
Senyum si kembar Kayla dan Keyla merekah penuh kebahagiaan menikmati akan indahnya ciptaan dari yang Maha Kuasa.
Kayla memutuskan untuk mengajak turut serta seluruh keluarga besarnya berbulan madu di pantai tepatnya di kota malang yaitu Pantai Teluk Asmara. Sesuai dengan namanya Kayla ingin keluarganya semakin bahagia dan rukun seperti dimabuk asmara.
Setelah cukup beristirahat di hotel setibanya di kota apel itu Kayla dan Keyla memutuskan untuk berjalan-jalan bersama-sama di tepi pantai sembari menunggu anggota keluarga lainnya bangun tidur.
Keduanya menikmati sejuknya angin sore di pantai itu. Setelah cukup lama menyusuri pantai pasir putih ke Kuningan itu, keduanya memilih duduk di atas pasir sembari menatap ke arah laut lepas itu.
"Nyaman sekali." Keyla malah membaringkan tubuhnya di hamparan pasir itu.
"Key kau jorok sekali berbaring disitu," protes Kayla saat melihat Keyla.
"Jorok apanya ini nyaman sekali." Keyla malah menarik tubuh Kayla. Kayla yang sempat menolak perlahan mulai nyaman dan menikmati. Berbaring beralaskan alam seperti ini sangat nyaman dan tentunya memiliki sensasi berbeda.
"Bagaimana, Kakak menyukainya?" telisik Keyla.
"Mm," sahut Kayla dengan bergumam.
"Bagaimana kalau kita tutup mata kita Kak. Rasanya nyaman sekali," cetus Keyla yang sudah dulu menutup mata.
Melihat Keyla yang sudah menutup mata membuat Kayla juga antusias menutup mata.
"Kau benar Key, suara deburan ombak yang memecah ditepi disertai hembusan angin benar-benar membuat hati siapapun damai. Benar-benar nyaman," ucap Kayla sesudah menutup mata.
Perlahan Keyla membuka mata. Ditatapnya wajah kakaknya yang tengah tersenyum begitu lepas.
"Kak aku senang melihatmu bahagia seperti ini karena jika kau tidak bahagia maka aku menyesali pertemuan kita," gumam Keyla.
Tidak mendapat respon dari Keyla, Kayla membuka mata. Ia mendapati adiknya membuka mata menatapnya padahal tadi dia yang menyuruh menutup mata.
"Kau kenapa?" Kayla yang baru saja membuka mata menangkap raut kesedihan dari wajah adiknya.
Keyla menggeleng sembari tersenyum.
Mendengar kata-kata perhatian dari Kayla membuat Keyla semakin tidak kuasa membendung air matanya. Air mata bahagia yang sejak tadi dibendungnya kini akhirnya menitik perlahan.
"Key jangan membuat Kakak semakin sedih cepat katakan!" Kayla menyeka air mata Keyla dengan lembut lalu memeluknya. Tidak ada lagi yang lebih menghangatkan selain pelukan dan itu lah yang dilakukan Kayla saat ini.
"Kak aku bahagia, bahagia dengan takdir kita. Katakan sejujurnya Kak, apa Kakak juga merasakan hal yang sama?" Kayla mengurai pelukannya, menatap Kayla serius dengan pertanyaannya.
"Tentu saja siapa yang bisa menampik memiliki saudara kembar sepertimu keluarga seperti keluarga kita dan pria sebaik Ricky. Apa lagi yang aku cari." Kayla berucap penuh penekanan dan keyakinan.
Kayla bangkit dari duduknya, mengulurkan tangannya pada Keyla. Dengan tersenyum Kayla menerima uluran tangan Kayla. Keduanya bangkit melangkah perlahan menyusuri pasir putih pantai di sore itu.
Pov Twins Kayla-Keyla.
Tuhan begitu indahnya kau mempertemukan kami. Takdirmu begitu indah kau membuat kami saling membenci lalu menyayangi bahkan melebihi nyawa kami sendiri.
Awalnya dari mencintai pria yang sama dan akhirnya bukan keegoisan pilihan kami yang membuat kami tetap saling menyayangi dan merelakan salah satu dari kami memilikinya.
Pahit, manis dan masam itulah hidup. Serangkaian takdir yang harus manusia jalani. Pada dasarnya menghantar kita menuju tempat yang lebih baik, derajat yang lebih tinggi. Namun semua tergantung bagaimana manusia itu memaknainya.
"Aunty, Mommy, ayo makan!" teriak Twins R serempak.
Kayla dan Keyla menatap senyum bahagia keluarganya yang menyambutnya dari Bunda Jeni, Kakek Hendra, Alvin, Twins R dan ketinggalan si kecil Rhea yang berada di gendongan Ricky.
"Ayo Kak." Twins K berlari bersama-sama ikut berkumpul bersama keluarga lainnya yang sudah menunggunya.
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
Sejatinya kebahagiaan itu berada di dalam lubuk hati. Menerima dengan ikhlas dan sabar setiap masalah bukan berarti kalah namun itu cara kita memaknai hidup.
Percayalah Tuhan sedang mempersiapkan sesuatu yang besar untuk kita sebagai hadiah dari setiap kesabaran dan keikhlasan. Jalan Tuhan lebih indah dari jalan yang manusia pikirkan.
Terima kasih yang sudah membaca novel Beautiful Twins sampai selesai. Ambil yang baik dari kisah ini. Semoga kita termasuk orang-orang baik yang akan menerima takdir yang baik🤲. Sampai jumpa di novel author lainnya🙏🥰.