekarang mungkin Kamu enjoy saja, tapi apa Kamu bisa tersenyum ketika suamimu tertembak di depanmu". Jelas Beck.


" No Papaa...jangan katakan itu, Aku akan menyuruh Dilan berhenti menjadi Intelijen.


Tolonglah Kami berdua Papa, Kami bisa mengurus Hotel". Sahut Dy sedih.


" Dilan tidak mungkin mau berhenti, karena inilah Dunianya". Kata Beck yakin.


Pembicaraan Mereka terhenti karena Dilan datang membawa tiga Kotak makanan Tradisional Bali, yang terdiri dari


Ayam betutu, tiga macam sate, sayur urap, dan sambal matah serta kuah grangasem.


" Dilan sudah jatuh cinta dengan Kuliner Bali, kapan-kapan Kita ke Ubud, Kita kuliner disana". Kata Beck mulai menyantap makanan.


Ingat Ubud Dy jadi ingat Mamanya dan Papanya yang di bunuh Beck.


Tapi Dy berusaha bungkam.


Suara ponsel mengagetkan Dy, ternyata Jojo yang menelepon.


Dy bangun dan menyudahi makanannya, Dilan memandang Dy masuk ke Kamarnya. Sebuah Vidio Call dari Jojo real time.


" Beb...Aku rindu padamu, Kamu masih jadi istriku, ingat itu.


Kamu tidak boleh aneh-aneh".


Senyum Jojo mengembang. Mukanya yang ganteng membuat Dy gemes.


" Ya, Aku tahu itu. Kamu juga harus hati-hati bergaul. Apa Kamu kembalii ke Rumah Lilyan?".


" Tidak!!, Apa Kamu cemburu?, Aku bisa menjemputmu sekarang". Jojo mengedip sebelah matanya.


" Jangan Aku di jemput, beri Aku kebebasan. Aku ingin supaya Kamu cepat dapat penggantiku".


" Tidak ada yang bisa menggantimu, kamu terlalu istimewa, Aku sangat mencintaimu".


" Jangan pesimis, banyak yang lebih dariku. May juga gadis yang baik".


" Tapi Aku mencintaimu. Aku ingin menciummu, memelukmu...".


Dy cuma tersenyum melihat tingkah


Jojo yang genit. Melihat wajah Jojo di layar membuat Dy merasa puas mempermainkan emosi Jojo.


" Aku ingin membuat jejak cinta di tubuhmu". Kata Jojo memandang Dy penuh nafsu.


" Jelajahi tubuhku sampai Kamu puas...".


Sahut Dy mau membuka Sweater, Tapi Tidak jadi, berhubung masih berbekas jejak cinta dari Dilan.


" Jangan katakan Kamu takut buka Sweater karena ada jejak cinta dari si kedaluwarsa....".


" Nggak sayank, Boss Ku lagi memanggil, Aku pergi dulu ya...dadaaa.. ". Dy menutup ponselnya.


Main vidio call lebih mengasyikan, jadi Dy tidak perlu was-was.


Biarin saja Jojo blingsatan disana. Dy keluar kembali keruang makan.


" Yank..Jojo bilang apa?". Tanya Dilan dengan muka cemburu. Dy diam karena ada Beck yang pura-pura sibuk dengan ponselnya.


" Nanyain khabar saja ". Sahut Dy memberi kode supaya Dilan stop bicara.


" Aku tidak percaya, pasti Dy Vidio call khan?".tanya Dilan tidak perduli.


" Jangan di ladenin, nanti jadi bumerang.


Bisa kena undang-undang pornografi".


Tambah Dilan.


Dy diam karena omongan Dilan benar.


Kebungkaman Dy membuat Dilan berprasangka buruk. Matanya tajam memandang Dy yang menunduk.


" Aku mau ke Markas dulu, kalian istirahatlah....". Kata Beck berusaha mengalah pergi.


Beck percaya sama Dilan yang sudah punya pemikiran dewasa dan ngemong.


Memang Dilan sangat cocok dengan Dy, tapi kendalanya Dilan dari keluarga biasa dan hanya seorang Intelijen.


" Papa pergi dulu, Kamu harus banyak belajar, mana yang boleh dan tidak boleh.


Kamu harus ingat statusmu sebagai Istri seorang Aktor terkenal dan Intelijen.


Banyak Hacker ". Jelas Beck.


Dy cuma mengangguk.


Gara-gara Dilan Dy jadi dapat ceramah gratis.


Setelah kepergian Beck Dilan langsung menyeret Dy ke Kamar.


