Achievement System

Achievement System
Bab 52 : Sibuk?



Sebulan kemudian.


Selama sebulan ini Chu Xian hanya bersantai dirumah ditemani LingJi dan Xia, kadang-kadang dia pergi keluar untuk menemui Xu Chang'an yang masih berada dikota ini, dan Cheng Hai juga sering mengunjungi rumahnya untuk minum bersama.


Sekarang malam hari, Chu Xian sedang menonton film di rumahnya dengan memeluk Xia, sedangkan LingJi sudah tidur di kamar.


Ring...


Tiba-tiba ponsel Chu Xian berdering, melihat yang menghubungi dirinya adalah Mo Fu, diapun mengangkat telponnya.


"Hallo, apa yang kamu butuhkan dari ku?" tanya Chu Xian tanpa basa-basi.


"Hehe, apakah kamu sedang sibuk?" Mo Fu terkekeh, dan bertanya balik kepada Chu Xian.


"Ya, aku sekarang sangat sibuk!" jawab Chu Xian yang tak ingin acara bersantai nya dengan Xia terganggu.


"Yah, kalau begitu aku akan menghubungi mu kembali jika kamu sudah tidak sibuk..." Mo Fu berkata dengan tenang, lalu mematikan telponnya.


Chu Xian menatap ponselnya dengan mengerutkan keningnya, dan bertanya-tanya mengapa Mo Fu menghubungi dirinya.


Lalu Chu Xian melepaskan pelukannya terhadap Xia dan berdiri.


"Chu, kamu mau kemana?" tanya Xia yang melihat Chu Xian sepertinya ingin pergi.


"Maaf ya, kamu tinggal aja dirumah dulu, aku ingin pergi ke tempat Xu Chang'an." kata Chu Xian tersenyum, lalu dia mencium Xia sebentar.


Setelah itu Chu Xian pergi keluar dan menutup pintunya. Dengan membawa mobilnya sendiri, dia pun segera melaju ketempat Xu Chang'an.


.....


Paviliun Chang'an.


Sampai di sini, Chu Xian segera turun dan masuk ke dalam, dan dia pun di sambut oleh penjaga paviliun ini.


"Mana Xu Chang'an?" tanya Chu Xian kepada penjaga tersebut.


"Tuan sedang tidak ada di sini." penjaga itu menjawab pertanyaan Chu Xian dengan sopan.


"Iya, yang aku tanya itu kemana dia?" Chu Xian menjelaskan lagi pertanyaan nya.


"Pulang ke kota Gansu." penjaga itu mengatakan dimana Xu Chang'an berada sekarang ini.


"Pulang ke kota Gansu..." Chu Xian berpikir mungkinkah Xu Chang'an ada situasi yang sulit makanya dia pergi.


"Baik, jika begitu saya akan pergi dulu..." kata Chu Xian melangkah pergi dan kembali ke mobilnya.


Di dalam mobil, Chu Xian mengeluarkan ponselnya, dan menghubungi Cheng Hai~


"Hallo bos, ada apa?"


"Cheng, siapkan tiket pesawat untuk ku, dengan tujuan Gansu, penerbangan besok pagi, dan jangan lupa untuk menjemputku besok ya..."


Chu Xian hanya mengatakan itu lalu dia menutup telpon nya, dan dia lanjut membawa mobilnya menuju ke suatu tempat.


.....


Tak lama dia sampai di sebuah bar, Chu Xian turun dan berniat untuk minum sebentar.


Dia duduk di meja bartender, “Wine putih 3 botol!” katanya memesan minuman kepada seorang bartender wanita muda di sini.


"Baik, dan tunggu sebentar ya...” wanita bartender tersenyum manis sambil mengambilkan pesanan Chu Xian.


Tak lama wanita itu kembali dan mendorong 3 botol wine putih kepada Chu Xian, lalu dia duduk di samping Chu Xian dan menuangkan wine itu ke gelas.


"Tidak perlu." Chu Xian menolaknya, dia ingin menuangkan wine nya sendiri.


"Ya." wanita itu terlihat kecewa, padahal dia ingin mendekati Chu Xian karena dia melihat Chu Xian sangat tampan dan juga terlihat kaya.


Tak perduli, Chu Xian terus menuangkan wine nya sendiri, lalu dia meminum nya dengan santai, tapi dia sedang berpikir.


Sekarang dia sangat penasaran kenapa dan mengapa Mo Fu menghubungi dirinya, dan juga kenapa Xu Chang'an pergi ke Gansu tanpa mengatakan apa-apa kepada dirinya.


Apakah ada masalah?


Tapi Chu Xian menepis pikiran itu, karena dengan Bai Suchen di samping Xu Chang'an, dia yakin tidak akan terjadi apa-apa kepada Xu Chang'an.


