Achievement System

Achievement System
Bab 123 : Pak tua, kamu banyak bicara



“Ah, Saudara Xu, kamu sudah pulang,”Chu Xian yang kaget pun langsung merubah sikapnya, aura pembunuhnya menghilang, dan tersenyum kepada Xu Chang'an.


Xu Chang'an tau ada yang salah dengan Chu Xian, tapi dia tidak banyak bertanya, dan duduk di samping Chu Xian, sambil tersenyum ia berkata:“Ya, ya, kamu anak yang di berkati, dan tidak akan mudah mati. Aku secara alami tau kamu masih hidup waktu kamu menghilang saat pertempuran di negara Y itu... Tapi, yang ingin ku tau, memangnya bagaimana caramu kok bisa-bisa nya masuk ke Kerajaan Tersembunyi? Yah, itupun kalau kamu ingin mengatakannya, kalau tidak, yah juga tidak apa-apa...”


“Hei Pak tua, sepertinya hari ini kamu banyak bicara...”Cibir Chu Xian sambil tersenyum ringan. Tapi dia tetap mengatakan secara singkat apa yang sudah terjadi terhadap dirinya kepada Xu Chang'an.


Setelah mengetahui situasi yang di alami oleh Chu Xian, Xu Chang'an pun langsung tertawa senang dan berkata: kamu memang anak yang di berkati.


Mereka berbicara selama setengah jam, bercanda dan tertawa.


“Bai, minta pelayan untuk menyiapkan makanan.”Pinta Xu Chang'an kepada Bai Suchen yang baru saja kembali dari luar tidak tau apa yang di lakukan olehnya di luar sana.


Ha, aku baru ingat, tadi aku meminta anggur kepada pelayan kenapa tidak di antar kan!


Dia tidak tau waktu pelayan ingin mengantarkan anggur untuk nya, pelayan itu merasakan aura pembunuh dari Chu Xian yang membuatnya menggigil, dan tidak berani untuk mendekati Chu Xian.


“Oh, ya Chu Xian, bagaimana kamu akan menjelaskan kepada adikmu soal kejadian yang kamu alami?”Xu Chang'an bertanya dengan penuh rasa ingin tau. Setau dirinya, Chu Xian begitu menyayangi adiknya dan adiknya juga tidak sederhana, bahkan berani memarahi Chu Xian.


“Ha, perkataan mu mengingatkan ku akan satu hal, dan itu mungkin saja bisa membujuknya,”Jawab Chu Xian sambil tersenyum.


Satu jam kemudian.



Rumah keluarga Su.


Chu Xian datang sambil membawa beberapa barang dengan menggunakan mobil yang di berikan oleh Xu Chang'an kepadanya. Dia tidak ingat sudah berapa banyak mobil yang di berikan oleh Xu Chang'an kepada dirinya, bahkan waktu itu dia di berikan sebuah motor, tapi itu semua di tinggalkannya di villa nya, sedangkan dia saja sangat jarang pulang ke rumah, yah... Mengingat villa itu masih kosong. Chu Xian kadang kesepian, andai saja ada Xia!


Penjaga rumah membuka gerbangnya dan menyambut kedatangan Chu Xian. Dan Chu Xian pun turun dari mobil dan mengangguk sedikit kepada penjaga rumah.


Apakah Lingji akan marah lagi?


Chu Xian menggelengkan kepalanya dan tidak memikirkan tentang itu lagi, dia melangkahkan kakinya untuk memasuki rumah keluarga Su.


“Wow, ternyata pintunya tidak terkunci, jadi aku bisa masuk diam-diam, hehe...”Chu Xian terkekeh dan langsung saja masuk.


Eh, mana orang-orang?


Apakah di kamar?


Di kamar, dapur, dan seluruh ruangan sudah di jelajahi olehnya. Tapi tetap saja tidak ada orang yang terlihat.


Chu Xian memegang dagunya dan berpikir. Dia sama sekali tidak melihat siapapun di dalam rumah, apa artinya ini. Itu, apakah mereka sedang berada di luar?


Chu Xian hanya memikirkan ini adalah alasan yang paling tepat.


Wajah Chu Xian langsung berubah. Apa-apaan! Mengapa Penjaga rumah tidak mengatakan apa-apa kepadanya.


Menghela nafasnya sedikit. Yah, mari kita tunggu saja di sini. Chu Xian melangkah ke ruang tengah, dan tanpa malu dia berbaring di sofa. Ini... Niatnya mungkin untuk tidur.


Setengah jam kemudian. Terdengar suara mobil yang memasuki pekarangan rumah, tapi di dalam sekarang Chu Xian sudah tertidur, ya itu benar-benar tertidur, hanya karena Chu Xian bosan tidak ada yang bisa di lakukan nya.


“Ya, ya, lain kali kita akan ke sana...”


