
Satu jam kemudian.
“Bai! Apakah Xu Chang'an masih belum pulang?”Tanya Chu Xian dengan santai sambil memakan buah anggur yang di sediakan oleh pelayan.
Bai Suchen menggelengkan kepalanya dan menjawab: “Belum Tuan Chu...”
“Baik...”Chu Xian mengangguk paham dan tidak bertanya apa-apa lagi.
Chu Xian sebenarnya merasa aneh dengan sikap Bai Suchen kepadanya saat ini.
Itu seperti orang yang sedang menyembunyikan sesuatu!
Tapi apa yang di sembunyikan Bai Suchen dari dirinya?
Ini yang membuat Chu Xian bingung. Tapi dia juga tidak memaksa Bai Suchen untuk mengatakan nya secara langsung. Secara dia juga tidak penasaran.
Satu jam lagi telah berlalu.
“Apakah Xu Chang'an sudah pulang?”
“Masih belum!”
Mendengar jawaban yang sama dari Bai Suchen, Chu Xian pun tak berkata apa-apa lagi.
Satu jam.
Dua jam.
Tiga jam.
“...”(Chu Xian terdiam)
Chu Xian tidak bisa menahannya lagi!
Apa yang di lakukan orang ini?
Kali ini dia tidak menanyakan kepada Bai Suchen apakah Xu Chang'an sudah pulang atau belum, karena dia merasa Xu Chang'an pasti tidak akan pulang sama sekali, dan dia sendiri juga sudah lelah untuk menunggu lagi.
Chu Xian bangkit dan berdiri, lalu dia berkata kepada Bai Suchen: “Aku akan pulang!”
Setelah meninggalkan kalimat itu dia pun segera pergi dari paviliun Chang'an, dan kali ini dia memutuskan untuk menaiki taksi.
“Huh...”Menghela nafasnya dengan sedih dan berkata, “Sebaiknya aku hari ini menginap di hotel...”
Setelah mendapatkan taksi Chu Xian langsung saja meminta supir taksi untuk mengantarkan dirinya langsung ke hotel.
Turun dari taksi setelah membayar ongkosnya, Chu Xian tanpa menunda lagi untuk memasuki hotel dan setelah menunjukkan kartu Identitas nya kepada resepsionis hotel Chu Xian akhirnya mendapat kan kamar dengan mudah.
Ngomong-ngomong dia juga belum makan dari tadi dan saat ini dia merasa sangat lapar. Lalu Chu Xian meminta pihak hotel untuk mengantarkan makanan ke kamarnya, dan hotel ini secara langsung mengantarkan makanan yang dipesan olehnya ke kamar.
—
Paviliun Chang'an—
Tak lama setelah Chu Xian pergi.
Xu Chang'an tiba-tiba keluar dari kamar dan melihat Bai Suchen sudah menunggu di luar.
“Apakah dia sudah pergi?”Tanya Xu Chang'an kepada Bai Suchen.
“Yah”Bai Suchen mengangguk, “Tapi kenapa kamu tidak ingin bertemu dengan Chu Xian?”
Inilah yang membuat Bai Suchen bingung, kenapa Xu Chang'an tidak ingin bertemu dengan Chu Xian sedangkan kondisinya saat ini terlihat sangat baik.
Wajah Xu Chang'an terlihat sangat pucat dan tubuhnya terlihat sangat kurus.
Terlihat seperti zombie!
“Baguslah uhuk!”Xu Chang'an batuk keras dan mengeluarkan darah.
Melihat itu membuat Bai Suchen langsung khawatir.“Kamu tidak apa-apa?”Bai Suchen membantu Xu Chang'an untuk kembali ke kamar dan membantu Xu Chang'an berbaring kembali ke tempat tidur.
“Jangan katakan ini kepada Chu Xian!”Pinta Xu Chang'an kepada Bai Suchen.
“Tapi...”
“Tidak ada tapi!”
Xu Chang'an langsung memotong perkataan Bai Suchen. Lalu dia menjelaskan.
“Kondisi ku semakin buruk setiap hari dan aku rasa aku tak bisa menahannya lebih lama lagi. Uhuk! Aku cuma berharap agar orang-orang terdekat ku bisa hidup dengan tenang dan menjaga diri baik-baik uhuk!”
