
Bab.58.
Jojo dan Dy duduk berdampingan di
Sofa panjang. Hanya hembusan nafas
yang terdengar. Mereka sibuk dengan
pikiran masing-masing.
Ada perasaan lega dalam hati Dy setelah menerima Surat cerai dari Jojo. Akhirnya selesai sudah masalah
Yang selama ini membuat ruang gerak
Dy terkukung.Sekarang tinggal menata
hidup untuk selanjutnya.
" Kamu tidak akan membuang diriku dalam hatimu khan?". Suara Jojo kedengaran lirih. Dy memandang Jojo dengan tersenyum.
" Mana mungkin Aku bisa melupa
kan Aktorku. Walaupun Kita menikah diatas kertas Kamu sangat berarti bagiku. Padahal perasaanku sudah seperti menjadi Istrimu sesungguhnya".
" Gombal...sekarang baru keluar rayuanmu. Coba kemarin kerjamu menuntut cerai saja. ". Kata Jojo memeluk Dy dari samping.
" Hits..jangan peluk-peluk, haram!! Aku sudah tidak istrimu lagi". Ucap Dy melepaskan tangan Jojo sambil
tertawa.
" Sepertinya Kamu menikmati perceraian Kita, apa tidak ada rasa empaty sedikitpun atas kesengsaraan yang Aku alami. Kamu tahu akibat dari perceraianku ini?? Aku kehilangan kesempatan untuk maju keParlemen". Kata Jojo pura-pura sedih.
" Fuiih...puitis banget, emangnya Kamu sengsara?, ntar aja Kamu masukin Cewek ke Kamarmu. Dasar playboy cap kupu-kupu". Sahut Dy tertawa.
" Apa artinya playboy Cap kupu-kupu?, istilah itu baru kudengar, sepertinya belum ada di peradaban ini. Aku sangat terkesan...". Ucap Jojo ikut tertawa.
" Artinya seorang laki-laki seperti Kupu-kupu yang terbang dari satu cewek ke cewek lain dengan membawa penyakit".
Jelas Dy.
" Bukannya kupu-kupunya mengisap sari bunga?, koq malah membawa penyakitgak enak dengarnya". Sahut Jojo.
" Ya Aku rubah kupu-kupunya mengisap bunga bangkai". Kata Dy tertawa.
" Dasar Kamu...". Jojo langsung memeluk Dy yang tertawa ngakak.
" Jojo lepaskan Aku dari jepitanmu, Aku akan menguap ke angkasa menembus awan mencari Planet baru". Sahut Dy membiarkan Jojo memeluknya.
" Aku akan menjepitmu terus sebelum
Kamu menemukan planet baru". Kata
Jojo mengencangkan pelukannya.
" Aku sudah menemukan pelanet itu berada di Bumi ..". Sahut Dy melepaskan Pelukan Jojo.
" Mana ada planet di Bumi".
" Ada..namanya Planet Hollywood ". Sahut Dy berdiri.
" Dy mau kemana?". Tanya Jojo ikut berdiri dan mengikuti Dy menuju ke Kamar.
" Jangan Kamu ikuti Aku", kata Dy serius Jojo menghentikan langkahnya dan kembali ke Sofa.
Dy mengunci pintu Kamar dan mulai
mencari GSM nya. Sensor di nyalakan, Dy tidak perduli kalau Dilan bisa memantau keberadaannya. Ada Agent yang terdekat dari XPostOne. Dy memberi sinyal ingin bertemu, ditanggapi dengan kode. OK.
Dengan buru-buru Dy membuka pakaiannya dan di ganti dengan Celana panjang dari Denim dan Baju kaos warna hitam, sederhana banget. Rambutnya Dy kuncir kuda. Sebuah jam tangan Agent dan kaca mata sensor. Dy memakai Topi pet hitam dari Eiger. Terakhir sepatu Kats.
Perasaan kecewa terhadap Dilan memenuhi hatinya. GSMnya sudah terbuka tapi Dilan secuilpun tidak
menanyakan leadaannya.
Dy keluar dari Kamar dan mencari Jojo yang sedang minum di Mini Bar.
"Kamu minum apa Jo?". Tanya Dy.
" Aku belum minum, Kamu mau kemana?, jangan pergi donk, Aku sudah minta cuti malah ditinggal".
" Aku pergi sebentar, nanti malam kita bertemu kembali. Ada urusan penting".
Sahut Dy mengecup pipi Jojo.
" Dy Aku antar ya...". Kata Jojo berdiri.
" Tidak usah di Basement ada yang jemput". Kata Dy melangkah cepat.
