I'M BODYGUARD

I'M BODYGUARD
MALAM PERTAMA



Bab.28.


Hari ini Dy sengaja bersikap wajar kepada Jojo dan tidak mempermasalahkan sikap Jojo yang super manis kepada dirinya.


Waktunya sebulan mengabdi kepada Jojo setelah itu Jojo berjanji akan menceraikannya.


Apakah semudah itu?, bagi Dy pasti mudah tapi bagi hati Jojo pekerjaaan ini sangat menyakitkan.


Alasan apa yang bisa di pakai untuk menceraikan Dy.


Semua alasan mengacu kepada kesalahan Jojo.


Kecuali Dy berselingkuh dan di grebek baru bisa masuk akal.


Tapi siapa yang percaya Dy bisa selingkuh? Belum berita itu muncul XPostOne sudah memutilasi Jojo.


Serba sulit dengan Intelijen.


" Dy, apa alasan ku untuk menceraikanmu.


Otakku betul-betul buntu". Tanya Jojo setelah hari pertama Mereka mulai membagi ranjang.


Dy yang lagi memikirkan Dilan tidak begitu memperhatikan ucapan Jojo.


Hatinya sedih ditinggal Dilan dalam kesendirian. Bagaimanapun Dilan sekarang adalah laki-laki kedua setelah Aby. Dilan orang yang selalu menjadi bayangannya kemanapun Dy pergi.


Dilan yang selalu bekorban melanjutkan setiap tugas Dy.


Setelah Dilan pergi baru terasa betapa pentingnya sosok Dilan dihati Dy.


" Yank... apa Kamu tidak mendengarku?".


Tanya Jojo duduk disisi pembaringan.


" Aku mendengar semuanya, Aku tidak mau berpikir,.bagaimana caranya Kita cerai. Itu urusanmu ini semua idemu".


Sahut Dy melangkah keluar dari Kamar menuju ke Ruang Tamu.


Dy duduk di sofa mencoba menguntai


mimpi, meraih bayangan Dilan yang telah


jauh darinya. Dy membuka ponselnya dan


mampir di instagram Dilan.


Disitu tidak ada apa-apa, Dilan bukanlah sosok cowok seperti Jojo yang setiap saat membuat status.


Yang punya Fans berjibun.


Di IG Dilan yang ada nama Dy, nama Ibunya serta nama Beck.


" Yank..tidur di Kamar, sudah semakin malam. Besok Aku akan mengajakmu ke Orchard ". Kata Jojo sudah berdiri disamping Dy.


" Ngapain Kita ke Orchad?, jangan katakan Kamu ke Butik atau semacamnya". Sahut Dy menoleh.


" Ya..Aku akan mengajakmu mengunjungi beberapa Butik, Aku endorser disana".


"Oke, Aku akan mengawalmu".


Sahut Dy lalu berdiri dan masuk bersama


Jojo ke dalam Kamar.


" Beb, sekarang Kamu bukan pengawalku


tapi istriku, jadi Kamu harus berdandan seperti layaknya seorang Istri Superstar".


Kata Jojo setelah Dy berada di dalam Kamar.


" Oke..Aku akan mengikutimu". Sahut Dy merebahkan tubuhnya disamping Jojo.


Tidak seperti dengan Aby atau Dilan, Dy sekarang tidur dengan pakain lengkap.


" Beb, Kamu tidak ganti dengan baju tidur?". Tanya Jojo menatap Dy yang uring-uringan.


" Tidak! Aku biasa tidur pakai pakaian


lengkap ". Sahut Dy bohong berusaha memejamkan matanya.


Malam ini Jojo serba salah, tidak seperti khayalannya selama ini


Usahanya untuk membuat Dy berbuat mesra kepada dirinya ambyar.


Jojo menarik nafas melihat body Dy yang memunggunginya.


Boleh dilihat tidak boleh di nikmati, kata itu cocok dengan keadaan Dy sekarang.


" Beb..udah tidur?". Tanya Jojo menggeser badannya.


Bau wangi tubuh Dy membuat Otak Jojo sepaneng. Tidak seperti gadis-gadis lain


yang pernah mengisi malam-malamnya.


Rata-rata gadis-gadis itu sangat kreatif


dalam bercinta. Tidak seperti Dy yang


dingin dan menatap dirinya penuh curiga.


" Kamu adalah istriku yang Sah, sebagai Suami Aku berhak atas dirimu". Ucapan


Jojo membuat Dy membalikkan badannya.


Matanya yang indah menatap Jojo.


" Oke sentuhlah Aku, kalau itu ke inginanmu ". Sahut Dy secepat kilat merahih pistolnya di meja lampu dan menodongnya ke Jojo.


" Dy..apa-apaan Kamu ". Teriak Jojo ketakutan. Dadanya berdebar keras.


" Jojo....Aku peringatkan padamu, jangan berani Kamu menyentuhku.


Hidupku sudah sengsara, jangan tambahkan beban.


