Achievement System

Achievement System
Bab 46 : Manusia atau Hantu?



Sekarang Chu Xian menjelaskan kepada LingJi tentang pertemuan pertama antara dirinya dan Xia, dan juga tentang Xia yang selalu menjaga mereka selama ini, termasuk LingJi sendiri, tapi setelah Chu Xian mengatakan bahwa Xia adalah hantu, LingJi langsung memotong ceritanya.


!


“Jadi kakak ini adalah hantu?” LingJi bertanya kepada Chu Xian dengan gemetar sambil berdiri dan menunjuk Xia.


“Kamu tenang dulu, biarkan kakak menyelesai kan perkataan kakak terlebih dahulu...” Chu Xian menenangkan LingJi yang sudah ketakutan mendengar cerita tentang Xia.


Baik!


Duduk kembali, LingJi yang masih gemetar terpaksa harus mendengarkan Chu Xian terlebih dahulu.


“...Fuhh” Chu Xian menghela nafas lega, lalu dengan sabar dia berkata lagi, “Sebenarnya waktu kakak pertama kalinya mengetahui Xia adalah hantu, kakak juga sama terkejutnya dengan mu...


Tapi, setelah itu kakak juga tau bahwa yang di sebut hantu itu tidak seseram yang di katakan orang-orang, dan akhirnya kakak mulai jatuh cinta kepada nya, dan sejak saat itulah dia sudah menjadi istri kakak mu ini...”


LingJi hanya manggut-manggut mendengar Chu Xian yang sudah menyelesaikan ceritanya, tapi dia masih merasa sedikit takut dengan Xia yang faktanya tetap hantu.


“Tapi yang kakak masih bingung adalah kenapa Xia bisa menjadi terlihat...” Chu Xian menoleh melihat Xia yang sedari tadi diam, lalu dia bertanya kepadanya, “Apakah kamu tau kenapa?”


"Aku... Aku juga tidak tau kenapa..." Xia menggelengkan kepala tidak tau.


"Coba ceritain apa yang sudah kamu lakukan atau sesuatu yang menurutmu bisa membuat kamu bisa menjadi terwujud menjadi manusia normal?" tanya Chu Xian dengan lembut.


Yah, sebenarnya dia juga bisa bertanya kepada Sistemnya, tapi setelah mengingat tadi pagi dia hampir di tipu oleh Sistem, dia pun tidak berani bertanya lagi.


Tapi, dia juga cukup senang dengan Xia yang sudah menjadi seperti manusia normal dan tidak dengan wujud hantunya yang dia sendiri tidak nyaman melihatnya.


Xia menggelengkan kepala dan berkata, “Aku... Kurasa tidak ada sesuatu yang istimewa terjadi dan tiba-tiba sewaktu aku mau ke ruang tengah tadi aku sudah terlihat oleh LingJi...”


“Yah, baiklah, mari kita cari tau secara perlahan saja nanti...” Chu Xian menghela nafasnya, melihat Xia yang seperti nya tidak tau apa-apa, dia pun tidak bertanya lagi. Lalu Chu Xian berkata lagi, “Yang terpenting sekarang adalah kamu harus mempelajari cara hidup manusia normal, dan tidak boleh menggunakan kemampuan-kemampuan yang kamu miliki lagi, termasuk terbang!”


"Yah, baiklah..." Xia mengangguk dan menyetujui Chu Xian.


Oke...


Chu Xian mengangguk, lalu dia melihat LingJi, dan berkata, “LingJi...”


"I... Iya kak?" LingJi masih gugup berada di dekat Xia.


"Kakak minta sama kamu untuk, jangan pernah mengatakan tentang hal ini kepada siapapun ya!" pinta Chu Xian dengan lembut.


"Baiklah kak..." LingJi menurut.


"Oke, sekarang kakak mau pergi mandi dulu ya, kalian baik-baik aja bicara di sini!" Chu Xian bangkit dari sofa dan pergi ke atas menuju kamarnya.


.....


"Sistem!" panggil Chu Xian mau tak mau harus bertanya kepada Sistemnya.


[Sayang, apakah kamu begitu takut untuk bertanya kepada ku?]


[Melihat mu yang seperti ini, membuat diriku sangat sedih, hiks!]


Wajah Chu Xian langsung menghitam mendengar perkataan Sistem, segera berteriak, “Kembali ke bisnis!”


