Achievement System

Achievement System
Bab 101 : Bersih-bersih!



Sesuai dengan rencana Chu Xian. Setelah dia pulang untuk mandi, dan mengganti pakaiannya, dia pun kembali lagi ke tempat Ri Xiang, dan itu beberapa jam lagi telah berlalu.


Sekarang hari sudah sore, dan Chu Xian yang sudah bersiap-siap untuk bekerja pun langsung di jemput oleh unit kepolisian tingkat tinggi di kota ini.


“Apakah kamu siap?”Tanya Ri Xiang yang sudah kembali normal dan tidak mabuk lagi.


“Kenapa kamu bertanya lagi?”Chu Xian berkata dan terlihat tidak senang.


Sudah tau dia siap, buat apa di tanya-tanya lagi!


Chu Xian tak bisa menahan muntah di dalam hatinya.


“Yah, tidak apa-apa!”Ri Xiang tersenyum dan tertawa. Lalu dia mengucapkan selamat tinggal kepada Chu Xian dan meninggalkan nya bersama para polisi yang sudah menunggu.


Chu Xian pun tak banyak bicara dan langsung memasuki mobil yang sudah di sediakan. Dan mobil ini di supir oleh seorang polisi pria yang terlihat dewasa temperamen nya.


“Apakah kita akan langsung membersihkan?”Tanya polisi itu dengan sopan. Dia kenal dengan Chu Xian karena mereka sudah membaca informasi tentang Chu Xian, dan dia cukup terkejut dengan reputasi keras dari Chu Xian yang menggemparkan.


Raja Iblis Longnan!


Penguasa sebenarnya kota ini!


“Yah, langsung saja...”jawab Chu Xian tak ingin menunda waktu.


Baik...


Polisi itu mengangguk paham dan membawa mobilnya, dan di ikuti oleh 5 mobil di belakang mereka.


Di dalam mobil, Chu Xian sedari tadi hanya diam sambil memejamkan matanya.


Sistem!


Chu Xian berusaha untuk memanggil Sistem di dalam hatinya.


[Ya]


Akhirnya sistem menjawab setelah sekian lama diam.


“Ada apa dengan mu, kenapa akhir-akhir ini kamu diam dan tidak memberikan tugas apa-apa kepada ku?”Tanya Chu Xian kepada sistemnya.


[Memangnya tugas apa yang kamu mau?]


Suara sistem bertanya balik.


Chu Xian terdiam sejenak, sebelum berkata:“Ya, mana aku tau, kan yang memberikan tugas adalah kamu, setidaknya berikan aku kesempatan untuk menebus hutang!”


[Tugas yang paling cocok untuk mu ya]


[Coba aku pikir-pikir dulu...]


Chu Xian menunggu dengan penuh harap.


[Sepertinya tidak ada, karena kamu sama sekali tidak memacu tugas untuk saat ini]


Mendengar hal itu pun Chu Xian langsung muntah darah di dalam hatinya. Harapannya hilang dan Chu Xian langsung terdiam dan tak ingin bicara lagi dengan sistem.


[Oh ya, kamu ada tugas!]


“Benarkah, apa itu?”Chu Xian bertanya dengan semangat.


[Silahkan tuan rumah untuk membayar hutang dalam 1 tahun, dan jika tidak terbayar maka Sistem akan mencabut seluruh kemampuan dan pencapaian yang di dapat oleh tuan rumah selama ini...]


Wajah Chu Xian langsung menghitam seketika, dan hatinya tenggelam di dasar laut. Sekarang Chu Xian sama sekali tidak ingin berbicara lagi dengan Sistem, dan memutuskan untuk tidur.


Tak lama kemudian.


“Tuan Chu, kita sudah sampai.”Kata polisi itu membangunkan Chu Xian dari tidurnya.


“Di mana lokasi kita sekarang?”Tanya Chu Xian melihat sekeliling.


Dia melihat sepertinya dia berada di sebuah pelabuhan kota yang ada di perbatasan.


“Baik, ayo turun...”Kata Chu Xian membuka pintu mobil dan keluar.