Cari Kamu perempuan lain yang bisa di ajak bersenang-senang".


Kata Dy berdiri dan keluar menuju kamarnya.


Malam ini terasa berat, Dy mengunci pintunya dan berbaring.


Berusaha memejamkan matanya.


Pagi ini Dy menyediakan sarapan lebih bervariasi, karena Dy merasa sudah


menjadi "istri".


Sekarang cara berpakaian Dy sangat sederhana, tidak ada senjata menempel


seperti hari-hari sebelum Dy menjadi istri


Dy cukup memakai Hot pants dan tank top. Setelah selesai menyiapkan sarapan Dy menuju Kamar Jojo.


Dy mengetuk pintu Jojo karena sudah siang, setelah lama menunggu akhirnya Jojo membukakan pintu.


" Jo..udah siang, katanya mau ke Orchad.


Jadi nggak?". Kata Dy masuk ke Kamar Jojo.


" Kamu tidak usah ikut, masalahnya bangku Mobil hanya dua, nanti kamu duduk dimana. Aku akan ngajak teman wanita pulang".


Sahut Jojo dingin.


" Maksudmu apa?". Tanya Dy tidak enak hati. Pagi ini Dy merasa di campakkan oleh Jojo.


" Aku juga tidak sarapan, disana banyak makanan enak". Kata Jojo lagi.


Dy tidak mau menunggu omongan Jojo selanjutnya, Dy cepat keluar dari Kamar


Jojo dan pergi ke Kamarnya.


Hatinya kesal mendengar pernyataan Jojo.


Dy duduk di Sofa panjang dan meraih Ponselnya. Hari ini Dy akan merendahkan dirinya membuang gengsi untuk menelpon Dilan.


"Ada apa Kamu menelpon Aku". Suara Dilan meluncur dingin tanpa basa basi.


Dy terdiam, dadanya terasa sesak.


Sepertinya pagi ini Dy merasa terhempas.


" Maaf ...Aku cuma..".


" Kalau tidak penting, Aku akan menutup ponselnya". Potong Dilan menutup ponselnya.


" Siapa yang Kamu telepon " suara Jojo membuat Dy kaget.


" Kamu ngagetin Aku". Sahut Dy berdiri.


" Aku ingatkan padamu, jangan coba-coba Kamu berselingkuh. Kita sudah menikah sah, Aku bisa melaporkanmu apabila Kamu berselingkuh". Jelas Jojo.


" Aduhh...siapa yang berselingkuh, Kamu banyakan mengkhayal ". Sahut Dy kesal.


" Supaya Kamu tahu saja, hari ini Aku masih baik hati, tapi belum tentu nanti malam Aku berdamai". Kata Jojo mendekati Dy.


" Katanya Kamu akan bersenang-senang sama cewek...Sana pergi".


" Kamu mengusir Aku?, supaya Kamu bebas berselingkuh?, Kamu kira Aku bodoh, Aku lihat di CCTV Kamu keluar masuk ke Kondo sebelah dengan laki-laki itu". Kata Jojo. Suaranya meninggi.


Dy kaget langsung berdiri.


Dulu sudah pernah Dy berpikir tentang


CCTV yang ada di luar, tapi tidak pernah berpikir Jojo akan menyelidiki itu.


" Itu teman Agent yang ada disitu. Sesama Agent harus saling berhubungan, Kita saling membantu". Sahut Dy berusaha tenang, Dy lalu berdiri di hadapan Jojo.


" Teman?, hanya sekedar teman?". Selidik Jojo menatap mata Dy.


" Jojo apa maksudmu, Kamu seperti Police penyidik". Sahut Dy balik menatap Jojo.


" Sejauh mana Kamu berteman dengan Orang itu sampai Dia trus memberi jejak cinta di badanmu ". Kata Jojo memeluk Dy.


Bibir Jojo dengan cepat mencium bibir Dy. Semua diluar perkiraan.


Apaboleh buat, Dy hanya bisa pasrah daripada Jojo marah....😁


" Mengapa Kamu menciumku?!". kata Dy


sambil melepaskan pelukan Jojo.


" Apa tidak boleh, Kamu istriku ". sahut


Jojo tersenyum senang.


" Kita sahabat, bukan istri beneran". ucap


Dy cembrut.


" Aku adalah 100% suami sah ". sahut Jojo


tidak mau kalah.


" Aku mendadak Amnesia. Apapun yang


terjadi atau yang terucap Aku sudah lupa ".


kata Dy tersenyum.


" Sepandai-pandainya tupai melompat suatu


hari akan jatuh juga. begitupun Kamu, akan


ada hari naas, dimana Aku akan menaklukan


dirimu". ucap Jojo.


" Aku adalah tupai bersayap, kalau mau jatuh


sayapku mengembang. tidak jadi jatuh ".


sahut Dy tertawa. Jojo senang melihat


Dy tertawa.


*****


*******


.


.