Achievement System

Achievement System
Bab 94 : Kesal?



Kenapa tidak ada orang?


“Sistem, di mana mereka?”Chu Xian bertanya kepada sistem dan merasa sangat tidak puas.


[Anak muda]


[Coba kamu lihat lagi layar sistem...]


[Aku pikir kamu sudah salah paham akan sesuatu!]


Sistem tidak berkata dengan baik. Sudah dia bantu tapi Chu Xian malah tidak puas!


Mendengar suara sistem, Chu Xian pun kembali melihat layar sistem dan benar saja ternyata bukan mobil ini yang menjadi arahnya, tapi sebuah mobil yang terlihat bergerak di layar sistemnya.


Apakah mereka di culik?


Chu Xian merasa bahwa asumsi nya mungkin saja benar, dan langsung saja dia kembali ke mobil.


“Sial! Awas saja kalian jika terjadi apa-apa kepada mereka!”Chu Xian sangat marah di dalam hatinya.


Mati!


Mata Chu Xian bersinar dan bertekad untuk membunuh orang-orang itu.



Di dalam mobil yang membawa ketiga Rukia, Lingji dan juga Su Xiao.


“Apakah kamu ingin mati?!”Ancam seseorang kepada Su Xiao yang berada di belakang.


“Ada apa?”Tanya seorang temannya yang sedang menyetir mobil di depan.


“Ini, tadi anak ini mencoba untuk menghubungi seseorang di telpon, dan untung saja aku sudah membuang ponselnya keluar!”Jawab orang itu dengan enteng.


“Yah, bagus, tapi jangan kau sakiti mereka dulu, bos meminta kita agar mereka di bawa secara utuh!”Kata temannya menjelaskan.


“Yah, aku tau itu... Aku hanya sedikit mengancamnya...”Orang itu melambai dan segera pindah dari kursi belakang.


Saat ini Rukia dan Lingji dalam keadaan yang tak sadarkan diri, dan hanya Su Xiao saja yang masih sadar dan itupun dia sangat ketakutan dan tidak berani berkata apa-apa.


Kakak tampan, cepatlah datang!


Su Xiao hanya bisa memohon di hatinya agar Chu Xian bisa segera datang dan menyelamatkan mereka, walaupun dia tau itu mustahil, karena dia ingat bahwa ponselnya sudah di buang oleh orang itu.


Tapi, harapan tetaplah harapan!


“Hei, sepertinya ada yang mengikuti kita dari belakang!”Kata orang yang tadi mengintimidasi Su Xiao.


“Siapa itu?”Tanya teman yang menyetir mobil dengan dalam.


Apakah mereka sudah ketahuan?


Tapi tidak mungkin!


Ayo tambah kecepatannya!


Orang itu menginjak gas dan menambah kecepatan mobilnya.


Mendengar perkataan orang-orang ini Su Xiao pun diam-diam terkejut, dan berkata di dalam hati.“Apakah itu kakak tampan? Ya, itu pasti dia dan datang untuk menolong kami!”Su Xiao menjadi bersemangat.


Di dalam mobil Chu Xian.


“Apakah itu mereka?”Shi Yuan bertanya dengan heran, “Bagaimana kamu bisa tau bahwa mobil yang di depan adalah yang membawa mereka?”


Mereka yang dikatakan Shi Yuan sudah pasti adalah Rukia, Lingji, dan Su Xiao. Tapi yang membuat Shi Yuan keheranan bagaimana Chu Xian bisa mengetahuinya? Dia merasa misteri Chu Xian semakin dalam!


Chu Xian diam dan masih tidak menjawab pertanyaan Shi Yuan.


“Hmph”Shi Yuan menggembungkan pipinya kesal dan tidak bertanya lagi.


“Apakah kalian ingin bermain kejar-kejaran?”Chu Xian berkata di dalam hati sambil menambah kecepatan mobil. Tapi ini sudah yang paling tercepat jadi rasanya agak hambar.


Beberapa kali Chu Xian berpikir ingin menabrak mobil yang ada di depan mereka, tapi tidak jadi dilakukan karena takut itu akan membahayakan Rukia, Lingji dan Su Xiao.


