
Kota Longnan diawal bulan November,
Sekarang Chu Xian masih di villa nya, dia baru saja bangun tidur, dan setelah membersihkan tubuh nya dengan mandi, dia berniat untuk keluar,
Yah, seminggu yang lalu, Cheng Hai, Shi Yuan, Rukia dan adiknya, pulang kerumahnya masing-masing, karena melihat dirinya sudah sembuh total, dan sekarang hanya tinggal Xia dan LingJi saja yang ada dirumahku,
Chu Xian keluar dari kamarnya, dengan memakai kaos hitam berlengan panjang yang bertuliskan I'm so strong di dadanya, dan dengan rambutnya yang acak-acakan menambah ketampanannya,
"Xia! Apakah kamu ada didalam?"
Chu Xian memanggil Xia di depan pintu kamar tempat Xia selalu berada, dia tidak tau apakah Xia itu butuh tidur atau tidak, yang pasti Xia sering masuk kedalam ruangan ini,
Ruangan kamar ini tidak pernah dibuka, mengingat Xia yang bisa menembus tembok, jadi kamar ini dikunci olehnya, bahkan dia melarang orang lain untuk memasuki kamar ini,
"Ada apa ChuChu?"
"Ahh!"
Chu Xian terkejut, melihat Xia yang hanya kepalanya saja keluar menembus pintu, tiba-tiba bertanya kepadanya,
"Kamu, huft bisakah kamu tidak mengagetkan diriku terus?" kata Chu Xian sambil mengelus dadanya,
Alih-alih menjawab perkataan Chu Xian, Xia malah masuk kembali kedalam kamarnya, dan tidak keluar lagi,
"Xia! Xia!"
Chu Xian memanggil beberapa kali, akan tetapi Xia tidak kunjung keluar lagi,
'.......'
Chu dia terdiam sejenak,
"Hah, ya sudahlah, lebih baik aku turun dan makan bersama LingJi," Chu Xian menggelengkan kepalanya, menyerah untuk memanggil Xia lagi,
Turun kebawah, sekarang dia berada di depan kamar LingJi,
Tok... Tok... Tok...
"LingJi, apakah kamu didalam?" dengan mengetuk pintu kamar, Chu Xian memanggil LingJi perlahan,
Chu Xian semakin terdiam, setelah melihat pintunya tidak kunjung dibuka, berpikir apakah LingJi sama dengan Xia yang tidak ingin menemuinya,
"Kakak, LingJi ada didapur!"
Mendengar teriakan LingJi dari dapur, Chu Xian pergi kedapur, dan melihat LingJi yang sedang memasak,
Sekarang dia memang tidak perlu makan diluar lagi sejak ada LingJi dirumahnya, yah walaupun LingJi memang masih kecil, tapi dia memang sangat pandai memasak makanan dan cukup enak baginya,
"Kamu sedang memasak apa?" tanya Chu Xian berjalan mendekati LingJi yang sedang mengiris-ngiris bahan,
“Hmm,” LingJi menoleh kebelakang dan berkata, “LingJi sedang membuat rebus daging, dan ini LingJi sedang meracik bumbu-bumbunya,”
"Apakah ada yang perlu kakak bantu?" tanyanya berdiri dibelakang LingJi,
"Tolong ambilkan daging di lemari pendingin,"
Chu Xian pun mengambilkan daging di lemari pendingin dan meletakkannya disamping LingJi, lalu bertanya lagi, “Apakah ada lagi yang bisa kakak bantu?”
“Tidak ada,” menggelengkan kepalanya, LingJi berkata lagi, “Sekarang kakak tungguin aja di meja,”
Baik, lalu Chu Xian keluar dari dapur dan duduk di meja makan, menunggu LingJi selesai memasak,
Tak lama menunggu, LingJi membawa hidangannya dan meletakkan diatas meja, lalu tanpa basa-basi lagi Chu Xian memakan hidangan yang disediakan oleh LingJi sampai habis,
LingJi menatap Chu Xian dengan pandangan horor, karena Chu Xian makan semuanya tanpa meninggalkan sedikit untuk dirinya,
Uhh apakah kakak lapar. LingJi tak bisa tidak merasa heran. Huft, nanti LingJi masak lagi aja untuk LingJi sendiri,
Dengan menghela nafas, LingJi hanya menatap Chu Xian menghabiskan semua masakan yang dibuatnya.
"Uhh, kenyang!" Chu Xian menepuk-nepuk perutnya, merasa masakan LingJi semakin hari semakin baik,
“Hah,” Chu Xian memandang LingJi yang juga menatap dirinya, lalu bertanya, “Apakah kamu tidak makan?”
