
Tiga hari kemudian.
Beberapa hari ini Chu Xian tinggal di rumah keluarga Su. Di karenakan pak tua Su tidak ada di rumah mereka tinggal tiga orang Lingji, Rukia dan dirinya sendiri. Ternyata pak tua Su pergi melakukan bisnis di luar kota, bahkan membawa Su Xiao bersamanya.
Selama ini Chu Xian hanya bersantai dan tidak melakukan apa-apa selain dari bernyanyi untuk Lingji, memasak di dapur, dan ber-kultivasi. Dia sebenarnya ingin melakukan sesuatu karena menurutnya ini sangat membosankan, tapi apa boleh buat, para pak tua tidak ada yang menghubungi dirinya, jadi dari mana dia mendapat pekerjaan.
“Hei, hei, apa yang akan ku perbuat untuk menghilangkan kebosanan ini.” Menghela nafas.
Telpon berdering!
Pengirim: Shi Yuan.
Chu Xian mengangkat telponnya dengan lemah dan bertanya: “Ada apa, tidak biasanya kamu menghubungi ku, apakah ada yang bisa ku bantu?”
Suara Shi Yuan: “Yo, bos tak bertanggung jawab, memang benar presiden cantik dan malang ini membutuhkan bantuan-mu, hanya saja aku tidak tau apakah bos kita ini sedang sibuk apa tidak...”
Nadanya terdengar penuh kebencian.
Chu Xian mengangkat alisnya, sepertinya dia memang benar-benar keterlaluan, membiarkan seorang wanita cantik bekerja keras sendiri, tapi apa boleh buat, siapa suruh Shi Yuan sangat berbakat dalam manajemen perusahaan, sedangkan dia sendiri tidak pandai dalam mengurus hal itu, jadi dia menikmati menjadi seperti bos yang sudah pensiun.
“Hehe...”
“Hehe apa? Datang ke perusahaan hari ini!” Shi Yuan menutup panggilannya.
Aku... “...” Chu Xian terdiam sangat lama.
Dia awalnya ingin mengatakan: saudari, kamu sudah bekerja keras, apakah ada yang kamu menginginkan hadiah atau bonus dari bos besar ini, yah... Anggap saja ini sebagai kompensasi.
Tapi, yah... Shi Yuan menutup telponnya dan tak memberikannya kesempatan untuk mengatakan itu.
Chu Xian bangkit dari sofa dan berjalan menuju kamar mandi. Setelah mandi, ia mengganti pakaiannya dan keluar dari kamar.
“Mau kemana?”
“Ahh!” Chu Xian kaget mendengar suara Lingji di belakangnya.
Lingji menyipitkan matanya dan bertanya dengan curiga: “Kenapa kamu kaget? Apakah kakak akan pergi bekerja ke luar negri lagi?”
Lingji menekankan kata "lagi", sepertinya dia benar-benar tidak suka Chu Xian yang bepergian.
Chu Xian menggeleng, tersenyum dan menjawab: “Tidak, hari ini kakak akan pergi ke perusahaan. Ada masalah di sana, dan membutuhkan kakak untuk membantu.”
“Benarkah, kalau begitu Lingji bisa lega.” Melambaikan tangannya dan pergi.
Chu Xian: “...”
Ada apa dengan anak ini?
Chu Xian menggelengkan kepalanya dan berkata ia tak mengerti.
Lalu ia turun dan keluar dari rumah. Mengeluarkan mobilnya dan langsung pergi.
Konsorsium Abadi Co,. Ltd.
Markas pusat. Di meja rapat.
“Presiden Shi, ini gawat! Situasi perusahaan kita di kota Gansu semakin buruk!”
Setelah mendengarkan penjelasan dari orangnya. Shi Yuan merenung sedikit, “Mari kita bahas setelah Bos-mu datang.”
“Bos baik, apakah bos Chu akan datang, kalau begitu kami bisa lega.”
“Ya, ya tunggu saja kedatangan Bos Chu, maka masalah ini akan terselesaikan.”
“Bos Chu hebat.”
Shi Yuan sedikit linglung. Memang benar Chu Xian sangat jarang datang ke perusahaan, tapi citranya di depan karyawan terjaga dengan sangat baik. Beberapa kali Chu Xian menyelesaikan masalah dan mengubah situasi. Dengan adanya Chu Xian-lah perusahaan ini bisa berkembang sampai yang terlihat sekarang ini. Dan juga, Chu Xian sangat baik kepada orang-orang nya dan membuat orang-orang semakin menyukainya. Tapi ada satu hal yang tidak orang-orang ini tau: Chu Xian sebenarnya sekarang Chu Xian tidak membutuhkan perusahaan yang terlalu besar. Untuk apa uang, itu hanya awan bagi orang seperti Chu Xian yang mementingkan kekuatan. Sekarang untuk menyelesaikan masalah dia hanya perlu mengangkat panggilan dan secara alami masalah tersebut akan terselesaikan.