Mendengar hal itu membuat Bai Suchen hampir mengeluarkan air matanya, tapi dia masih menahannya, karena dia tidak ingin membuat Xu Chang'an bersedih.
“Jika aku sudah tiada, katakan kepada Chu Xian agar dia berhati-hati dalam bertindak di masa depan, aku tidak ingin Chu Xian bernasib sama dengan diriku uhuk!”Xu Chang'an batuk semakin keras tapi dia berusaha untuk melanjutkan perkataannya, “Dan aku yakin Chu Xian akan menjadi seorang yang sangat hebat di masa depan! Aku percaya itu...”
Lalu Xu Chang'an memejamkan matanya.
Melihat ini, jika saja Bai Suchen tidak mendengar suara nafas yang lemah dari Xu Chang'an, dia pasti sudah mengira bahwa Xu Chang'an sudah tiada.
Setelah memastikan kondisi Xu Chang'an untuk kedua kalinya, Bai Suchen pun keluar dari kamar itu dengan langkah berat.
—
Di sisi lain.
Di tengah malam.
Ting!
Chu Xian tiba-tiba terbangun karena suara sistem yang tiba-tiba berbunyi tak tau kenapa.
Dan tak tau kenapa pula Chu Xian merasa gelisah tiba-tiba!
“Sistem ada apa? Kenapa kamu membangunkan ku di tengah malam?”Chu Xian bertanya dengan tidak puas.
Dia yang sedang bermimpi indah sedang bermain-main di pantai, tiba-tiba mendengar suara sistem yang menjengkelkan sehingga membuatnya terjaga.
[Host, sistem ada yang ingin di katakan kepada mu]
Apa itu?
Jika tidak memberikan alasan yang membuatnya tidak puas maka...
[Maka apa?]
Wanita sistem tiba-tiba keluar dan duduk di samping ranjang tempat tidur Chu Xian!
“Tidak, tidak ada hehe...”Chu Xian melambaikan kedua tangannya dan berkata dengan malu.
Sial!
Dia sama sekali tidak bisa melawan sistem ini!
Chu Xian mengeluh di dalam hatinya.
Sistem mendengar kan itu tapi mengabaikan nya.
[Ada satu hal yang ingin ku katakan kepada mu]
Chu Xian menantikan perkataan sistem selanjutnya.
[Teman mu Xu Chang'an sudah berada di ujung hidupnya]
Apa?
“Apa? Tunggu-tunggu, apakah tadi aku tidak salah dengar?”Chu Xian bertanya dengan gugup, dan berharap sistem hanya bercanda saja dengannya.
[Ya, kamu tidak salah dengar]
[Teman mu Xu Chang'an saat ini sudah sekarat dan dia berada di ujung hidupnya]
“Apa yang terjadi dengannya?”Chu Xian bertanya dengan nada yang buruk.
Dia tidak percaya bahwa Xu Chang'an yang kemarin masih baik-baik saja hari ini tiba-tiba bermasalah.
[Dia melakukan pertarungan yang membuat energi hidupnya sudah terkuras habis]
[Dan itu tak lama setelah keberangkatan mu ke negara K]
Jelas wanita sistem itu dengan serius.
“Ini...”Chu Xian jelas merasa bahwa Sistem tidak berbohong dan terlihat sangat serius saat ini.
“Apakah ada cara untuk menolongnya?”tanya Chu Xian berharap ada sesuatu yang bisa menolong Xu Chang'an saat ini.
Wanita sistem itu menggelengkan kepalanya.
[Di saat energi kehidupan seseorang sudah habis itu adalah akhir dari orang itu]
Chu Xian langsung tertekan mendengar jawaban dari sistemnya.
“Apa yang harus ku lakukan?”Chu Xian menundukkan kepalanya dengan sedih.
[Sebenarnya bukan tidak mungkin untuk menyelamatkan nya]
Perkataan sistem membuat Chu Xian merasakan sedikit harapan, tapi sebelum dia mengatakan sesuatu, wanita sistem berkata lagi.
[Tapi titik points yang kamu miliki saat ini tidak cukup, dan walaupun kamu memiliki nya saat ini itu sudah terlambat untuk menyelamatkan dia]
[Kamu hanya bisa mengantarkan kepergian terakhir sahabat mu itu]
Aku...
(Akhir bab ini)