
Di tempat lain.
Saat ini Wang Zi sedang menghadapi situasi yang sulit. Yaitu berhadapan dengan praktisi super yang bisa di katakan setara dengan dirinya sendiri. Dan yang dia hadapi bukanlah satu orang saja, tapi dua orang yang kekuatannya setara, sehingga membuat dirinya berada dalam situasi yang putus asa.
“Raja Kerajaan Tersembunyi hanya itu saja ha ha ha!”
“Ha ha ha! Benar sekali, apakah hanya begini saja praktisi dari timur?”
Dua orang tertawa dengan puas. Melihat kondisi Wang Zi yang sekarang terlihat malu.
“Anj***!”batin Wang Zi dengan wajah tertekan.
Saat ini dia berada di sebuah jalanan yang ada di kota ini, dengan pakaian yang acak-acakan, dan energi yang dia miliki saat ini hampir habis, sehingga membuat dirinya sulit untuk keluar dari situasi ini. Sekarang dia menyesal karena tidak membawa Chu Xian bersama dengan dirinya, karena paling tidak Chu Xian bisa membantunya untuk menghadapi orang ini dengan setara.
Sebenarnya ini juga salahnya, sehingga membuat dirinya berada di situasi ini.
Sebelumnya.
.....
“Apakah dia benar-benar tertidur?” Wang Zi bertanya kepada dirinya sendiri.
Melihat Chu Xian yang sepertinya sudah tidur, Wang Zi pun mengambil kesempatan itu untuk pergi dari tempat ini secara diam-diam. Sebenarnya dia datang ke tempat ini, karena dia ingin mengambil sesuatu yang di butuhkan untuk dirinya sendiri. Dan sewaktu dia mendengar akan keberangkatan Chu Xian, dia pun mengambil kesempatan ini sebagai alasan kepergiannya.
Sesuatu yang dia cari ini sebenarnya adalah sebuah permata yang hilang dari kerajaannya. Permata ini sangat penting bagi kerajaannya, dan itu terjadi sewaktu perang Dunia II yang terjadi 100 tahun yang lalu. Waktu itu Kerajaan Tersembunyi masih di pegang oleh ayahnya, dan dia masih belum lahir. Sehingga membuat dirinya tidak begitu mengetahui apa yang terjadi di masa yang silam.
Beberapa bulan yang lalu, dia mendapatkan informasi dari informan miliknya, dan mengetahui bahwa permata itu akan muncul dalam perang perebutan kotak pandora yang berada di kota J beberapa bulan lagi. Mendengar hal itulah Wang Zi segera menghubungi Mo Fu dan membahas tentang keberangkatan Chu Xian ke sini.
Sebagai alasan dirinya berada di sini adalah untuk mengikuti Chu Xian. Tapi dia tidak menyangka bahwa orang yang membawa permata itu adalah seorang yang kekuatan nya setara dengan dirinya, dan itupun masih memiliki rekan. Sehingga membuatnya sekarang merasa sangat tertekan.
Di satu sisi dia ingin mengambil kembali permata itu dari tangan orang itu, tapi di sisi lain kekuatannya sendiri terbatas untuk melakukannya. Sekarang dia berharap agar Chu Xian bisa datang untuk menolong dirinya. Tapi itu mungkin saja mustahil, karena dia sendiri tidak membawa ponsel atau apapun yang bisa di gunakan untuk menghubungi Chu Xian.
“Apakah aku akan mati di sini?”Wang Zi bertanya pada hatinya sendiri dengan melihat ke atas.
“Ha ha ha! Apakah kamu sudah pasrah untuk kami bunuh?” orang itu bertanya dengan penuh tawa, dan meremehkan Wang Zi yang sudah lemah.
“Kakak, kita bunuh saja dia langsung!” kata saudara nya tidak sabar untuk membunuh Wang Zi.
“Baik...”orang itu mengangguk, lalu dia mengeluarkan pedang, sambil berkata kepada Wang Zi, “Salahkan dirimu sendiri yang sudah datang ke tempat ini...”Mengatakan itu sambil mengangkat pedangnya, dan menebas kepala Wang Zi.
!
Klang!
“Apakah kamu sudah meminta izin kepadaku untuk membunuhnya?”
Apa?
Orang itu langsung terpental ke belakang.
Orang itu terkejut dengan kemunculan tiba-tiba dari orang yang menghentikan pedangnya ini. Dia terkejut karena merasa kekuatan dari orang yang di depannya ini sangat kuat, bahkan melampaui dirinya sendiri. Sekarang tangannya yang memegang pedang pun sampai bergetar karena di hantam oleh orang ini.
“Pak tua, apakah kamu tidak apa-apa?”tanya Chu Xian tersenyum.
