
Siapa yang bodoh ingin menghadapi mu!
Wajah orang-orang langsung berubah menjadi suram terutama Gu Je dan Hai Yi, tadi mereka berkata ingin membunuh Chu Xian, tapi sekarang lihatlah, seorang yang kekuatannya adalah tahap Prajurit tidak bisa berkutik di hadapannya.
Hati dan pemikiran orang-orang berbeda-beda, ada yang ketakutan, ada yang cemas, ada juga yang merasa ini tidak ada hubungannya dengan mereka dan berniat untuk meninggalkan tempat ini dengan segera.
“Kamu!” Chu Xian tiba-tiba menunjuk guru Sao dan berkata, “Bukankah tadi kamu ingin menyerang ku, kenapa sekarang hanya diam saja.”
Guru Sao terdiam.
“Dan kalian berdua, bukankah kalian yang tadi ingin menghitung ku, kenapa kalian juga diam?”
"..." Kedua orang itu juga sama-sama terdiam.
“Baik, kamu memang hebat, tapi taukah kamu siapa yang kamu serang tadi?!” Gu Je menggertakkan giginya.
“Tau,” Chu Xian mengangguk, “Jadi apa? Apakah menurut mu aku akan takut!” Matanya tiba-tiba menjadi berbahaya.
“Tidak, tidak, bukan seperti itu,” Gu Je segera mengubah sikapnya, melambaikan kedua tangannya dan berkata, “Hanya saja, kamu membuat masalah di tempat ku, apakah itu tidak masalah?”
“Apakah ini mengingatkan atau ancaman?” Tanya Chu Xian nadanya semakin berbahaya. Dia melangkah untuk mendekati orang-orang.
“Aku—” Sadar bahwa ancaman tidak berlaku untuk Chu Xian, Gu Je tanpa sadar gemetar dan mundur kebelakang karena ketakutan.
Gila!
Orang ini hanyalah orang gila yang tidak takut akan apapun!
Hai Yi dan guru Sao saling memandang dan mengangguk satu sama lain.
“Gu Je, itu saja untuk hari ini, kami tidak ada urusannya di sini, dan kami akan segera pergi.”
Hai Yi dan rombongan nya segera mundur dan berniat untuk secepatnya meninggalkan tempat ini.
Wajah Gu Je langsung menjadi hijau.
A****g ini, tadi dia sama-sama membuat kesepakatan, dan sekarang dia tidak ingin bertanggung jawab dengan apa yang terjadi.
Gu Je memandang Hai Yi dengan penuh kebencian melihat kepergiannya, dan bertekad jika ia selamat hari ini, maka dia tidak akan ada habisnya dengan Hai Yi. Dari awal mereka bermusuhan hanya karena konflik keluarga, dan sekarang mereka semakin bermusuhan karena kejadian hari ini.
“Siapa yang memperbolehkan kalian untuk pergi?” Tanya Chu Xian sambil menghentakkan kakinya ke lantai dengan santai.
Tiba-tiba seluruh kaca yang ada di ruangan ini menjadi retak, dan lantai di ruangan ini langsung tenggelam satu meter. Sehingga orang-orang yang tadi ingin pergi berhenti seketika itu juga.
“Apa mau mu?!” Hai Yi menoleh dan menggertakkan giginya.
“Bunuh kalian semua.” Nadanya cukup santai, tapi itu bagaikan guntur di telinga mereka.
Pedang!
Mati!
Dengan langkah petir yang sudah di tingkatkan ke tingkat yang baru, hanya dalam 30 detik semua yang ada di ruangan ini mati dengan cara yang mengenaskan, dan hanya menyisakan Hai Yi, Guru Sao, dan Gu Je saja.
“Ap, apa?!” Hai Yi sangat ketakutan, dan kesombongan yang dia perlihatkan tadi hancur secara langsung tanpa tersisa. Sekarang yang ada di pikirannya adalah untuk melarikan diri dan bertahan hidup dari monster mengerikan yang ada di depannya ini.
Gu Je langsung berlutut, dan tidak berani bergerak walau sedetikpun.
Sama dengan guru Sao, melihat situasinya tidak menguntungkan, dia langsung bersujud dan menangis, “Tuan yang baik, mohon ampuni saya, saya hanya orang kecil dari sekte kecil, dan saya datang ke sini hanya untuk membantu saja, ampun... Tolong ampuni saya...”
“Terima kasih, Terima kasih” Guru Sao membenturkan kepalanya ke lantai beberapa kali dan mengucapkan Terima kasih.
