
Happy Reading 😊
Bukan suasana hening yang terjadi di kamar Kayla dan Ricky melainkan suara bising Ricky yang terus saja berbicara di telepon membuat Kayla tidak bisa memejamkan mata.
Entah siapa yang berbicara di telepon sekitar 1 jam namun juga belum berakhir.
"Baiklah jangan risau lagi tidak ada hubungan seperti itu hanya hubungan yang saling menguntungkan saja." Ricky berbicara di telepon yang juga jelas terdengar oleh Kayla.
"Apa yang dia maksud hubunganku dan hubungannya lalu untuk apa menjelaskan atau jangan-jangan itu pacarnya," gumam Kayla dalam hati.
Ricky banyak berubah akhir-akhir ini. Pria yang dulu begitu lembut dan menghargai Kayla kini berubah menjadi pria dingin yang hanya mementingkan urusannya sendiri. Walaupun berjalan di arah yang sama namun Ricky tunggu fokus untuk melihat ke depan karena dia lebih tertarik pada lingkungan sekitarnya itu yang membuat waktu terasa berhenti.
Beberapa hari berlalu Ricky semakin tidak peduli entah apa yang dipikirkannya bukan Ia tidak bekerja dan tidak pulang ke rumah.
"Ada apa dengan suamimu Kay kenapa sudah berada hari tidak pulang, apa kalian bertengkar?" telisik Jeni setelah cukup lama mendiamkan masalah putrinya itu.
"Tidak Bunda, sudah Kay bilang Ricky ke luar kota untuk menyelesaikan masalah penting perusahaan," kilah Kayla.
Ya itu lah alasan yang terus saja dikemukakan Kayla walau sebenarnya wajahnya pun tidak mendukung alasannya. Ia yang terus saja terlihat murung dan sedih membuat Jeni tidak mempercayai ucapan Kayla.
"Dan satu lagi Rendy terus saja mencarimu jika ada masalah yang belum selesai diantara kalian Bunda berharap kau bisa menyelesaikannya karena kau sudah bersuami tidak pantas berhubungan dengan pria lain," tutur Jeni.
Rendy terus saja mencarinya baik di rumah maupun di kantor tapi Kayla selalu menolak untuk bertemu baginya antara dia dan Rendy sudah selesai.
"Bunda tahu sendiri apa yang Rendy lakukan di masa lalu, aku tidak akan memaafkannya!" kukuh Kayla.
"Mau memaafkan itu urusanmu tapi Bunda berharap kau menyelesaikannya secara dewasa karena jika tidak selamanya masalah itu tidak akan selesai dengan sendirinya justru akan menimbulkan masalah baru dikemudian hari dan contohnya bisa masalahmu sekarang dengan Ricky. Bunda tahu kau dan Ricky sedang tidak baik-baik saja," tutur Jeni panjang lebar.
....
Flash Back On.
Malam pertunangan.
Malam yang sangat berarti bagi Kayla karena setelah sekian tahun merasa kehilangan sosok pria yang dicintainya, Kayla kembali menemukan cinta dari seorang Rendy. Pria itu selalu menemaninya dan setia menunggu selama dia melanjutkan pendidikannya selama 5 tahun di negara Paman Sam. Selama 5 tahun Rendy beberapa kali mengunjunginya dan semakin membuat seorang Kayla jatuh cinta. Cinta yang menurutnya sangat berbeda karena cintanya berbalas. Mencintai dan dicintai dua hal yang sangat membahagiakan di dunia ini.
Rendy dengan kelembutan dan perhatiannya mampu membuat Kayla melupakan masa lalunya hingga hanya satu impiannya setelah kembali ingin lebih dekat dengan pria itu.
Namun di malam pertunangan itu pria yang selalu menemaninya selama Lima tahun itu tiba-tiba datang dengan kabar buruk.
Keluarganya lebih tepatnya Ayah Rendy datang dan mengatakan jika Rendy tidak bisa melanjutkan acara itu karena sesuatu hal mendesak.
Bak tersambar petir di siang hari bolong itu lah perasaan Kayla saat itu. Malu, ya itu lah yang memenuhi benaknya saat itu. Tamu yang hadir dari rekan bisnis juga teman-temannya membuat Kayla tidak bisa menempatkan diri juga puluhan awak media yang sudah standby meliput acara besar itu semakin membuat Kayla mati kutu.
Disaat itu juga tiba-tiba Arman pingsan dan dilarikan ke rumah sakit.
Sejak saat itu kehidupan Kayla berubah pertunangan yang berakhir gagal membuatnya frustasi ditambah ayahnya yang ternyata mengidap sakit jantung stadium lanjut semakin memperparah keadaan.
Flash Back Off.
"Kenapa kau harus kembali dan mengusik hidupku, belum cukupkah kau membuatku menjadi seperti ini!" geram Kayla dengan tangan terkepal. Ia beranjak dari duduknya lalu menyambar tas di mejanya lalu mengayunkan langkah tergesa-gesa.
Mobil Kayla menerobos jalanan yang lengang itu dengan kecepatan penuh. Tidak butuh waktu lama sekitar 20 menit Ia sudah sampai di depan kantor Rendy.
"Sudah saatnya kita akhirnya semuanya masalah dua tahun lalu." Batin Kayla. Ia meyakinkan dirinya untuk mengakhiri konflik di masa lalu itu.