[Oke, aku tau apa yang ingin kamu tanyakan]


[Sebenarnya tentang hal kenapa Xia bisa seperti itu, untuk biaya transaksi nya tidak begitu mahal]


Berapa?


[Cuma 5000 titik point, dan aku akan mengatakan nya kepadamu]


“B... Baiklah...” Chu Xian melambaikan tangan, setuju dengan agak enggan.


[Oke, titik point sudah di kurangi dan tunggu biar aku searching...]


[Baik, ternyata yang sebenarnya tentang Xia bisa menjadi seperti manusia normal adalah: ]


Karena faktor kemampuan. Hal ini karena dengan bertambahnya kemampuan yang dia miliki maka akan semakin kuat pula perwujudan tubuh nya, mengingat Xia itu adalah jiwa yang terpecah dan dapat menyebabkan perwujudan individu yang mandiri, serta memutuskan hubungan nya dengan jiwa yang lainnya.】


Dan ini juga karena di pengaruhi oleh kamu, dengan energi spiritual yang kamu miliki adalah Yang dan Xia adalah Ying, setelah bersatu maka akan membentuk energi Ying dan Yang menjadi stabil, hingga terbentuknya tubuh, mengingat Xia adalah hantu dan kekurangan energi Yang di dirinya.】


[Hei anak muda, selamat! Kamu sudah membuka kemampuan tersembunyi, memiliki Teknik Kultivasi Ganda dan setiap kamu berhubungan dengan wanita, maka sang wanita jika dia orang biasa akan bisa mulai berlatih, sedangkan untuk yang sudah memiliki kultivasi, maka akan menjadi semakin kuat...]


Chu Xian tercengang, ternyata dia yang membuat Xia seperti ini, dan juga dia membuka kemampuan tersembunyi, tapi kedengaran nya agak vulgar.


Apakah ini tidak ilegal dan apakah cerita ini sudah mendapat izin?


Hei penulis, apa yang sedang kamu pikirkan?


Chu Xian tidak berkata apa-apa lagi, lalu membuka pakaiannya dan pergi ke kamar mandinya.


.....


Di luar,~


"K... Kak Xia..." bisik LingJi takut-takut.


"Apakah kamu masih takut kepadaku?" Xia bertanya dengan menunjuk dirinya sendiri.


"T... Tidak, bukan seperti itu, tapi..." LingJi ragu-ragu untuk mengatakan nya.


"Tapi apa?" Xia semakin bingung dengan tingkah LingJi yang gagu.


"Benarkah selama ini kakak yang menjaga diriku?" tanya LingJi menunduk.


“Ya...” Xia mengangguk pelan dan berkata, “Karena Chu yang memintaku untuk menjaga orang-orang yang ada di sekitarnya, aku pun hanya menurut saja...”


"Jadi selama ini kakak sudah melihat segalanya tentang kami?" LingJi mengangkat kepalanya, dan menatap mata Xia.


“Tidak juga sih...” Xia menggelengkan kepala, lalu dengan tenang dia berkata lagi, “Aku hanya memantau keadaan sekitarnya saja, dan tidak ingin mengganggu privasi orang lain...”


“Seperti itu ya...” LingJi menghela nafas lega, dan berpikir ternyata kakak ini adalah orang baik.


Perasaan LingJi terhadap Xia pun bertambah satu poin, karena setelah mendengar perkataan Xia, dia sudah tau jika Xia orang yang baik, dan juga tidak mungkin kan kakaknya Chu Xian mau bersama dengan orang yang tidak baik.


Lalu dengan penasaran LingJi terus bertanya kepada Xia tentang kapan dia bertemu dengan Chu Xian, apa saja yang sudah mereka berdua lalui selama ini, dan apakah hubungan mereka sudah sampai ke situ.


Tak terasa mereka berdua sudah berbicara dengan lancar dan LingJi sudah tidak takut lagi dengan Xia, hingga LingJi sekarang sudah menganggap Xia adalah kakak barunya.


.....


Di tempat lain yang tidak di ketahui,~


"Apakah kamu sudah tau siapa yang sudah menyebabkan diriku menjadi seperti ini tahun lalu?"


"Sudah tuan, tapi untuk memancing nya agar dia masuk ke dalam jebakan yang kita buat, kita harus menculik salah satu dari orang terdekatnya untuk mengancamnya!"


"Baik, pokoknya saya tidak mau tau, yang terpenting adalah saya ingin segera membunuh orang ini!"


"Baik tuan..."


(Akhir bab ini)