Terasa lega hati Dy bisa keluar dari Condominium dan turun lewat life
ke Basement. Dy celingukan karena Mobil berjejer banyak. Tapi itu tidak berlangsung lama sebuah Mobil Porsche New 912 Carrera GTS menyalakan lampu Dim. Dy melangkahkan kakinya menuju
Mobil Porsche itu dan cepat masuk.
Hampir Dy teriak saking kagetnya karena yang menyetir adalah Jelita teman duduk di pesawat kelas Ekonomi.
" Kamu!!, bikin Saya kaget".
" Ya Boss..Anak terakhir dari XPostOne generasi Beck". Sahut jelita tersenyum.
" Sebutkan kode Kamu!!". Perintah Dy.
" XP. twelve ( 12 ) post. LN ". Sahut
Jelita cepat.
Dy mengambil GSM nya dan mencari
Lifestyle dari Jelita.
Kemudian Mobil melaju sedang.
"Baca dengan cepat biodata Kamu". Sahut Dy. Suara Jelita yang sedikit sengau menghapal cepat biodata dirinya dan berapa kali sudah bertugas di Luar Negeri.
" Kamu sudah tahu Aku ketika di Pesawat?, tanya Dy merasa bodoh.
" Anda adalah putri Bos Kami siapa yang tidak kenal?, cuma Aku ada tugas dari Bos Dilan mengenai Skimming yang lagi marak ". Kata jelita mmbelokkan Mobilnya di jalan Hang Tuah di Sebuah Apartemen Mewah yang di kelola oleh Orang Indonesia.
Skimming adalah suatu tindakan pencurian informasi kartu kredit atau debit dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu kredit atau debit secara ilegal. Masalah ini sedang maraknya terjadi di belahan Bumi ini dan banyak yang sudah tertangkap.
Dy duduk di Sofa sambil membuka kaca matanya. Kemudian Dy mengeluarkan ponselnya Ketika Jojo menelponnya.
Dy tidak tahu semua pembicaraan
nya kerekam dan dikirim ke Dilan.
Beb, cepat pulang Aku sepi sendiri *. suara Jojo kedengaran manja.
" Aku ada tugas tidak bisa pulang, mungkin Aku akan menginap di teman"
Kenapa bisa begitu? dimana Kamu sekarang
Aku akan menjemputmu "
" Aku sama teman cewek Jo, tidak usah
khawatir " sahut Dy menutup ponselnya.
Jelita menjamu Dy dengan beberapa
Pastry dan minuman ringan. Badan Dy
yang tinggi semampai membuat jelita
kecil di hadapan Dy.
" Apakah Nona mau makan Roti gandum?,
Saya bisa siapin Nona dengan keju atau
madu Clover ".
" Aku yang bikin sendiri, siapin Aku bahannya
sekalian buah untuk juice ".
" Ya Nona..". sahut Jelita menyiapkan bahan-bahan yang di butuhkan dan sekalian membuat Juice.
Dy mengambil roti gandum langsung dioles
dengan madu clover.
" Kamu di STIN atau rengkutan ngawur?? "
tanya Dy tersenyum.
" Nona menghina Saya , mana Beck mau
mengambil Anak buah sembarangan ".
" Siapa yang merengkut Kamu " tanya
Dy lagi.
" Agung...". Dy langsung tertawa mendengar
nama Agung.
" Kenapa Nona tertawa, apa ada yang aneh?,
atau Agung yang aneh ".
" Aku mau ngakak kalau ingat Agung, pantesan Agung sering minta tugas keluar
Negeri ternyata Kamu bayangannya atau
Agung bayanganmu ".
" Agung bayanganku, tapi tidak seperti Dilan
Kami rukun berdua dan mesra ". sahut jelita
menyindir Dy yang selalu bermasalah di
dalam percintaannya.
" Sebenarnya yang bermasalah bukan Aku
tapi para cowoknya yang kebanyakan buaya
darat ". ucap Dy sambil tertawa.
" Kalau Aku seperti Nona, Aku akan memilih
Jojo yang tampan, Kaya dan sangat mencintai Nona ". kata Jelita lagi.
" Aku yang tidak mencintai Jojo, Aku lebih
mencintai Dilan ". sahut Dy merasa dipancing oleh Jelita.
" Jelita Kamu jahat, GSM mu On, Dilan bisa
mendengar ocehanku ". Kata Dy menyamber
GSM jelita.
" Makanya kalau curhat hati-hati ". sahut jelita tertawa.
" Aku ralat, sebenarnya Dilan bukan idamanku,
Dilan cuma teman biasa ". kata Dy.
" Maaf Nona, pernyataan Nona terakhir tidak
mungkin didengar Dilan karena GSM
nya Off ". sahut Jelita merasa menang.
Mereka tertawa berdua merasa lucu.
******
.
..