“...”(Wang Zi terdiam)
“Siapa kamu?”menatap Chu Xian dengan tajam, orang itu bertanya kepada Chu Xian dengan mengerutkan keningnya. Bertanya-tanya kapan ada seorang anak muda memiliki kekuatan seperti ini.
Mengalihkan pandangannya dari Wang Zi. Chu Xian menatap orang itu sambil tersenyum, dan berkata,“Chu Xian...”
“C... Chu Xian? Raja Iblis Longnan!”orang itu begitu terkejut mendengar nama Chu Xian.
“Nima! Ini Chu Xian yang legendaris, anj*** hari ini aku begitu tidak beruntung.”batin orang itu ingin menangis dan berniat untuk segera kabur.
Dia pernah mendengar tentang Chu Xian. Seorang yang bisa menghancurkan sebuah negara kecil, seorang jenius tiada tara yang sudah memiliki kultivasi yang tinggi di usianya yang muda, dan seorang tuan kejam yang membunuh musuh tanpa ragu, sehingga membuat dirinya di juluki dengan Raja Iblis Longnan.
“Kakak, siapa dia dan mengapa orang ini membuatmu begitu ketakutan?” tanya saudaranya penasaran.
“Ini... Sebaiknya kita berdua kabur dulu dari sini, nanti baru aku jelaskan!”bisik orang itu kepada saudara nya pelan-pelan, karena takut di dengar oleh Chu Xian.
“Chu Xian, jangan biarkan mereka kabur nak, mereka memiliki sesuatu yang sangat penting bagiku di tangan mereka!”Wang Zi berdiri dan meminta Chu Xian untuk membantunya mengambil kembali benda itu.
“Kenapa aku harus membantumu Pak tua, dan ini juga kesalahan mu sendiri karena bergerak sendirian, kamu Pak tua sialan tidak taukah kamu aku baru saja kembali dari membunuh orang-orang bodoh itu, dan kamu sama sekali tidak membantuku...” teriak Chu Xian panjang, dan tidak puas. Berkata dengan marah sambil menunjuk Wang Zi.
Untung saja sistem yang mengatakan kepadanya kalau Wang Zi sedang dalam situasi yang sulit, sehingga membuat dirinya yang baru menerima hadiah dari sistem langsung segera pergi ke sini untuk menyelamatkan Wang Zi. Jika tidak mungkin Wang Zi sekarang hanya tinggal namanya saja.
“Ini... Uhh, oke ini memang kesalahan ku karena tidak mengatakan nya kepadamu, tapi aku juga berada dalam situasi yang sulit.”Wang Zi menatap Chu Xian dan berkata dengan malu.
“Situasi apa?”tanya Chu Xian penasaran.
“Ini...” Wang Zi tidak ingin mengatakan nya.
“Cih, kamu saja tidak ingin mengatakan nya kepada ku, bagaimana aku bisa membantumu, hmph!”Chu Xian mendecih dan sangat tidak puas hati dengan Wang Zi.
“Baiklah! Aku akan mengatakan hal ini kepadamu nanti, tapi sekarang kamu harus menghentikan mereka berdua terlebih dahulu!”teriak Wang Zi menyerah.
“Oke Pak tua!”Chu Xian mengacungkan jempolnya sambil tersenyum.
“...”(Wang Zi langsung terdiam)
Dia merasa bahwa dirinya sudah dijebak oleh Chu Xian.
“Hei kalian berdua, berhenti sekarang juga! Jangan pikir kalian bisa lari!”panggil Chu Xian menghentikan orang berdua itu, karena melihat mereka yang ingin pergi diam-diam sewaktu dia dan Wang Zi sedang bicara.
Mereka berdua menghentikan langkahnya, dan saling memandang, sebelum berteriak, “Kabur!”lalu tanpa bicara apa-apa lagi mereka berdua langsung berlari sekencang-kencang nya. Sekarang yang terpenting adalah menyelamatkan diri mereka sendiri masing-masing.
“Anj***”Chu Xian yang melihat mereka lari pun segera mengejar.
Langkah Petir~
Hanya dalam beberapa menit, Chu Xian sudah menyusul ke depan, dan menghentikan mereka, tapi bukannya berhenti, tapi orang berdua itu berpencar dalam dua arah yang berlawanan, sehingga membuat Chu Xian bingung harus mengejar yang mana dulu.
Setelah memutuskan nya sebentar, Chu Xian memilih untuk mengejar orang yang lari di sebelah kanan. Dan dia yakin bahwa dengan kecepatan yang dia miliki, dia bisa mencari yang satunya lagi nanti. Sekarang dia akan memeriksa mereka berdua satu-persatu.
Langkah Petir~
(Akhir bab ini)