Beautiful Twins

Beautiful Twins
Bab 103. Si Ratu Absurd



Happy Reading 😊


SEMBILAN BULAN KEMUDIAN.


"Aw." Keyla meringis menahan sakit di perutnya.


"Kalian awas jika sudah keluar, Mommy akan buat perhitungan!" Keyla menepuk lembut perutnya yang menonjol dengan raut wajah kesalnya.


"Sayang jangan lakukan itu, bagaimana jika nanti mereka tidak mau keluar dengan ancamanmu itu." Alvin yang mendengar istrinya sejak tadi marah-marah mendekat mengusap perut Keyla dengan lembut . "Sayang jangan sakiti Mommy.


Tiba-tiba saja bayi dalam kandungan Keyla anteng setelah dielus Alvin sementara jika Ia yang mengelus bukannya diam malah semakin bergerak membuat perutnya serasa mau robek.


"Kenapa aku yang mengandung dan membawanya kemana-mana tapi tidak mau mendengarkan aku tapi kamu?" Keyla kesal dengan keadaannya saat ini.


"Karena kedua putraku begitu menyayangi Daddynya." Alvin mengucap dengan bangga dengan keadaannya saat ini. Ya, dokter sudah memvonis Keyla hamil anak kembar laki-laki hingga setiap hari membuat perutnya serasa lapangan sepak bola. Bulan ini kandungan Keyla masuk sembilan bulan perkiraan lahir masih dua minggu lagi. Keyla yang begitu kesal karena ulah kedua putranya itu mau tidak mau mengikuti Alvin ke kantor karena hanya dengan elusan Alvin perutnya kembali tenang.


"Aw sakit. Sakit!" Keyla merintih membuat Alvin kembali mengelusnya.


"Ahh sakit!" pekik Keyla meremas pinggang Alvin.


"Sakit sayang kenapa malah meremas punggungku?" Alvin meringis merasakan nyeri akibat remasan Keyla.


"Aku tidak ingin dielus!" teriak Keyla meluapkan emosinya karena Alvin terus mengelus perutnya.


"Kau mau apa, bukannya jika dielus sakitnya akan hilang?" Alvin menatap tidak mengerti.


"Ahhh ... aku mau dokter, cepat bawa aku ke rumah sakit!" pekik Keyla. Menarik telinga Alvin.


"Aw sakit sayang lepas dulu telingaku." Alvin terus meringis menahan sakit karena Keyla semakin kuat menarik telinganya.


Dua orang masuk mendengar teriakan dari dalam yang tidak lain sekertaris dan asisten Alvin, Zevaya dan Hans.


"Kau tidak lihat jangan banyak bertanya bantu lepaskan ini!" teriak Alvin emosi.


Mendengar Alvin yang terlihat menyedihkan dan tidak berdaya dengan keadaannya saat ini. Bagaimana tidak pria yang biasa garang dan ditakuti musuh-musuhnya itu membuat Hans dan Zevaya menahan tawa.


"Kalian berani menahan tawa seperti itu!" bentak Alvin emosi melihat ekspresi kedua orangnya itu.


"Tidak Tuan." Zevaya dan Hans segera membantu Alvin agar telinganya dilepas oleh Nyonya itu.


"Lepaskan Tuan, Nyonya cantik." Hans berusaha membujuk Keyla.


"Tapi aku kesakitan, kau tampan sekali asisten Hans." Keyla langsung teralihkan fokusnya menatap wajah Hans penuh puja hingga melepas tangannya dari telinga Alvin.


"Nyonya apa yang anda lakukan?" Hans merasa tidak nyaman karena saat ini tangan Keyla melingkar di leher Hans.


"Cepat gendong aku ke mobil, perutku sakit!" perintah Keyla dengan manja. Hans menatap atasannya merasa tidak enak namun ini juga bukan keinginannya.


"Sayang lepaskan Hans, kau ini apa-apaan!" Alvin berusaha melepas tangan Keyla dari leher Hans.


"Kau ini, ini kemauan putramu!" Keyla mendorong Alvin sembari mendelik kesal padanya namun kembali tersenyum saat menatap Hans sembari menahan sakit.


"Ahh sakit!" pekik Keyla lagi.


"Tunggu apalagi cepat bawa istriku, kau ingin anakku lahir disini!" perintah Alvin.


"Tapi Tuan, Maaf Tuan." Hans yang masih ragu-ragu akhirnya mau tidak mau mengangkat tubuh Keyla melihat nyonya itu sudah meringis semakin kesakitan.


Alvin hanya menggeleng dengan tingkah aneh Keyla. Bukan kali ini saja,sejak ketahuan hamil istrinya itu selalu meminta hal-hal aneh dari minta bertemu Song Joong-ki yang entah siapa Ia tidak tahu sampai menguras isi tabungannya, meminta menginap dan tidur bersama Ziva dan suaminya, kemana-mana maunya di gendong dan dan yang lebih parah memintanya semalam mengelus perutnya sampai pagi jika tidak Ia akan marah-marah seharian penuh dan masih banyak lagi kelakuan aneh Keyla semasa hamil yang tidak bisa disebutkan satu persatu 🤣.