Achievement System

Achievement System
Bab 44 : Panen Point dan Hadiah!



Di hotel, masih di negara F,~


[Selamat sayang! Kamu berhasil menyelesaikan misi dengan membantu Ri Xiang untuk menangkap Jendral Gala dan mendapatkan: ]


Titik Point berjumlah 100.000 (dari hasil membunuh musuh yang berjumlah 1000 orang)】


Free Spin Lucky Draw (silahkan putar slotnya di domain sistem)】


[Dan sebagai tambahan, Sistem akan memberikan Peti Keberuntungan (silahkan membuka ruang penyimpanan sistem)]


“Ha ha ha, sekarang aku kaya!” Chu Xian berteriak dengan senang dan melompat-lompat di ranjang hotel.


Ring...


"Hallo! Chu Xian dimana kamu sekarang?"


"Aku di hotel pusat kota!"


"Baik, aku akan menjemputmu sekarang!"


Menutup telponnya, Chu Xian segera melemparkan ponselnya ke samping, dan berpikir kenapa Wang Zi menghubungi dirinya?


Apakah mereka akan segera pulang?


Tapi dia masih belum menikmati liburan di negara ini!


Yah, biarlah, dia juga bisa menikmati liburan di negaranya sendiri!


Sekarang yang terpenting adalah memanen hadiahnya dari Sistem.


"Sistem! Buka Domain!" pinta Chu Xian.


[Memasuki Domain Sistem]


Membuka matanya, dalam sekejap Chu Xian sudah masuk ke dalam Domain Sistem.


[Sayang! Apakah kamu ingin bermain?]


Wanita Sistem yang sedang berbaring di sofa seperti Ratu bertanya kepada Chu Xian dengan santai.


"Ya, tunjukkan slotnya!" Chu Xian tidak sabar untuk menerima hadiahnya.


[Baik...]


Tiba-tiba sebuah slot muncul dari udara tipis di hadapan Chu Xian.


Slot terdiri dari enam kotak yang berisikan angka dari 1 sampai 6.


Putar!


Chu Xian memutar Slot dan Slot itu berputar dengan sangat cepat.


Ting...


[Selamat sayang! Kamu mendapatkan angka 6 dan mendapatkan: ]


Kekuatan Super Kekebalan Tubuh (tidak bisa dilukai oleh senjata apapun, dan masih bisa berkembang menuju ke arah keabadian)】


"Wow, apakah ini kekuatan Superman? Dari mana kamu mendapatkan ini Nona Sistem?" Chu Xian bertanya dengan girang.


Sekarang dia benar-benar merasa aman jika dia memiliki kekuatan ini sejak awal dan tidak takut akan senjata apapun lagi.


[No Coment!]


Huh, Sistem pelit!


[Aku dengar itu sayang!]


"..."


Lalu Chu Xian merasa tubuhnya seperti di masuki oleh sumber panas dan menyegarkan dirinya.


Menghilangkan kelelahan akibat pertarungannya tempo hari.


Perasaan itu datang dan pergi dengan cepat, dan Chu Xian sekarang merasa kekuatannya meningkat satu poin.


“Haha... Sistem, sekarang aku merasa ketagihan dengan perasaan peningkatan kekuatan ini!” Chu Xian tertawa dengan senang dan berkata lagi, “Sistem, mari kita buka hadiah dari Peti Keberuntungan yang kamu sebutkan itu...”


[Baik...]


Ting...


[Selamat sayang! Kamu mendapatkan: ]


Senjata Artefak, Yang Berupa Sebuah Pedang Naga Petir (dalam kondisi tersegel)】


[Kamu bisa menebas musuh dan mengeluarkan efek seperti Petir yang menyambar target dan tidak bisa berhenti sebelum target terbakar menjadi abu!]


Hadiah yang bagus lagi!


Haha... Hari ini dia benar-benar beruntung!


Chu Xian yang sedang dalam suasana hati yang sangat baik pun segera pergi mandi dan mengganti pakaiannya dengan pakaian yang biasanya dia pakai.


Keluar dari kamar hotel, dengan menggunakan sweater hitam dan rambutnya yang acak-acakan, Chu Xian sekarang benar-benar keren.


"Hallo Wang Zi! Aku sudah keluar dari hotel, dimana kamu sekarang?"


"Hei, aku di belakangmu!"


Memutar kepalanya, Chu Xian melihat Wang Zi yang melambaikan tangan kepadanya.


