
Bab.12.
Seorang perempuan setengah baya dengan pakaian Cleaning Service tersenyum di depan Dy.
Rupanya Orang ini yang menjadi langganan Jojo.
" Maaf Nona Saya Cleaning Service langganan Tuan Jovan ". Kata perempuan itu dengan bahasa singlis, bahasa sehari-hari di Singapore.
Dy tersenyum karena tidak mengerti bahasanya.
" Tuan, Aku tidak mengerti bahasanya, tolong kesini dulu.". Panggil Dy cepat.
Jojo datang dengan tampang mengejek, membuat Dy mundur dan Mereka bercakap-cakap berdua.
Ntah apa yang Mereka katakan, yang
jelas perempuan itu banyak tersenyum dan selalu melirik Dy.
Perasaan Dy mengatakan Jojo pasti mengatakan Dy itu pacarnya atau calon istrinya.
Dasar pelay boy cap kupu-kupu. Grutu Dy.
Masa bodo lah yang penting muka manyun Jojo sudah berubah menjadi bersinar. Tangan Jojo langsung melingkar di pinggang Dy.
Drama apa lagi...pikir Dy terpaksa tersenyum.
" Beb..ini yang selalu membantu Aku disini. Namanya Ms Angmoi ". Kata Jojo memakai bahasa Inggris.
Dy cuma mengangguk. Dan Jojo mempersilahkan Ms Angmoi masuk kedalam.
Baru merasa lega, karena dari kemarin mikirin bagaimana caranya membersihkan Kamar. Jojo mengajak
Dy masuk ke Kamar.
" Untuk apa kesini?". Mata Dy langsung melotot.
" Kemana lagi, semua Ruangan Akan di bersihin ". Sahut Jojo melepaskan tangannya dari pinggang Dy.
" Ow. Sorry..". Dy baru mengerti dan menggandeng tangan Jojo masuk ke Kamar.
" Sekali lagi Kamu memanggil Aku Tuan, atau Anda, Aku akan menciummu di depan orang". Kata Jojo setelah berada
di Kamar.
" Oke, Kamu tidak boleh bikin masalah.
Saya menghormatimu". Kata Dy tegas.
" Aku tidak butuh di hormati, Aku butuh cintamu". Sahut Jojo tersenyum.
" Terserah deh....". Kata Dy pasrah.
Ada saja godaan dalam bertugas.
Bau wangi menyergap hidung Jojo,
Kamar Dy rapi sekali , mirip dengan Orangnya. Jojo duduk di Sofa sambil tangannya tidak berhenti membalas Chattingan.
" Beb ..mau makan apa, Aku lagi Online.
Disini banyak ada masakan Indonesia tinggal pilih saja ". Kata Jojo memandang Dy yang seperti gelisah.
Ntah apa yang membuat Dy gelisah.
" Aku mau Roti Gandum sama sebotol Madu Clover Dan Buah...". Sahut Dy Matanya terus tertuju kepada GSM nya, sehingga tidak memperhatikan Omongan Jojo.
Dy mengirim pesan kepada Fikri supaya
cepat datang ke Hotel, jangan di kasi ke
sempatan perempuan gatal itu menemui
Aby. Bilang Kamu baru berjumpa dengan Aku. Katakan bahwa Aku rindu sama Aby.
Pokoknya Kamu harus bergaya sedih.
" Siaapp Nona ". hanya itu jawaban Fikri.
Kembali Dy menonton kelakuan Vivi kepada Aby. Sepertinya Aby terpancing dengan elusan tangan Vivi yang menjalar hangat di Dada Aby.
Kirain Aby lagi menangis atau bersedih, malah Aby sekarang lagi hahahihi sama Vivi. Panas hati Dy. Dasar lelaki.
" Beb, Kamu ngapain sih...Aku ngomong Kamu tidak perhatiin. Malas Aku disini". Gerutu Jojo. Membuat Dy mematikan GSM nya.
Mulai dah....
Jojo ini kembaran Aby.
Cengeng, suka merajuk...pokoknya bikin susah saja. Dy akhirnya mendekati Jojo, yang rupawan. Sebenarnya Jojo adalah idaman banyak Orang. Disamping Orangnya Rupawan, senyumnya sangat manis.
Tapi dibandingkan dengan Aby, Jojo
kalah ganteng, Aby lebih tinggi dari Jojo.
Sedangkan Jojo lebih pendek dari Dy.
Dy tingginya 178cm dan Jojo tingginya 175cm. Beda dikit, tapi kalau Dy pakai High Heels, Jojo hanya puas memeluk pinggang Dy.
CEMBURU BUTA.
Jatuh cinta adalah saat Kita memberi Orang kekuasaan untuk menyakiti perasaan Kita.