Suara pintu terbuka dan "klik"


“Hari ini adalah hari yang bahagia dalam hidup ku, andai saja ada kakak...” Lingji berhenti berbicara setelah melihat seseorang yang ada di ruang tengah, dan kelihatannya seperti. Tertidur!


Rukia juga melihatnya, “Chu Xian...”


“Sepertinya... Dia tertidur.”


Apa-apaan dengan kostum kuno?


Mata Lingji memandang Chu Xian menjadi buruk. Kakak apaan yang mendatangi adiknya untuk tidur! Ingin sekali rasanya dia untuk membangunkan nya dan memukul kakak tak bertanggung jawab nya yang satu ini.


“Sebaiknya... Kita jangan mengganggu dia,” Kata Rukia yang melihat gerak-gerik Lingji yang sepertinya benar-benar ingin memukul Chu Xian.


“Baik kak, kalau begitu jangan pedulikan dia,” Lingji memegang tangan Rukia, “Ayo kita masuk ke kamar.”


Rukia menggelengkan kepalanya dan tersenyum lucu. Padahal dia tau Lingji sangat ingin memeluk Chu Xian tapi melihat Chu Xian yang sepertinya tidak sadarkan diri membuat Lingji menjadi tsundere. Menurut kata-kata Rukia: adik tsundere kakak bodoh.


Di ruang tengah, Chu Xian di tinggalkan sendiri dengan bodoh.


Satu jam lagi telah berlalu.


Chu Xian membuka matanya, dan mengerjap beberapa kali. Dia linglung melihat sekeliling.


Apakah mereka belum pulang?


Chu Xian melihat jam dan menyadari sudah satu jam setengah sudah berlalu, dan membuat Chu Xian sedikit kesal.


Dia lalu bangkit dan menuju kamar mandi. Rumah ini sebenarnya cukup besar. Dengan luas 200 meter persegi, dengan 4 kamar tidur, 2 kamar tamu, 3 kamar mandi. Yah, bagaimanapun keluarga Su termasuk menjadi salah satu dari keluarga teratas di negara ini, jadi tak mengherankan keluarga ini cukup kaya.


Keluarga teratas kenapa hanya tinggal seorang ayah dan dua orang anak? Begitulah kira-kira pertanyaan pembaca yang bingung.


Dan bagaimana pak tua Su yang malang selalu bisa di ganggu sedangkan mereka memiliki latar belakang yang begitu mengerikan?


Jawabannya: ibu Su Rukia adalah seorang wanita yang berasal dari klan Fang di kota ini, dan latar belakangnya juga cukup misterius. Tak ada yang tau. Kamu tidak tau, mereka tidak tau, jadi siapa yang tau? Hehe, tentu saja sang penulis misterius ini ahaha... Uhuk! Baik, mari kita lanjutkan. Klan Fang adalah salah satu klan kuno yang sudah berdiri tegak selama ribuan tahun, bahkan di waktu periode negara-negara berperang klan mereka sangat di hormati.


Tapi, ada satu hal yang membuat keluarga Su tersingkir di kota ini. Beberapa tahun yang lalu, pak tua Su Yang tidak sengaja menyinggung seorang yang sangat kuat dalam hal bisnis, hanya saja pak tua Su tidak mengetahui bahwa orang itu memiliki latar belakang yang lebih kuat dari klan Fang, dan ya, itu adalah orang-orang dari dunia tersembunyi. Setelah melalui berbagai macam negosiasi, akhirnya orang itu mengancam agar klan Fang untuk mengusir Su Yang dari ibukota, dan untung saja Su Rukia tidak berada di situ waktu itu, kalau tidak mungkin saja orang itu akan mengambil Rukia sebagai kompensasi.


Satu tahun berikutnya keluarga Su akhirnya menetap di kota Longnan dan mengakar di sini. Tapi tahun berikutnya ibu Rukia tiba-tiba jatuh sakit dan tak lama setelah itu ibunya pun meninggalkan mereka untuk selamanya. Klan Fang yang mengetahui hal itu pun bersedia untuk mengirimkan kompensasi atas kematian wanita dari klan Fang. Dan ya, itu hanya uang, walaupun keluarga Su sudah di usir, tapi tak bisa di hindari seorang dari klan Fang gugur di luar, dan itu hanya bisa di salahkan kepada orang dari dunia tersembunyi itu...


Tapi mereka juga tak berdaya. Dalam 50 tahun terakhir di dalam keluarga Fang tidak memiliki jenius yang berbakat untuk di banggakan sehingga membuat klan Fang semakin hari menjadi semakin lemah, dan hanya tinggal penghormatan dari negara saja yang membuat mereka terus berdiri dan menjadi salah satu keluarga teratas. Tapi apabila semakin lama, mungkin prestasi klan Fang akan menghilang dan berangsur-angsur di lupakan sejarah.


Cukup sampai di sini.


(Akhir bab ini)