Wajah Chu Xian langsung menghitam seketika!


Kenapa dia harus menghubungi nya, sedangkan Wang Zi ternyata sudah berada di sini.


"Chu Xian, ayo masuk ke dalam!" panggil Wang Zi mengajaknya ke dalam mobil.


"Di mana Ri Xiang?" tanya Chu Xian yang sudah memasuki mobil dan duduk di belakang bersama Wang Zi.


Yang menyetir mobil ini adalah supir taksi yang di bayar oleh Wang Zi untuk membawa dirinya keliling kota.


"Dia, huh, dia sudah pulang duluan ke negara kita!" Wang Zi mendengus tidak puas.


"Kemana kita akan pergi?" Chu Xian bertanya dengan heran.


"Ya pulang lah, memangnya mau kemana lagi kamu, aku sudah puas keliling di kota ini dan tidak ada yang seru untuk dimainkan!" Wang Zi berteriak di telinga Chu Xian.


"..."


Sekarang Chu Xian benar-benar ingin memukul orang ini.


Lalu mobil melaju kencang dan mengarah ke bandara kota.


Turun dari mobil, Chu Xian dan Wang Zi segera memasuki pesawat yang sudah di persiapkan untuk mereka pulang.


.....


Kota Gansu, keesokan harinya,~


Ri Xiang menepati janjinya untuk membawa mereka makan, dan Chu Xian juga mengajak LingJi bersama dirinya, karena LingJi memaksa untuk ikut.


Dan Gu Qingchen!


Setelah Chu Xian mengetahui bahwa Gu Qingchen adalah seorang agen pemerintahan yang kabur karena organisasi, akhirnya Chu Xian membolehkan dia tinggal dan membantunya untuk mengurus perusahaan nya bersama dengan HuLi yang sekarang sudah menjadi manajer perusahaan cabang yang ada di kota ini.


Chu Xian juga membantunya untuk keluar dari organisasi pemerintah itu dengan mengatakan kepada Mo Fu agar membuat proposalnya, dan Mo Fu langsung mengurusnya dan selesai hari itu juga.


Dan untuk para pemerintah yang menyalahgunakan kekuasaannya untuk kepentingan pribadi, Chu Xian meminta agar Ri Xiang yang mengurusnya.


Sekarang yang bisa dilakukan oleh Chu Xian hanyalah bersantai menghabiskan waktu liburan nya bersama LingJi dan juga Xia.


Di akhir bulan ini, Chu Xian berniat untuk pulang ke kota Longnan dan meminta agar Cheng Hai menjemputnya.


Tapi sebelum itu Chu Xian memutuskan untuk berlibur di pantai terlebih dahulu dengan membawa LingJi dan juga Xia yang tidak terlihat.


.....


"LingJi! Jangan lari-lari!" teriak Chu Xian kepada LingJi karena melihatnya yang langsung berlari setelah mereka sampai ke pantai ini.


"Kakak! Ayo kita bermain di sana!" LingJi menunjuk ke arah air pantai yang sekarang banyak orang bermain dan berenang di sana.


"Baik, nanti saja kita berenang nya ya, sekarang kakak ingin membeli eskrim dulu, yakin kamu tidak mau?" Chu Xian menggodanya dengan menggunakan eskrim agar LingJi tidak jadi untuk bermain air.


Menghentikan langkahnya, LingJi langsung berbalik menuju Chu Xian, karena tidak tahan dengan godaan eskrim.


"Ayo kak!" LingJi memegang tangan Chu Xian dan mengajaknya membeli eskrim.


"..."


Chu Xian langsung terdiam!


Tapi dia tetap membelikan eskrim untuk LingJi dan juga untuk dirinya, lalu dia mengajak LingJi untuk duduk di sebuah bangku di pinggir pantai sambil menikmati eskrim nya.


Setelah menghabiskan eskrim nya, LingJi langsung pergi untuk bermain air di pinggir pantai, sedangkan Chu Xian dan Xia duduk dengan santai, dan mengawasi LingJi agar tidak terjadi sesuatu yang tidak di inginkan.


Menatap Xia yang duduk di sampingnya, “Xia! Apakah kamu tidak ingin bermain?” tanya Chu Xian.


“Tidak...” Xia menggelengkan kepalanya tidak mau.


“Hehe...” Chu Xian terkekeh, “Kalo begitu ayo main bersamaku...” katanya menangkap Xia.


(Akhir bab ini)