Selama satu jam mereka saling kejar-kejaran, dan akhirnya mereka berhenti di tepi jurang. Karena memang jalan ini sudah sangat jauh, dan jika mereka melanjutkan maka akan semakin repot.


Dengan membawa pistol di tangan, orang itu turun bersama 2 teman nya dan berniat untuk membunuh.


Chu Xian yang melihat mereka turun pun tersenyum, dan dia ikut turun, “Hehe, ini adalah hari terakhir kalian...”Katanya diam-diam senang, karena aksi kejar-kejaran akhirnya berakhir.


“Hei, keluar kamu!”Teriak orang jahat itu sambil mengarahkan pistolnya kearah mobil Chu Xian.


Chu Xian turun dari mobil dengan santai, dan menutup kembali pintu mobil, karena dia tidak ingin Shi Yuan keluar, dan itu sangat berbahaya!


“Siapa kamu?”Tanya orang jahat itu ingin menembak Chu Xian.


“Kalian menculik teman-teman ku!”


Dor!


Orang itu tanpa ragu untuk menembak Chu Xian.


Ting!


Apa?


Orang-orang itu kaget dan ketakutan, karena peluru sama sekali tidak berpengaruh pada orang yang ada di depan mereka ini.


“Astaga! Orang ini bukan manusia!”


“Sudah terlambat untuk melarikan diri!”


Orang-orang itu sangat ketakutan karena mereka belum pernah menghadapi orang dan keberadaan seperti Chu Xian ini, dan mereka langsung berpikir apakah akan menggunakan orang yang di dalam mobil untuk mengancam orang di depan mereka ini.


“Selamat! Kalian sukses membuat ku kesal!”Mengatakan itu Chu Xian tersenyum hangat. Tapi di mata orang-orang ini senyuman Chu Xian terlihat seperti iblis!


Langkah Petir~


Bang!


Hanya satu detik!


Satu detik dua orang tumbang dan hanya menyisakan satu orang yang di cekik oleh Chu Xian.


“Jawab aku, siapa yang memerintah kan kalian?”Tanya Chu Xian dengan mata yang berbahaya.


“A...”Orang itu ingin berbicara tapi kesulitan, karena lehernya yang dicekik oleh Chu Xian.


“Hmph”Chu Xian melemparkan orang itu ke tanah, “Sekarang kamu bisa berbicara!”


“Uhuk-uhuk!”Orang itu batuk dan memegang lehernya yang kesakitan. Setelah merasa agak tenang, dia berkata, “Ini... Bos kami yang memerintah kan... Dia ingin agar kami membawa kedua gadis itu kepadanya!”


Orang itu berkata dengan sangat jujur dan memutuskan untuk mengatakan yang sebenarnya. Karena dia tau jika dia tidak mengatakan yang sebenarnya mungkin dia akan mati, dan sudah pasti dia lebih memilih untuk menyelamatkan nyawa nya sendiri.


“Apakah yang kamu katakan itu benar?”Chu Xian menatap orang itu erat-erat dan tajam. Seakan berkata jika kamu berbohong maka kamu akan mati!


“Saya... Saya tidak berani berbohong!”jawab orang itu ketakutan.


“Baik”Chu Xian mengangguk paham, “Kalau begitu bawa aku untuk menemui bos yang kamu maksud!”


“Baik-baik!”Orang itu segera mengangguk dan berusaha untuk berdiri dengan seluruh tubuhnya yang gemetar.


“Kamu jangan sekali-kali berani bermain trik dengan ku, jika tidak...”


Bom!


Chu Xian menghentakkan kakinya, dan tiba-tiba tanah retak dan menjalar kemana-mana. Chu Xian melakukan ini untuk mengancam orang itu.


Keberadaan apa yang sudah ku hadapi ini?


Orang itu berteriak ketakutan di dalam hatinya, dan tidak akan pernah berani menyinggung perasaan Chu Xian!


Setelah meletakkan Rukia, Lingji dan Su Xiao bersama Shi Yuan. Chu Xian meminta Shi Yuan agar membawa mereka pulang, sedangkan dia bersama orang itu pergi untuk menemui Bos di balik semua ini.


Tunggu saja!


(Akhir bab ini)