" Katakan yang sebenarnya Kamu tidak berbuat mesum, atau ...".


" Mana mungkin Aku berbuat begitu, membuka Sweater saja Aku takut karena semua tubuhku Kamu isi jejak drakula". Potong Dy sewot.


Dilan menjadi lega, dengan satu tarikan Dy sudah berada di pelukannya dan bibir


" Aku mencintaimu, Kita akan menikah".


Bisik Jojo mengangkat Dy ketempat tidur.


" Dilan...jangan bikin Aku masuk penjara.


Aku masih resmi jadi istri Jojo".


" Aku tidak peduli, saat ini Kamu adalah milikku. Hanya Aku yang boleh menjamah tubuhmu". Sahut Dilan mulai beraksi.


Begitulah Cinta berjalan semau gue....


Dy hanya bisa pasrah menerima kenikmatan dari Dilan.


" Persetubuhan adalah kenikmatan terakhir yang akan Aku lakukan pada saat Aku resmi menjadi istri orang ". Kata Dy menahan tangan Dilan menjelajahi lembahnya.


" Aku tahu Sayank, tapi permainan ini akan membuat Kamu mengingatku".bisik Dilan di antara nafasnya yang menderu.


" Aku tidak mau keblabasan". Elak Dy.


" Kamu diam saja tidak ada yang melanggar, Kamu calon istriku tidak mungkin pagar makan tanaman".


" Rayuanmu sudah basi, mungkin sudah banyak korban berjatuhan mendengar rayuanmu, tapi Aku adalah Anak Beck yang tidak mempan Kamu rayu".


Sahut Dy menggulingkan badannya.


" Kita berantem saja di lapangan supaya semangat hidup". Sahut Dy pasang kuda-kuda.


" Yank...Kamu kenapa?, kalau sama Aby semua dagangannya di obral, Kamu berat sebelah". Kata Dilan turun dari tempat tidur.


" Aku tidak takut sama Aby, karena Aby tidak bisa melawan. Tapi Aku takut sama Kamu...".


" Ngapain takut, Aku juga menghormatimu. Tidak mungkin Aku akan menyakitimu".


" Aku takut karena Kamu terlalu sexy... ". Sahut Dy tertawa.


Dilan langsung memeluknya dari belakang.


" Mau lari kemana....". Kata Dilan mengangkat tubuh Dy.


" Aku mau lari kepelukanmu'. Sahut Dy tersenyum tipis. Mereka kembali guling-gulingan ditempat tidur.


" Yank...sepertinya Beck tidak setuju dengan hubungan Kita, Aku menangkap ada keraguan di Wajahnya.


Mungkin karena Aku bukan orang kaya". Tiba-tiba Dilan mengeluarkan unek--uneknya.


" Aku rasa karena Kamu Intelijen, Beck sangat takut Anaknya menjadi janda".


Sahut Dy pelan.


Wajah Dilan berubah muram. Ada rasa kecewa disana.


" Yank, Aku sangat mencintai pekerjaan ini. Aku rasa Beck terlalu berlebihan.


Beck juga bekas Intelijen, tapi sampai sekarang segar bugar".


Kata Dilan berdalih.


" Tapi kalau bisa Kamu cari pekerjaan lain, misalnya Kamu kerja di Hotel ". Saran Dy.


" Aku tidak bisa pekerjaan Hotel, bidangku


beda. Aku lulusan STIN ". sahut Dilan.


" Yank bagaimana kalau Aku memperdalam


Management Hotel?? ". tanya Dy.


" Kamu memang harus belajar tentang


Hotel, bagaimanapun Kamu akan men-


jadi Owner di semua Perusahan Beck ".


" Hanya Aby yang bisa mengajari Aku ".


sahut Dy memandang Beck.


" Banyak Orang yang bisa mengajari Kamu


yang penting ada kemauan dan tekun ".


Kata Dilan berusaha menghalau pikiran


Dy bertemu dengan Aby.


" Tapi bagaimana kelanjutan hubungan


kita?, Aku merasa Beck belum sreg ".


ucap Dy mengalihkan pembicaraan.


"Ada satu jalan yang membuat Beck akan merestui perkawinan Kita". Kata Dilan memeluk badan Dy.


" Apa itu?". Tanya Dy penasaran.


" Kamu harus hamil!!". Sahut Dilan mantap. Dan Dilan dengan garang mulai beraksi. Dy tidak menjawab. Malah ikut sibuk mengimbangi gairah Dilan.


Tapi semua harus berhenti.


Mereka kalang kabut karena ada ketukkan pintu yang sangat keras.


*******