'.......'
“Ohh,” Chu Xian baru sadar jika makanan yang diatas meja sudah habis oleh dirinya, “Hehe, maaf ya Ling kakak menghabiskan semuanya, soalnya masakan kamu enak banget sihh!”
Chu Xian mengatakan itu sambil menggaruk kepala belakangnya dengan malu,
LingJi hanya diam menatap Chu Xian, dan berpikir Chu Xian hanya lapar,
"Baik, sebenarnya hari ini kakak ingin pergi keluar," Chu Xian mengubah sikapnya dan berkata dengan nada yang serius,
"Kemana lagi kakak akan pergi?"
"Kakak ingin melakukan hal yang penting!"
"Ohh, apakah kakak akan mengacaukan orang lain lagi, siapa lagi yang ingin kakak hancurkan!"
LingJi langsung berdiri dan memarahi Chu Xian, mengingat Chu Xian yang saja melakukan hal yang besar, dan waktu itu Chu Xian juga membuat alasan yang sama kepadanya,
"Jujur, kemana kakak akan pergi?" tanya LingJi yang sudah duduk kembali,
Dia mendekap tangannya, jika Chu Xian tidak memberikan alasan yang tepat, maka dia tidak akan mau berbicara lagi dengan Chu Xian selama sebulan. Tidak-tidak, bukan sebulan tapi seminggu,
“Uhh,” Chu Xian yang takut LingJi akan merajuk, dia pun mengatakan alasannya, “Kakak akan pergi ke perusahaan, soalnya sudah lama kakak tidak kesana,”
Sebenarnya dia keluar niatnya sih mau ke bar kafe yang ada di pusat kota, tetapi mengubah niatnya setelah melihat LingJi yang sepertinya akan marah jika dia tau aku akan kesana,
"Owh, ternyata..." LingJi mengangguk dan mengatakan bahwa dia mengerti,
Setelah tidak ada yang dibicarakan lagi, lalu Chu Xian menghubungi Cheng Hai dan memintanya untuk menjemput dirinya dirumah,
Tak lama, Cheng Hai membawa mobil masuk ke halaman rumah Chu Xian, dan Chu Xian pun memasuki mobil,
Didalam mobil, Chu Xian duduk didepan bersama Cheng Hai,
"Mau kemana bos?" tanya Cheng Hai sambil membawa mobilnya keluar dari perkarangan rumah Chu Xian,
"Ke perusahaan, saya ingin melihat perkembangan bisnis kita sekarang," kata Chu Xian dengan santai sambil mengeluarkan sebatang rokok dan menyalakan nya,
Cheng Hai menatap heran kepada Chu Xian yang sedang menghembuskan asap rokok kedepan, berpikir apakah bosnya ini sedang senang hati,
Mengingat Chu Xian yang datang ke perusahaan hanya beberapa kali dan bisa dihitung dengan jari, dan itupun karena ada urusan yang sangat penting,
Cheng Hai tidak tau jika Chu Xian ingin pergi melihat perusahaan hanya karena perkataan dari LingJi dirumahnya tadi,
.....
Tak lama dijalan, mereka pun sampai didepan perusahaan, lalu mereka berdua masuk dan menuju kedalam ruangan rapat,
Ternyata hari ini ada rapat penting di perusahaannya, dan Chu Xian baru tau hal itu,
"Selamat pagi semua!"
Setelah Chu Xian masuk, dia langsung menyapa semuanya, lalu duduk disamping Shi Yuan yang sedang melakukan presentasi didepan,
"Pagi bos!"
Semua orang yang ada didalam ruangan itu langsung berdiri setelah melihat Chu Xian yang masuk dan menjawab sapaan dari Chu Xian dengan sopan,
“Hehe, duduk,” Chu Xian melambaikan tangannya dengan tersenyum, lalu dia bertanya, “Apa yang sedang kalian diskusikan?”
“Ini...” mereka semua langsung memandang Shi Yuan,
Chu Xian mengerutkan kening, merasa ada yang salah, lalu dia menatap Shi Yuan dan bertanya kepadanya, “Ada apa ini?”
"Ohh, apakah ada yang mencari masalah lagi dengan kita!" Chu Xian merasa perkataannya itu tepat, setelah melihat reaksi dari orang-orang ini yang terkejut mendengarnya,
"Siapa pihak lain?" tanya Chu Xian dengan suara yang dalam, beraninya mereka mencari masalah dengan perusahaannya,
Semua orang yang ada disana hanya diam membiarkan Chu Xian berspekulasi sendiri disana,
“Huft,” menghela nafas, Shi Yuan akhirnya berkata, “Jadi begini...”
(Akhir bab ini)