I'M BODYGUARD

I'M BODYGUARD
KEDATANGAN MAY



Bab.21.


Hari ini Dy akan istirahat seharian, karena kemarin hampir menjadi tumbal pernikahan hantu.


Mengingat itu Dy menjadi merinding.


Untung semalam Dilan menemaninya, kalau tidak Dy akan terus terbayang wajah mayat lelaki yang mau dinikahinya.


" Daaarr...". Jojo mengagetkan Dy dari belakang.


" Hee..kurang ajar ".. Teriak Dy kaget.


" Habis dari tadi Aku lihat Kamu melamun.


Kamu pasti mikirin Aku ya".


" Aku mikirin kejadian kemarin". Sahut Dy.


" Beb..Kamu bikin sarapan gak?". Tanya Jojo melihat di atas meja kosong.


" Ini sudah jam sebelas, Kita akan "kuliner" Online". Kata Dy sambil minum Cappucino kocok. Mereka duduk berdua saling pandang.


" Apa maksudmu memandang Aku?". Tanya Dy melotot.


" Aku gak jadi minum". Teriak Jojo kalap, langsung menaruh Cappucino nya.


" Hee..Kamu kesurupan ya, tidak ada angin atau hujan, Kamu teriak, dasar aneh!!". Kata Dy ikut berdiri.


" Kamu yang aneh, Cowok mana yang menggigit lehermu". Teriak Jojo lagi.


Nafas Dy seakan terhenti, baru menyadari.


Kampret Dilan!!. bikin masalah saja, mengapa bikin gigitan cinta di leher.


Bikin huru hara saja. Bathin Dy kesal.


" Tenang Jo...ini efek samping dari racun yang Aku minum kemarin. Makanya Kamu belajar minum racun, nanti akan keluar di badanmu jejak-jejak Cinta seperti Aku ini".


Kata Dy berusaha ngibul.


" Aku tidak percaya, itu persih seperti di ****** Cowok". Sahut Jojo menendang Sofa yang tidak bersalah.


" Mana ada Cowok kesini, lagian Aku tidur semalaman". Kata Dy berdalih.


Jojo melangkah lebar ke Kamar Dy, mencari jejak perselingkuhan.


Untung Dy sudah membersihkan bekas minuman Dilan.


Ternyata berselingkuh menakutkan, jantung seperti mau meloncat setiap


Jojo menendang barang yang tidak bersalah. Padahal Jojo pacar bukan, apalagi Suami.


Awas Kamu Dilan, Aku tidak akan menggigitmu tapi langsung menelanmu!!


Gerutu Dy kesal.


" Kamu ngomong apa?, apa itu Dilan?".


" Dilan..itu temannya pete sama jengkol ". Sahut Dy cepat. Untung tadi Dy menggerutu pakai bahasa Indonesia.


Gara-Gara Dilan hidup Dy pagi ini sengsara.


" Sekarang Kamu percayakan bahwa tidak ada Cowok ke Kamarku". Tanya Dy merasa menang.


" Gaaakkk... nanti malam Aku akan begadang". Kata Jojo dengan muka merah.


Waduuhh...gimana ini.


Dilan setiap malam pasti datang reunian, bisa-bisa Jojo pingsan melihat Dy didalam dekapan Cowok kedaluwarsa.


" Ya begadang dah, Aku yang tidur, siapa tahu Mafia Pengantin hantu datang mencarimu...". Kata Dy mencoba menakuti


Jojo.


" Aku tidak takut, sini suruh, Aku libas sekalian ". Sahut Jojo tetap emosi.


" Minum dulu kalau begitu, kumpulin tenagamu untuk melawan Mereka. Mungkin nanti malam Aku menyingkir sebentar, supaya Kamu bebas ber aksi". Kata Dy kalem.


Sementara Jojo minum Cappucino, Dy sibuk merapikan barang-barang yang di tendang oleh Jojo tadi.


Bell pintu berbunyi, Dy melihat dari lubang pengintip. Rupanya May datang.


" Jojo..calon istrimu datang, lengkap dengan membawa oleh-oleh. Jangan lupa bikin jejak drakula di lehernya".


Kata Dy langsung masuk Kamar


Jojo kedepan membuka pintu.


" Masuk May...". Kata Jojo tanpa ekspresi.


May tersenyum manis.


Mereka duduk di Ruang tamu.


" Ada apa May?". Tanya Jojo merasa konyol.


" Aku bawain Kamu makanan kesukaanmu". Sahut May menaruh makanan dan minuman Macha di atas Meja makan.


" Terimakasih ". Sahut Jojo gelisah.


Matanya terus melirik ke Pintu Kamar Dy..


Dy lagi mondar mandir di dalam Kamar menahan kesal.


Mau SMS Dilan lewat GSM, takut ketahuan Beck, karena GSM Dilan tersambung dengan Beck.


Tapi kalo gak di hubungin, nanti malam Dilan nongol lagi.