Dia dengan tenang berjalan keluar dan melihat ke kiri dan kanannya. Apa yang dia lihat? Tidak ada apa-apa di sini! Bahkan para pekerja yang ada di pelabuhan ini hanya terlihat sedikit. Jadi di mana orang-orang itu?


Chu Xian memutar kepalanya untuk melihat polisi yang membawa nya ini dengan wajah yang bertanya di mana orang-orang?


Polisi itu pun menggelengkan kepalanya dan berkata: “Saya juga tidak tau, tapi menurut penyelidikan kami sebelumnya mereka memang ada di sini...”


“Baik,”Chu Xian mengangguk dan dia juga merasa kalau polisi ini juga tidak mungkin untuk membohongi dirinya.


Setelah berpikir sedikit,“Mari kita pantau daerah ini terlebih dahulu...”Kata Chu Xian memutuskan untuk memantau daerah di sekitar ini terlebih dahulu.


Di sebuah ruangan yang cukup dalam.


“Bos, melalui kamera pengintai yang kita sebar, kami melihat ada banyak polisi yang sedang mengepung tempat ini...”


“Berapa banyak?”Tanya bos itu dengan suara yang dalam.


“Mungkin puluhan!”Jawab anak buahnya itu dengan lugas.


“Hah, hanya puluhan dan itu membuat kalian takut! Sekarang mari ikuti aku untuk menghancurkan mereka semua!”Kata Bos itu dengan nada yang tidak senang.


“Baik bos,”Orang itu juga tidak membantah dan mengikuti bosnya dengan patuh.


“Aku ingin melihat, siapa yang sudah memobilisasi polisi untuk berurusan dengan ku di tempat ini!”Batin bos itu tertarik, karena dia berpikir selama ini para polisi tidak ada yang berani untuk mengambil tindakan terhadap dirinya. Dan sekarang dia yakin ada seseorang di balik para polisi ini sehingga mereka berani untuk menghadapi dirinya.


Dan benar saja yang di pikirkan bos itu. Memang ada yang memobilisasi para polisi ini setelah dia melihat dari kamera pengintai ada seorang pria muda yang sepertinya adalah pemimpin dari para polisi ini. Tapi dia masih belum yakin kalau orang itu adalah pemimpin nya hanya karena melihat Chu Xian terlalu muda untuk menjadi pemimpin.


Bos itu lalu keluar dari ruangan bersama para anak buahnya yang berjumlah ratusan itu dari bawah tanah.


Di luar, para polisi itu sekarang sedang berkumpul dan berdiskusi.


“Apakah kalian menemukan nya?”tanya seorang polisi kepada temannya.


Temannya yang di tanyai itu menggelengkan kepalanya dan berkata:“Sama sekali tidak ada tanda-tanda keberadaan mereka sama sekali!”


“Apakah kalian juga mengalami situasi yang sama?”Tanya orang itu lagi kepada teman-temannya yang lain.


“Tidak juga, sekarang situasinya menjadi semakin aneh!”


Chu Xian yang mendengar itu pun mengerutkan keningnya dan berpikir.


!


“Menghindar!”Teriak Chu Xian mengagetkan mereka semua. Dan itu langsung membuat mereka waspada dan segera berlindung di balik mobilnya masing-masing.


Dor! Dor! Dang! Dang! Dang!


Dan benar saja, baru saja Chu Xian berkata untuk memperingatkan mereka semua, Tiba-tiba pelabuhan ini di penuhi dengan suara tembakan dan letusan senjata api, dan itu mengarah ke mereka.


“Sial, mereka sudah siap!”


“Lihat jumlah mereka!”


“Untung saja tuan Chu mengingatkan kita tepat waktu, jika tidak...”


Orang-orang ini pun ketakutan memikirkan konsekuensi dari kelengahan mereka.


Mereka melihat ada banyak sekali pihak lawan yang berjumlah ratusan, sekarang mereka merasa putus asa di hati mereka.


“Kalian semua, cepat keluar dan biarkan kami membunuh kalian, hahaha!”


Apakah akan mati di sini?


Orang-orang ini berpikir yang tidak-tidak, dan mereka kemudian melihat Chu Xian yang dengan tenangnya maju tanpa rasa takut.


Sekarang mereka hanya menggantungkan harapan mereka dengan tuan Chu saja!


(Akhir bab ini)