Kedua tuan muda Hai dan Gu tercengang dengan rutinitas Chu Xian, apakah hanya dengan meminta ampun maka mereka akan selamat, tapi baru saja mereka ingin melakukan hal yang sama seperti yang di lakukan oleh guru Sao, Chu Xian tiba-tiba berkata.
“Sedangkan untuk kalian, tidak ada ampun!” Chu Xian berkata dengan sangat kejam.
“Tie Lao, bawa pak tua ini ke samping, dan biarkan aku mengurus kedua anak a****g ini.”
“Baik...” Tie Lao bangkit dan membawa guru Sao ke samping. Sebenarnya dia juga tidak mengerti kenapa Chu Xian harus melakukan ini, tapi karena Tuanya Mo Fu menyuruhnya untuk membantu, maka dia harus membantu Chu Xian untuk membuat masalah, semakin besar masalah ini, maka akan semakin baik.
Dan untuk Guru Sao, kenapa Chu Xian bersedia mengampuninya, secara alami ada tujuannya, bukankah sistem memberinya misi untuk menghancurkan 3 sekte dalam 3 bulan, dia merasa tugas ini sangat mustahil untuk dilakukan, dan sekarang dengan kesempatan guru Sao yang merupakan seseorang dari sebuah sekte, maka dia akan memiliki satu peluang untuk menyelesaikan misi.
“Sekarang, katakan bagaimana kalian ingin mati?” Tanya Chu Xian sambil mengeluarkan sebatang rokok dan menghisapnya dengan santai.
Tiba-tiba tersadar, “Tunggu, sebenarnya kalian bisa hidup lebih lama lagi kalau...”
“Kalau apa?” Hai Yi bertanya terlebih dahulu. Dia merasa ini akan menjadi kesempatan nya untuk lepas dari Iblis ini.
“Kalian kan punya keluarga, kenapa kalian menghubungi saja keluarga kalian untuk meminta bantuan? Bagaimana, apakah kalian merasa aku ini baik.”
"..." Hai Yi langsung terdiam.
Siapa yang masih sempat untuk memanggil keluarga sedangkan kamu saja tidak mengampuni satupun dari orang-orang nya. Tapi karena sudah di beri kesempatan, Ha Yi secara alami tidak akan menyia-nyiakan nya, segera saja dia langsung memanggil ayahnya.
✆⇨⇨⇨✆
“Ayah! Tolong anak mu ini, ada situasi mendesak yang membutuhkan mu untuk maju ke depan!”
“Apa? Di mana kamu sekarang?!”
“Restoran, situs keluarga Gu.”
“Baik, tunggu, ayah akan ke sana segera!”
Tidak buruk.
Chu Xian mengangguk puas dengan apa yang di lakukan oleh Hai Yi.
“Bagaimana dengan mu?” Menoleh untuk melihat Gu Je yang sedari diam seperti orang bodoh. Orang ini tidak akan kehilangan akal sehatnya karena ketakutan kan?
Sadar akan tatapan Chu Xian, Gu Je dengan gemetar mengeluarkan ponselnya dan menghubungi keluarga nya dan mengatakan hal yang sama seperti yang di katakan oleh Hai Yi.
Sekarang mereka berdua berharap, berharap keluarganya akan benar-benar datang dan membawa orang-orang kuat yang bisa menghadapi dan menghancurkan sosok Iblis di depan mereka ini.
Apa yang dipikirkan oleh tuan Chu?!
Tie Lao berteriak di dalam hatinya. Dia tidak menyangka Chu Xian akan berniat untuk menghadapi dua keluarga sekaligus, dan kepala keluarga bahkan di ketahui sangat kuat, kalau tidak bagaimana mereka bisa mempertahankan keluarga yang sudah berdiri selama ratusan tahun tanpa goncangan sedikit pun.
Tie Lao dan guru Sao saling memandang dan saling menggelengkan kepala. Mereka berpikir akan sangat sulit bagi mereka untuk keluar dari sini.
Tie Lao diam-diam mengirim pesan kepada Mo Fu dan mengatakan semua hal yang sudah terjadi hari ini.
✉ Jawaban Mo Fu: Hahaha, kamu tenang saja, sebentar lagi kamu akan melihat pertunjukan yang sangat seru di sana. Huh, sekarang aku menyesal karena tidak ikut bersama Chu Xian ke sana.
Tie Lao: "..."
(Akhir bab ini)