MENJADI TAWANAN JOJO


Baru di teliti memang kentara sekali


kalau leher Dy bekas di ******.


Pantas Jojo marah-marah. Tapi mengapa Jojo marah-marah juga...


Hari ini memang memusingkan, lebih baik keluar jalan- jalan.


Dy memakai sweater untuk menutupi merah di lehernya dan Celana pendek Jeans serta sepatu Kets.


Baru Dy keluar dari Kamar Jojo sudah berkacak pinggang menghadangnya.


" Mau kemana Kamu?". Tanya Jojo keras.


" Mau jalan-jalan ". Jawab Dy pendek.


Tanpa babibu Jojo langsung menyeret tangan Dy dan menyeretnya ke Kamarnya.


Pemandangan itu membuat May cemburu.


" Jojo....". Teriak May yang merasa ikut andil mencintai Jojo.


Dengan kasar Jojo melempar Dy ke Ranjang. Sebenar nya bisa saja Dy balik melempar Jojo atau membuat Jojo kelenger, tapi itu tidak di lakukan oleh Dy, karena ada May disini.


Dy tidak mau mempermalukan Jojo.


" Jangan membuat Aku harus membunuh Orang". Bentak Jojo.


Omongan Jojo selalu seram dan menakutkan, tapi bagi orang yang mengenal Jojo Mereka akan tertawa.


Tong kosong nyaring bunyinya.


" Aku lapar, Aku mau keluar makan".


Kata Dy turun dari tempat tidur.


" Aku sudah memesan makanan, Kita makan berdua ". Sahut Jojo menurunkan volume suaranya.


" Jangan Kamu keluar, nanti Aku yang membawakan Kamu makanan".


Kata Jojo mengunci pintu Kamarnya


Dy pasrah di kunci Jojo, daripada ribut.


Terpaksa Dy membuka Sweater nya, dan berbaring di Sofa panjang.


Ingatannya melayang ke Dilan.


Sosok lelaki itu telah menyita perhatiannya, membuat Dy merasa berdosa kepada Aby.


Ntah mengapa ketegasannya selama


ini luluh di hadapan Dilan.


Mungkin beginilah keberadaan Orang berselingkuh dari pasangan,.pertama iseng, terus ngangenin dan ketiga ketagihan.


Perlahan bayangan pasangan pertama akan hilang berganti bayangan pasangan baru, yang selalu kita bandingkan... dan selalu yang menang bayangan pasangan kedua.


Dy menghela nafas panjang mencoba menggali banyak alasan seandainya Aby bertanya kenapa Dy berpaling kepada Dilan?


Dan banyak pertanyaan yang di awali dengan perkataan MENGAPA?.


Akan beruntun keluar dari mulut Aby.


Dy menguap, berusaha mencari posisi enak untuk melanjutkan tidurnya yang setiap malam kurang.


Jojo merasa lega bisa mengurung Dy.


Dia kembali menemui May yang uring-uringan.


" Apa hubunganmu dengan Bodyguardmu, jangan katakan Kamu Fall in love ". Tanya May merasa terusik oleh sikap Jojo yang Over protektif terhadap Dy.


Pertanyaan yang tidak perlu dijawab, karena ujung-ujungnya akan membuat May sakit hati.


Karena selama ini May sangat mengharapkan Cinta Jojo berlabuh di hatinya.


Hari ini perbincangan Jojo dengan May sekitar film, iklan dan income...


Tidak lebih, padahal May mengharap lebih.


Suasana hati Jojo yang resah dan tekanan dari Mamanya, serta tekanan kerja yang padat membuat Jojo kadang-kadang merasa terjepit diantara ketenaran namanya....


" May, Aku bukan mengusir... sebaiknya Kamu pulang. Aku tidak enak badan". Kata Jojo halus berusaha supaya perkataannya tidak menyinggung perasaan May.


Jojo tahu May ada hati dengannya, sebelum Dy datang Jojo menganggap May adalah teman begadang, teman yang mengasyikkan.


Tapi semenjak Dy datang Jojo langsung berpaling dan seketika membuang rasa sukanya kepada May.


" Terimakasih ". Sahut May singkat.


May mengambil tasnya dan Bergegas keluar ..Jojo mengantar sampai di pintu dengan perasaa beku, tanpa basa basi.


Hati May terasa tertusuk oleh sikap Jojo yang dingin. Padahal May sudah berusaha semaksimal mungkin berdandan yang sexy dan bersikap baik.


Cinta selalu mencari jalannya sendiri,


sulit di paksa, berjalan semau gue..


Jojo pergi ke Kamarnya dan melihat Dy yang tertidur pulas.


Sebagaian Wajah Dy yang cantiik di tutupi oleh anak rambut, bibir sexynya sedikit terbuka mengundang Jojo untuk mengecupnya.


Tapi itu tidak di lakukan oleh Jojo.


Dy bukanlah wanita gampangan yang bebas di jamah.


*********