Ring...


Ponsel nya berdering, Chu Xian melihat Ri Xiang yang menghubungi dirinya.


"Chu Xian, kudengar kamu sibuk, apakah itu benar?" Ri Xiang bertanya dengan tenang.


"Memang nya kalau aku tidak sibuk apa yang kamu inginkan dariku?" tanya Chu Xian balik.


"Ini, yah, kamu tau Mo Fu menghubungi ku!" Ri Xiang masih berkata dengan tenang.


"Apa urusan nya dengan ku?" Chu Xian semakin merasa ada yang salah dengan Mo Fu ini.


"Dengarkan aku, maukah kamu pergi ke luar negeri untuk sebuah tugas?" tanya Ri Xiang.


"Tidak-tidak, aku sudah ada janji dengan Xu Chang'an untuk melakukan tugas ke negara J..." Chu Xian langsung menolak, kenapa dia harus melakukannya.


"Iya, tugas ini ada di negara J, jadi sekalian aja." seru Ri Xiang.


"Tunggu, apa maksudmu, kenapa aku merasa ini terlalu kebetulan, atau apakah kalian sudah tau aku akan pergi ke negara J makanya kalian langsung meminta aku untuk melakukan tugas?" Chu Xian merasa bahwa pernyataan ini adalah yang paling masuk akal.


"Fuft, ha ha ha, kamu tau!"


"Ha ha ha, mampus kamu, sekarang Chu Xian sudah tau tentang rencanamu!"


"..."


Terdengar suara Ri Xiang yang sepertinya sedang tertawa bersama Wang Zi.


"Woi! Ada apa ini, jelaskan kepada ku sekarang!" teriak Chu Xian pada telponnya.


"Hehe, hallo Chu Xian, ini aku Mo Fu." sekarang telponnya diberikan kepada Mo Fu.


"Hmm" Chu Xian hanya diam.


“Jadi gini, organisasi ku sekarang ada masalah yang mendesak!” Mo Fu tersenyum di seberang. "Karena itu lah, aku butuh bantuan mu untuk melakukan tugas ini...” katanya dengan sedikit memohon.


"Memangnya di mana orang-orang mu, jangan katakan kamu tidak memiliki orang lagi, dan apakah kamu berpikir aku tidak tau bahwa organisasi mu itu memiliki banyak master, kamu hanya ingin memanfaatkan ku!" Chu Xian berkata dengan kasar.


“Ini...” Mo Fu langsung terdiam.


"Apa?" tanya Chu Xian menunggu jawaban dari Mo Fu.


“Hah...” Mo Fu terdengar menghela nafas panjang, lalu berkata kepada Chu Xian dengan sabar menjelaskan, “Ada masalah yang sangat mendesak, sedangkan orang-orang ku sedang melakukan tugas mereka masing-masing, dan aku tau kamu sekarang sedang menganggur, jadi meminta mu untuk melakukan tugas ini, dan untuk bayarannya kamu tenang saja, kami sudah menyiapkan nya...”


"Apakah benar? Kamu jangan menipu ku!" Chu Xian masih tidak percaya.


"..."


Chu Xian terdiam karena telponnya tiba-tiba terputus, dan tak lama kemudian, ponselnya berdering kembali.


"Chu Xian! Ini aku Wang Zi."


"Ya..." Chu Xian hanya menjawab lemah.


Kenapa mereka bergantian menghubungi dirinya.


"Apa yang kamu inginkan agar kamu mau mengerjakan tugas ini?"


"Yang aku inginkan!"


"Ya, kami sudah memastikannya, tugas yang akan kamu jalani ini merupakan sesuatu yang sangat penting, demi negara demi rakyat!"


"Coba kamu katakan dulu apa tugasnya?"


"Ini... Kalau untuk ini aku tidak bisa mengatakan nya sekarang, sebaiknya kamu datang kemari ke Gansu untuk membahasnya, dan juga kami sudah bernegosiasi dengan orang yang di atas, dan mereka setuju untuk memberikan apapun yang kamu inginkan asal itu masih dalam kemampuan negara!"


"Huh, baiklah-baiklah aku akan pergi ke sana besok." Chu Xian menghela nafasnya dengan lelah, dia sudah menyerah untuk berdebat dengan mereka.


Chu Xian langsung memutuskan telponnya, dan mematikan ponselnya agar tidak bisa di hubungi lagi.


Sekarang dia hanya ingin pulang dan beristirahat, lalu besok dia akan berangkat ke kota Gansu, dan dia juga akan mengetahui apa tugas yang akan dilakukan olehnya dari sana.


(Akhir bab ini)