Shi Yuan bagaimana-pun juga adalah seorang kultivator, dia juga berlatih dan sekarang dia berada di tingkat Grand Master. Wow, itu juga sudah sangat menakutkan, bakat semacam ini walaupun tidak bisa di bandingkan dengan Chu Xian, ia tetaplah merupakan bakat teratas dalam kultivasi. Tidak-tidak, jangan membandingkan-nya dengan Chu Xian, orang itu hanyalah metamorfosis yang tidak masuk akal sama sekali.
Satu jam telah berlalu.
“Kenapa orang itu masih belum datang, apakah dia sebenarnya sama sekali tidak datang.” Wajah Shi Yuan muram sambil menatap ponselnya. Dia ragu apakah akan menelpon Chu Xian lagi.
“Bos Chu!”
Semua orang yang ada di meja rapat berdiri dan menunjukkan sikap hormat melihat Chu Xian yang memasuki ruangan.
Chu Xian mengangguk sedikit dan melangkah menuju tempat duduknya yang ada di samping Shi Yuan.
Shi Yuan menatapnya dan berbisik: “Kenapa kamu lama sekali?”
Chu Xian tersenyum dan menjawab: “Hehe, aku tadi lapar dan singgah untuk makan terlebih dahulu...”
Nadanya terdengar santai seperti tidak membuat kesalahan apapun.
Wajah cantik Shi Yuan langsung menghitam dalam sekejap dan menatapnya dengan buruk: ٩( ╬•̀ з•́)و
Bos sialan, kami menunggu selama satu jam dengan penuh harap dan kamu tidak menganggap ini serius dan makan dengan santai. Ingin sekali memukulnya, tahan, tahan, jaga image-mu di depan banyak orang.
Chu Xian tidak menyadarinya dan berbicara dengan tenang: “Jadi, apa masalah yang kalian sebutkan sebelumnya itu sampai-sampai membutuhkan saya untuk membantu. Apa itu situasi yang sangat buruk?”
Beberapa orang ragu-ragu untuk menjawab, lalu menatap Presiden Su. Shi Yuan mengerti dan berbicara: “Ini bukanlah hal yang serius sama sekali bagimu, yaitu seorang dari pemerintahan menyabotase perusahaan kita yang ada di kota Gansu. Dan latar belakangnya cukup misterius dan dia meminta kami untuk menyerahkan hak perusahaan kepadanya. Sebenarnya kami juga sudah mencoba berbicara dengan mereka, bahkan menyebut namamu untuk menakut-nakuti, tapi orang itu bahkan tidak menganggapnya serius dan berkata: Chu Xian, siapa itu? Itu hanya orang kecil, dan biarkan aku bertemu dengannya secara langsung...”
Shi Yuan berhenti sejenak dan melanjutkan: “Sekarang orang itu sedang menunggu di kota Gansu, dan Cheng Hai juga ada di sana untuk menstabilkan situasi... Orang itu bilang dia akan menunggu selama 2 hari, dan jika dia tidak mendapatkan jawaban dalam 2 hari ini, maka dia berkata jangan harap perusahaan ini masih bisa berdiri di negara ini dengan aman...”
Shi Yuan berhenti berbicara dan melihat ekspresi Chu Xian.
Ini ancaman!
A****g, dengan prestasinya selama ini, siapa yang berani mengancamnya dengan terang-terangan, apakah orang ini tidak ingin hidup lagi!
Wajah Chu Xian muram dan terlihat marah. Yang utama membuatnya marah adalah orang ini sepertinya sama sekali tidak menganggapnya serius. Jangan katakan kamu punya pendukung, bahkan jika memang benar seperti itu, Chu Xian akan menghancurkan-nya walaupun pendukung itu sangat kuat. Hehe, kamu punya pendukung, aku juga punya, apakah kamu bisa melawan 4 Raja bersama-sama. Ditambah aku menjadi 5 Raja.
Niat membunuh menyebar ke seluruh ruangan tanpa di sadari.
“Aneh, kenapa tiba-tiba aku merasakan hawa dingin?”
Seorang pria berbicara dengan bingung. Yang lainnya juga sama.
Lalu mereka semua menatap Chu Xian.
(Akhir bab ini)