Itulah yang terjadi kepada Dy saat ini, hatinya sakit melihat Aby di peluk oleh Vivi. Dy bersyukur sempat menaruh CCTV di Kantor Aby di Hotel.
Jadi Dy tahu bagaimana kondisi Aby setiap hari.
Kata Jojo memandang Dy.
" Maaf..Aku tadi merayu pacarku supaya, sabar menunggu kepulanganku ". Kata Dy bohong. Mulut Jojo sudah terkunci.
Mukanya tambah masam.
Dy mengambil cermin kecil dan mendekati Jojo.
" Lihat mukamu di cermin ganteng banget, Aku adalah fans beratmu, tapi...". Dy sengaja menggantung ucapannya.
" Tapi apa?". Jojo langsung menyamber.
" Tapi bukan pacarmu ". Sahut Dy tertawa.
" Gak lucu!". Jojo tambah ngambek.
Jojo berdiri dan keluar dari Kamar Dy.
Akhirnya Jojo keluar....bathin Dy senang.
Dy mengambil GSM nya lagi.
Sekarang Dy sudah kembali terhubung dengan CCTV Agent di Ruangan Aby.
" Siang Pak Aby, Saya utusan dari Nona Dy, kemarin Saya sempat bertemu dengan Nona...".
" Oh ya, bagaimana keadaannya?". Potong Aby langsung berdiri dan menghampiri Fikri. Dada Aby bergetar mendengar Nama Dy. Rasa rindunya kembali memuncak.
" Nona dalam keadaan sehat, Dy sangat merindukan Pak Aby ". Sahut Fikri sambil melirik Vivi yang terliat kecewa.
Vivi menghampiri Aby, tapi Aby langsung memasang jarak.
" Maaf Pak Aby, sekarang Saya di tugaskan untuk menemani Anda.
Karena Nona dy tidak menginginkan adanya orang ketiga di antara Mereka".
Kata Fikri melotot kepada Vivi.
" Hee..bilang sama temenmu itu, siapa yang jadi pelakor. Aku apa Dy ". Sahut Vivi berang.
Dasar perempuan tidak tahu malu. Guman Dy, tangannya mengepal ntah mau memukul apa.
" Vivi jaga mulutmu ". Bentak Aby.
" Tapi kemarin Kamu sudah berjanji menyambung kembali hubungan Kita". Kata Vivi suaranya meninggi.
" Karena Aku di tekan oleh kalian bertiga.
Aku terpaksa karena kasihan sama
Mama ". Sahut Aby.
" Sampai Kamu tidak menepati janjimu Aku akan bunuh diri, tapi sebelumnya Aku akan hancurkan dirimu ". Teriak Vivi emosi.
Dy yang menonton ikut tegang. Ingin sekali Dy menghancurkan mulut monyong Vivi.
" Nona jangan memaksa Orang yang tidak mau. Cari yang lain saja, Pak Aby sudah punya pacar". Fikri ikut nimbrung.
" Kamu jangan ikut campur, urus saja dirimu yang seperti papan kriting". Sahut Vivi menghina bentuk tubuh Fikri yang kurus.
" Vivi keluar Kamu dari sini!!". Bentak Aby langsung menarik tangan Vivi keluar Ruangan. Vivi membrontak, sambil mengoceh.
Aby cepat mengunci pintunya dan kembali menghampiri Fikri.
" Maaf Pak, Kita belum berkenalan ". Kata Aby mengulurkan tangannya.
Fikri menyambut tangan Aby.
Dy kaget mendengar pintu terbuka.
Jojo sudah nongol di Pintu..
Terpaksa Dy menutup GSM nya.
" Kenapa Kamu kaget melihat Aku?". Tanya Jojo curiga.
" Soalnya......".
" Soalnya kamu nonton BF khan?". Samber Jojo cepat. Matanya tajam memandang Dy.
" Ngawur, Aku belum pernah nonton film begituan". Sahut Dy kenceng. Kesel Dy dituduh nonton film dewasa
" Kenapa Kamu sewot, itu hal yang biasa.
Aku juga sering nonton". Kata Jojo heran.
" Tapi Aku belum pernah nonton!".
"Ya Aku percaya, tapi melakukan sering, maksudmu gitukan?". Ejek Jojo. Matanya genit memandang Dy.
" Kamu terlalu haluu...
Pikiranmu kotor, dasar manusia bebas di jamah!!". Kata Dy setengah teriak.
Hatinya kesal. Pemandangan Aby di peluk Vivi membuat Dy emosi.
Segampang itu Aby menerima elusan tangan Vivi. Untung Dy memasang CCTV di Ruangan Aby, kalau tidak mungkin Aby sudah bergumul ria dengan Vivi.
Dy tidak habis pikir, kenapa cowok lebih lemah daripada cewek???
Belum ada seminggu di tinggal, bagaimana kalau sebulan???
*******